Tips: Conocer las diferentes representaciones de una marca, nos permitirá elegir el más adecuado para lo que queremos comunicar. 😉👍🏼
Visita: www.ideamarketing360.com

seen from Sweden
seen from United States
seen from United States
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Bulgaria
seen from United States

seen from United States
seen from Italy
seen from Italy
seen from Hong Kong SAR China

seen from Argentina
seen from China
Tips: Conocer las diferentes representaciones de una marca, nos permitirá elegir el más adecuado para lo que queremos comunicar. 😉👍🏼
Visita: www.ideamarketing360.com
Info Graph of 2018 Online Marketing Tools
Info Graph of 2018 Online Marketing Tools Revised White Trash Web Developer’s Addition. I replaced some of the costs too much affiliate spammy BS and replaced it with Godly Freemium Goodness for all you broke joke marketers like myself! <3
¿Cómo usar la información de las redes sociales responsablemente?
Por: Yocelin Maguey
Si algo caracteriza a las redes sociales, es la facilidad y rapidez con que se puede difundir la información, y es así, como en los últimos años se ha incrementado la difusión de noticias, artículos de opinión, propaganda política, de crítica social y el activismo, por lo que es común ver solicitudes para apoyar diversas causas de todos los sectores.
Esto supone un gran riesgo, ya que muchas veces la información que se transmite puede no ser verídica (fake news), tendenciosa y en muchos casos amarillista, lo que nos lleva a preguntarnos;
¿Cómo podemos ser socialmente responsables en el uso de las redes sociales con la información que llega a nuestras manos?
Para esto hay cuatro aspectos que debemos considerar para compartir información de manera ética:
1.- Infórmate sobre la causa: No te dejes llevar por el título y jamás difundas información que no has leído, porque podrías caer en las fake news o el amarilismo.
2.- Realiza una crítica: Si la causa despierta un interés en ti, infórmate más sobre ello, no te quedes con la primera impresión, elimina la información tendenciosa sobre el tema y se objetivo.
3.- Verificar la información: Verifica las fuentes de información en las que se basó el autor, y detecta si son confiables, compara información de diferentes fuentes, y forma tu propio criterio sobre lo que se comunica.
4.- Actúa con la información. Si después de informarte y crear tu propio criterio, estás a favor de la causa, ve más allá de sólo darle “like”, “compartir” o “retuitear”, platica con tus amigos y colaboradores sobre la causa que responsablemente apoyas, discute con ellos lo que investigaste, debate tu opinión y complementa tu visión. Si la causa te cautiva puedes buscar organizaciones que atiendan la problemática y unirte con ellos en la solución.
Las redes sociales son un gran medio para el “activismo social”, pero es necesario contar con activistas éticos y socialmente responsables capaces de transformar las mentes para bien.
Visita: www.ideamarketing360.com
5 Taktik Promo Usaha Rumahan di Saat Wabah Corona
Salah satunya tipe usaha yang semakin disukai ditengah-tengah wabah virus corona ialah usaha rumahan. Dapat disebut, usaha ini cukup ringkas dilaksanakan serta pas untuk pekerjaan sambilan atau penting.
Sejak pemberlakuan PSBB (Limitasi Sosial Bertaraf Besar) karena pandemi virus corona, harus semua kegiatan dilaksanakan dari rumah.
Promo Usaha Rumahan di Saat Wabah Corona
Jadi, untuk Anda yang ingin memperoleh penghasilan penambahan tak perlu keluar dari rumah, yok dicoba saja berjualan dari rumah. Dimulai dari mencari inspirasi usaha rumahan apakah yang dapat Anda lakukan.
Lalu, bikinlah taktik promo yang pas supaya jualan Anda bisa berkompetisi dengan pelaku bisnis rumahan yang lain.
Taktik jualan juga terdapat beberapa macamnya, Anda tidak perlu kurang percaya diri, dalami langkah promo usaha rumahan yang efisien serta efektif ini, seperti diambil dari Perhatikan.com.
1.Promosi dari Mulut Ke Mulut
Jangan menyepelekan langkah tradisionil ini. Walau banyak dibiarkan, tetapi cara promo dari mulut ke mulut cukup efisien.
Langkah ini benar-benar murah dan gampang. Tetapi ingat, kerjakan secara betul ya, gunakan masker waktu Anda keluar dari rumah.
Lalu, promokan contoh produk Anda dengan bertandang ke beberapa rumah tetangga. Seumpama, Anda jualan kue atau masakan ciri khas lebaran, bagi tester makanan ke tetangga atau famili/rekan kantor.
Janganlah lupa masukkan harga, potongan harga serta nomor telpon yang dapat dikontak untuk pesan kue. Makin beberapa orang yang kenal produk, karena itu kesempatan memperoleh konsumen baru makin terbuka lebar.
2.Promosi di Media Sosial
Gunakan sosial media, seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, Line serta TikTok untuk promo jualan Anda. Jika Anda tidak kemauan membuat account medsos spesial produk jualan, tidak apa-apa.
Cukup pakai account medsos individu serta peroleh calon konsumen dari contact rekan serta famili Anda.
Tekankan Anda membuat caption serta photo produk yang menarik agar mendapatkan tanggapan yang bagus.
Di lain sisi, langkah ini akan efisien jika Anda punyai banyak pengikut. Coba untuk sekreatif kemungkinan serta seagresif kemungkinan promo lewat media sosial Anda.
Jika Anda punyai kenalan yang punyai banyak pengikut, Anda dapat meminta pertolongan mereka bikin promokan jualan Anda agar cepat laku. Disamping itu, Anda dapat juga meminta pertolongan artis-artis yang buka free promote posting jualan juga.
3.Jualan di Marketplace
Di zaman digital saat ini, jumlah marketplace yang datang di Indonesia makin banyak. Agar usaha rumahan Anda cepat laku, banyak pembelinya. Anda dapat berjualan di marketplace.
Kuncinya, tidak bisa malas dalami langkah berjualan di marketplace. Kerjakan penelitian, dalami langkah gratis dari internet, lalu kerjakan sendiri.
Dimulai dari buat simbol simpel produk Anda, dalami langkah unggah photo produk, buat gambaran produk sampai cara pembayaran/pengiriman.
Anda dapat manfaatkan lebih satu marketplace untuk jualan. Rerata gratis untuk jualan di situ, tetapi pasti terdapat beberapa kompetitor.
Jadi, jika ada bujet ongkos promo, pasang iklan saja di marketplace itu supaya produk Anda dapat berada di halaman penting penelusuran.
4.Pakai Jasa Endorsment
Untuk rasio usaha rumahan yang telah masuk kelompok usaha kelas menengah (UKM) serta lumayan besar pangsa pasarnya. Anda dapat optimalkan promo dengan bujet spesial yakni gunakan layanan endorsement seperti ajak konten creator atau influencer lokal untuk pasarkan produk Anda.
Langkah ini pastinya cukup efisien serta pas target, sebab layanan endorsement, seperti video referensial produk sanggup menggedor angka pemasaran sampai berulang-kali lipat.
Tetapi ongkos promo ini mahal. Tidak perlu ngoyo, Anda harus selektif serta cocokkan dengan bujet promo. Bila sangat mungkin, mencari influencer yang lagi beramal mempublikasikan secara gratis.
5.Titip Ke Warung
Kecuali marketplace, Anda dapat juga manfaatkan beberapa warung yang ada di seputar rumah Anda. Tekankan Anda setuju dahulu dengan pemilik warung, serta memberi komisi yang tepat.
Lihat kualitas produk jualan Anda serta lebih bagus melengkapi dengan kontak individu di paket produk. Karena, ini akan memberikan keuntungan Anda bila ada konsumen tertarik pesan dalam jumlah banyak.
Janganlah sampai harga terjangkau tetapi rasa tidak karuan. Karena jika kualitas terbangun, pasti usaha Anda akan makin maju cepat tiada diakui.
Lalu, pilih taktik pemasaran usaha yang sesuai dengan bujet. Keadaan seperti sekarang ini, pebisnis harus pintar mengurus bujet supaya jualan berjalan mulus tidak terganggu. Dan jangan lupa untuk menggunakan Jasa Optimasi Toko Online dan baca juga Marketing Tips hanya di https://www.hinnerkundhenrikje.me/
Ternyata, Strategi Marketing Bisa Diterapkan dengan Ilmu Albert Einstein, Bagaimana Caranya? (part 2)
Sumber: https://ibizcoach.com/strategi-marketing-ilmu-albert/
Ternyata, Strategi Marketing Bisa Diterapkan dengan Ilmu Albert Einstein, Bagaimana Caranya? (part 2)
(by coach Edwin Indarto)
Ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya dengan judul yang sama, yaitu tentang strategi marketing yang bisa diterapkan dengan ilmunya Albert Einstein. Bagaimana caranya?
Ketika disebutkan nama Albert Einstein, apa yang terlintas di benak Anda? Ya, beliau adalah salah satu fisikawan terpenting sepanjang sejarah yang terkenal dengan teori relativitasnya E = mc2. Kita tidak akan menghitung apa-apa di sini, tapi melihat E = mc2 sebagai ‘rumus baru’ di dalam marketing.
Ketika belajar ilmu Fisika, anak SMA mengenal E adalah energi, m adalah massa, dan c adalah kecepatan cahaya, maka kali ini kita akan membuat sedikit penyesuaian untuk masing-masing faktor.
Saat Semua Hal Sudah Dilakukan
Terkadang semua hal tersebut sudah Anda lakukan dan tetap dibutuhkan kesabaran. Bukan produk atau jasa Anda tidak baik atau tidak bagus, tetapi bisa jadi karena segmen pasar yang Anda bidik belum pas, bahkan segmen pasar tersebut belum jelas atau belum paham akan produk atau jasa Anda.
Education (E), Message (M), Communication ( C ), dan Consistent ( C )
Oleh karena itu, pastikan semua dilakukan dengan konsisten. Bisa jadi segmen pasar yang sedang Anda bidik membutuhkan sedikit lagi penjelasan atau berkomunikasi dengan Anda. Kesuksesan Anda tinggal butuh waktu sedikit lagi. Maka tetaplah berusaha dan selalu membina komunikasi dengan mereka. Dari penjelasan di atas, ternyata dibutuhkan Education (E), Message (M), Communication ( C ), dan Consistent ( C ) atas produk atau jasa Anda terhadap segmen pasar yang Anda bidik.
Atau bisa disesuaikan dengan “rumusan Albert Einstein” E=mc2, di mana E adalah EDUCATION pasar yang Anda bidik, M adalah MESSAGE yaitu pilihan pesan yang akan Anda sampaikan ke pasar, C adalah COMMUNICATION, cara Anda berkomunikasi dengan pasar dan C yang terakhir adalah CONSISTENT, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan terhadap segmen pasar yang Anda bidik.
Nah, sekarang kita tahu, sepertinya Albert Einstein tidak saja ahli dalam bidang fisika relativitas tetapi bisa jadi beliau juga seorang ekonom, khususnya bidang Marketing. Bagaimana menurut Anda? Sukses buat Anda dan kita semua. Salam Sukses. Salam Perubahan. For Better Indonesia.
Jarang Dilakukan, Beginilah Strategi Marketing Terbaik yang Disukai Konsumen
Sumber: https://ibizcoach.com/strategi-marketing-terbaik/
Jarang Dilakukan, Beginilah Strategi Marketing Terbaik yang Disukai Konsumen
Dalam menjual sesuatu (entah barang atau jasa), si penjual akan melakukan sesuatu demi meyakinkan calon pembeli. Calon pembeli pun juga perlu diyakinkan tentang ‘akibat jika tidak membeli’. Faktanya adalah: hampir setiap orang tidak suka dijuali. Lain halnya dengan ketika mereka diberi pendekatan berbeda.
Yang Dipikirkan Konsumen sebelum Membeli
Mereka pada dasarnya ingin mencukupi kebutuhannya. Dengan bahasa yang kurang menyenangkan: mereka tidak peduli dengan siapa yang menjual atau bagaimana usaha kerasnya, yang penting kebutuhannya tercukupi. Itulah yang dipikirkan pembeli ketika mendapat penawaran. Yang ada di kepala mereka adalah apa manfaatnya buat saya. Kalau mereka sudah memahami bahwa barang atau jasa tersebut bermanfaat, dan bisa memenuhi kebutuhan mereka. Maka mereka tidak akan ragu untuk membeli.
Memahami Salesmanship Intelligence
Ini adalah ketrampilan dalam menjual atau meyakinkan orang lain untuk menerima manfaat yang ditawarkan. Ketika kegiatan menjual sudah menjadi kebiasaan, suatu saat ia akan merasa seperti ada radar yang memiliki jangkauan lebih luas. Memberi signal yang kuat tentang bagaimana dan kepada siapa akan menjual dan khususnya agar segera melakukan suatu tindakan nyata. Salesman intelligence bisa ditingkatkan sambil terus praktik di lapangan.
Strategi Customer Care
Care yang artinya peduli. Ini adalah strategi yang bisa dikatakan terbaik di dalam marketing. Kepedulian akan costumer atau pelanggan membuat mereka nyaman dan akhirnya berkomitmen pada kita agar terjalin hubungan jangka panjang. Strategi bisnis terbaik ini bisa dimulai dari mindset untuk memberi.
Saat mereka merasa diberi manfaat karena terpenuhi kebutuhannya, bukan tidak mungkin mereka akan mengabarkan ke teman-temannya. Tentu strategi marketing itu akan lebih mudah berhasil jika dilakukan kepada target pasar yang tepat.
Cara membidik target market yang tepat untuk bisnis yang Anda jalankan adalah strategi yang bisa dipelajari. Bagaimana caranya?
Temukan jawabannya di seminar bisnis Branding Your Market Segmentation dari IbizCoach pada tanggal 21 Maret 2018. Info lengkap hubungi nomor ini 08112652244.
5 Strategi Menjalankan Bisnis Fashion
Sumber: https://ibizcoach.com/strategi-menjalankan-bisnis-fashion/
5 Strategi Menjalankan Bisnis Fashion
Salah satu bisnis menjanjikan dan selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang adalah bisnis di bidang jual beli pakaian. Sebagai salah satu kebutuhan utama manusia, produksi pakaian menjadi hal yang tidak tidak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari.
Perkembangan mode yang begitu cepat, dan juga daya beli masyarakat yang semakin meningkat, menjadi salah satu faktor utama kemajuan industri fashion. Itulah mengapa bisnis fashion tentu saja tidak akan pernah sepi dari peminat.
1.Menjadi Seorang Reseller atau Dropshipper
Untuk mengatasi masalah keterbatasan modal , Anda bisa menjadi reseller atau dropshipper. Saat menjadi seorang pemula di bisnis pakaian, ada baiknya untuk memulai dengan menjadi reseller atau dropshipper. Sistem reseller sangat tepat untuk menjual produk yang tidak banyak ukuran, tidak banyak variasi, dan tidak ada kadaluarsanya.
Reseller berbeda dengan dropshipper yg lebih bebas menjual apa aja dan berisiko minim karena tidak harus membeli barang mengumpulkan stok di gudang sendiri. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah menemukan supplier produk yang tepat.
2.Lakukan Survey
Sebaiknya lakukan survey kecil-kecilan untuk mengetahui gaya hidup konsumen yang Anda bidik. Ini juga penting untuk menghindari berbagai risiko. Temukan kebutuhan fashion yang mereka cari, pelajari daya beli konsumen, dan cari informasi mengenai sasaran pasar yang paling potensial untuk dibidik.
3.Manfaatkan Momen
Salah satu faktor kesuksesan bisnis adalah memanfaatkan momen. Seperti fenomena yang sering terjadi di Indonesia ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah model baju muslim lebih diminati para konsumen. Pola-pola itulah yeng perlu Anda amati sebagai seorang pelaku bisnis fashion.
4.Promosi Melalui Komunitas
Komunitas menjadi tempat promosi strategis. Selain memanfaatkan pertemanan, Anda juga bisa mengikuti event tertentu, misalnya dengan cara rajin mengikuti bazaar kreatif yang banyak diadakan di kota-kota besar seluruh Tanah Air. Bazaar seperti ini biasanya tetap didatangi pengunjung karena sekaligus mampir setelah mengikuti acara di sana.
5.Promosi dengan ‘Cerita’
Promosi yang baik adalah yang tidak sekadar berjualan, melainkan memberi edukasi yang bermanfaat bagi konsumen. Pada bisnis fashion online, Anda bisa menambah konten cerita atau sharing positif untuk bisa dibaca oleh konsumen sehingga mereka mendapat pengalaman yang menarik. Pengalaman itulah yang mungkin membuat mereka melakukan repeat order.
Ketika Anda sudah memiliki strategi yang bisa bekerja dengan baik, maka Anda tinggal melakukan penjualan secara konsisten. Anda ingin meningkatkan kemampuan dalam berjualan?
Ikuti seminar Hypnoselling dari iBizCOACH tanggal 27 September 2017 di Aston Hotel Solo.