3 Hal Dasar Untuk Membuat Video Explainer Yang Keren
Membuat video explainer kamu sendiri bahkan tanpa pengalaman seharusnya tidak sulit. Jadi bergabung dengan kereta musik video explainer tidak pernah terlambat.
Tentu, itu bisa mengintimidasi dan membuat frustasi selama tahap awal, tetapi itu akan terbayar pada akhirnya. Karena video explainer yang menarik akan memberimu lebih banyak pendapatan untuk bisnis kamu.
Kami telah mengumpulkan tip dari para profesional dan menyusunnya untuk kamu. Dalam posting ini, kamu akan mendapatkan saran mendalam untuk membuat video explainer yang menarik. Video kamu tidak hanya akan menendang pantat tetapi juga akan menciptakan kesan abadi.
Apa itu video explainer?
Video explainer tidak hanya menggambarkan apa produk atau layanan perusahaan kamu. Ini juga merupakan alat pemasaran yang dapat meningkatkan tingkat konversi bisnis kamu.
Banyak kampanye yang berhasil telah membuktikan keefektifan video explainer. Inilah sebabnya mengapa mereka telah menjadi suatu keharusan untuk kampanye pemasaran setiap bisnis.
Jadi, jika kamu belum memiliki video explainer, sekaranglah waktu terbaik untuk membuatnya.
#1. Kenali Audiens kamu Dengan Baik
Salah satu tips yang paling sering dibagikan saat membuat video explainer adalah mengenal audiens kamu dengan baik. Namun, ini dapat membingungkan orang yang tidak memiliki latar belakang dalam membuat video untuk tujuan pemasaran.
Sekarang, kamu mungkin berpikir bahwa dengan mengetahui siapa audiens target kamu, kamu sudah siap. Percaya ini akan menjadi kesalahan fatal yang dapat merugikan kamu keuntungan di masa depan. Kami tidak mencoba menakut-nakuti kamu, tetapi ini adalah fakta yang diketahui.
Gunakan Persona Pembeli
Persona pembeli adalah representasi dari siapa pelanggan ideal kamu. Persona pembeli yang mendetail dapat memberikan pengaruh yang cukup besar bagi bisnis kamu. kamu akan menarik pengunjung, prospek berharga, dan mendapatkan pelanggan.
Mengetahui audiens kamu melalui persona pembeli akan membantu kamu membuat video explainer kamu.
Identifikasi Poin Rasa Sakit Mereka
Jadi sekarang kamu telah berkenalan dengan audiens kamu. Apa berikutnya?
Identifikasi dengan rasa sakit mereka. Jika pemirsa kamu mengidentifikasi dengan emosi dalam video kamu, ada kemungkinan besar mereka menonton sampai akhir.
Tunjukkan Masalah Umum
Bagaimana kamu memastikan pemirsa berempati dengan video kamu? Memberikan masalah umum.
Pemirsa kamu akan menemukan kesamaan karena mereka pernah mengalami hal yang sama di masa lalu. Ini akan membuat mereka tertarik pada apa yang dapat dilakukan produk atau layanan kamu untuk mereka.
#2. Pamerkan Merek kamu
Ketika pemirsa kamu mulai mengidentifikasi masalahnya, langkah selanjutnya adalah menunjukkan merek kamu. Pamerkan sebagai solusi terbaik yang tersedia di pasar. Jadikan produk atau merek kamu sebagai cawan suci yang membuat masalah mereka hilang.
Bicara Tentang Manfaatnya, Bukan Fiturnya
Saat kami mengatakan memamerkan merek kamu, kami berbicara tentang menunjukkan manfaatnya. Perusahaan sering mengaitkan fitur dengan manfaat. Hal ini sering membuat penonton kehilangan minat pada video explainer. Kehilangan minat pada video kamu akan menyebabkan hilangnya minat pada produk kamu, dan itu bukanlah hal yang baik.
Setelah kamu menunjukkan kepada pemirsa bagaimana produk atau layanan kamu adalah solusinya, fokuslah pada apa yang dapat mereka peroleh darinya. Biarkan pemirsa kamu melihat mengapa menggunakan produk atau layanan kamu memiliki manfaat tambahan.
Tunjukkan Pengalaman kamu
Ketika kamu menunjukkan produk kamu sebagai solusi untuk masalah mereka, tunjukkan jaminan kepada mereka. Biarkan pemirsa kamu melihat bahwa kamu tahu apa yang kamu lakukan. Coba masukkan ulasan dari pelanggan lama kamu. Tunjukkan pada mereka bagaimana bisnis kamu adalah pemimpin industri dalam hal memecahkan masalah ini.
#3. Tetap Singkat dan Manis
Penelitian telah menunjukkan bahwa rentang perhatian manusia sekarang lebih pendek dibandingkan dengan ikan mas. Ingatlah hal itu saat membuat video explainer kamu. Jika kamu tidak yakin tentang durasi video yang ideal, lihat artikel kami di sini.
Naskah
Naskah kamu harus menceritakan sebuah cerita yang singkat namun padat. Buat pengantar yang kreatif dan, pada saat yang sama, menarik. Saat membuat skrip, tulislah seolah-olah kamu sedang berbicara dengan seorang teman. Jangan gunakan jargon yang tidak dapat dipahami oleh pemirsa umum kamu.
Ketika datang ke video explainer, skrip yang ditulis dengan baik adalah kunci untuk video yang sukses. Ini berlaku baik kamu membuat video atau menyewa perusahaan video explainer. Kami tidak dapat cukup menekankan betapa pentingnya naskah itu.
Rencanakan Selesai
Saat menyelesaikan video explainer kamu, ingatlah tujuanmu. Apa itu, kamu mungkin bertanya? Tujuan kamu adalah mengarahkan langkah pemirsa berikutnya. Ajakan bertindak akan memberikan dorongan yang diperlukan untuk mendapatkan respons ideal dari pemirsa kamu.












