Jangan Tolak Hadiah Ini || Menjadi Mukmin yang Kuat
,
SURAU.CO – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menerima hadiah dari orang lain. Kadang bentuknya sederhana, kadang pula tampak sepele. Namun, Islam mengajarkan kepada kita untuk menghargai setiap pemberian, sekecil apa pun itu.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tiga hal yang tidak boleh ditolak: bantal, minyak rambut, dan susu.” (HR. Tirmidzi)
Hadis ini mengandung hikmah yang sangat dalam. Tiga…
ORGANISASI lingkungan dan masyarakat adat yang tergabung dalam Aliansi Meratus kembali menegaskan penolakan terhadap rencana penetapan Pegun
ORGANISASI lingkungan dan masyarakat adat yang tergabung dalam Aliansi Meratus kembali menegaskan penolakan terhadap rencana penetapan Pegunungan Meratus sebagai Taman Nasional.
Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Raden Rafiq Wibisono, mengatakan penolakan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, Kamis (28/8). Menurutnya, tata kelola hutan adat Dayak Meratus sudah berlangsung jauh sebelum Indonesia merdeka.
“Kami mendesak Pemerintah Provinsi Kalsel mencabut seluruh proses usulan Taman Nasional ini. Sikap penolakan sudah final,” tegas Raden.
Aliansi Meratus menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan kearifan lokal. Konsep zonasi taman nasional dianggap tidak sesuai dengan praktik adat yang menyatu dengan ritus keagamaan dan tata kelola hutan masyarakat Dayak Meratus.
KOALISI Sidoarjo Maju yang terdiri dari tujuh fraksi partai di DPRD Sidoarjo menyatakan menolak Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024. Mereka
KOALISI Sidoarjo Maju yang terdiri dari tujuh fraksi partai di DPRD Sidoarjo menyatakan menolak Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024. Mereka menilai pelaksanaan anggaran tidak realistis dan belum berdampak nyata bagi masyarakat.
Koalisi ini terdiri dari Gerindra, Golkar, PDIP, PAN, NasDem, PKS, dan PPP. Pernyataan sikap disampaikan Ketua DPC Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi, dalam konferensi pers di Kantor DPC Golkar, Rabu (16/7).
“Kami menghargai capaian yang ada, tapi dampaknya ke masyarakat masih jauh dari harapan. Masalah banjir, jalan rusak, pengangguran, hingga pungutan sekolah belum terselesaikan,” ujar Adam.
Koalisi menyoroti persoalan banjir yang terus berulang di sejumlah wilayah seperti Waru, Taman, Tanggulangin, Sedati, dan Porong. Bahkan muncul titik banjir baru di Krian, Tulangan, Prambon, dan Tarik.
SEBANYAK 117 Warga Negara Indonesia (WNI) ditolak masuk oleh aparat Imigrasi Arab Saudi saat tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad
SEBANYAK 117 Warga Negara Indonesia (WNI) ditolak masuk oleh aparat Imigrasi Arab Saudi saat tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.
Mereka diduga hendak melaksanakan ibadah haji menggunakan visa kerja, yang tidak sesuai peruntukannya. Seluruh WNI tersebut telah dipulangkan ke Indonesia pada 15 Mei 2025.
Kronologi peristiwa saat Tim Pelindungan Jamaah Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah menerima informasi pada 14 Mei 2025 bahwa sejumlah WNI tertahan oleh Imigrasi Arab Saudi.
Setelah ditelusuri, mereka diketahui masuk menggunakan visa kerja jenis amil, namun dicurigai akan menjalankan ibadah haji secara non-prosedural.
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, menjelaskan bahwa 117 WNI tersebut tiba dalam dua gelombang: 49 orang menggunakan penerbangan Saudia SV827 pada 14 Mei, dan 68 orang lainnya menggunakan SV813 pada 15 Mei.