بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ " THA'UN (Wabah), AHAH (Virus) dan BINTANG TSURAYYA " ========================================= Sayyidina Al-Mustafa Muhammad Rasulullah SAW bersabda: إِذَا ارْتَفَعَ النَّجْمُ رُفِعَتِ الْعَاهَةُ عَنْ أَهْلِ كُلِّ بَلَدٍ “Jika bintang (najm) naik, maka diangkatlah penyakit/virus dari penduduk seluruh negeri". [HR.At-Thabrani] إِذَا طَلَعَ النَّجْمُ صَبَاحًا رُفِعَتِ الْعَاهَةُ عَنْ أَهْلِ كُلِّ بَلَدٍ “Jika bintang (najm) terbit pada pagi hari, maka diangkatlah penyakit/virus dari penduduk seluruh negeri". [HR.Abu Daud] مَا طَلَعَ النَّجْمُ قَطُّ وَفِي الْأَرْضِ مِنَ العَاهَةِ شَيْئٌ إِلَّا رُفِعَ “Tidaklah terbit bintang (najm), sementara di bumi tengah dilanda penyakit/virus, melainkan (penyakit/virus) itu diangkat”. [HR.Ahmad] Al-Hafidz Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam kitab Badzl al-Ma’un (hal.369), menyatakan : وكانت الطواعين الماضية تقع في فصل الربيع بعد انقضاء الشتاء وترتفع في أوّل الصيف "Wabah (Tha) pada masa lalu, terjadi pada musim semi, setelah berakhirnya musim dingin. Wabah berakhir di permulaan musim panas". ========================================= Apabila ditinjau dari khazanah keilmuan falak kuno, maka dengan adanya wabah Covid-19 pada tahun ini bisa dan telah diprediksi sejak awal. Seperti dalam kitab Abu Masyar, dikatakan bahwa jika awal Muharram (Tahun Baru Hijriah) terjadi pada hari Ahad, maka diprediksi akan terjadinya wabah pada tahun tersebut. Selain itu pada sumber khazanah klasik ilmu perbintangan lainnya, wabah yang muncul pada Rabiul Awwal akan menyusahkan para pemimpin. Hal tersebut ternyata telah terjadi semuanya sesuai dengan prediksi. Bilamana prediksi ini berlanjut dan sesuai dengan prediksi ilmu falak, maka hilangnya wabah pun dapat dihitung atau diprediksi dengan ilmu falak. Jika merujuk hasil hitungan ilmu falak maka wabah ini diprediksi akan hilang antara awal Bulan Juni atau Juli. Atau juga sekitar pertengahan bulan Juni 2020, waktunya pas shubuh di Buruj Sarathan (rasi Cancer / kepiting) yang mana bersamaan dengan munculnya bintang penanda musim panas, dengan sebutan lain bintang Tsurayya atau Pleiades atau Bintang Kartika atau sebagai Bintang Tujuh Bersaudari, yang mana gugusan bintang-bintang tersebut merupakan yang paling kaya dengan kandungan logam. Yang terdiri dari Alcyone, Atlas, Electra, Merope, Taygete, Pleione dan Maia. Maka perhitungannya seperti ini: ========================================= Penyakit/virus hilang pada saat bintang (najm) terbit di waktu pagi. Waktu pagi yang dimaksud adalah waktu fajar. Najm (نجم) yang dimaksud adalah Bintang Tsurayya (الثريا) Pada periode 12 Mei - 6 Juni, matahari berada di buruj Tsaur (rasi Taurus) dan buruj Jawza’ (rasi Gemini), di manzilah (posisi) Bintang Tsurayya. Namun, yang muncul pada pagi harinya adalah bintang Syarthin (Alnath/Beta Tauri) pada tanggal 12 Mei dan Bathin (allothaim) pada tanggal 25 Mei. Tanggal 7 Juni, Matahari berada di buruj Jawza’ (Gemini), di manzilah (posisi) Bintang Huq’ah (Alchatay). Pada waktu Fajar, bintang yang terbit (Thali) adalah Bintang Tsurayya (Alchaomazon). Kemunculan Bintang Tsurayya (atau Bintang Kartika atau Bintang Tujuh Bersaudari) pada waktu fajar ini, sekaligus menandakan masuknya musim panas (الصيف) dan berakhirnya musim semi (الربيع). Waktu Fajar untuk wilayah Ternate (dan sekitarnya) masuk pada pukul 05:10 WIT. Sedangkan Tsurayya mulai terbit di ufuq timur (Thali) pada pukul 05.18 WIT. ========================================= Jadi berakhirnya wabah virus Covid-19 adalah pada hari Ahad tanggal 7 Juni 2020 M / 15 Syawwal 1441 H. Yakni bertepatan pada saat Bintang Tsurayya terbit atau muncul di pagi hari, di waktu fajar, yang sekaligus menandai masuknya musim panas. Untuk Indonesia, khususnya yang berada di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, adalah masuknya musim kemarau. Namun kemungkinan pada tanggal 7 Juni, Tsurayya belum bisa terlihat muncul di pagi hari. Sebab Tsurayya baru saja terpisah dari Matahari, sehingga masih ada dampak sinar matahari terhadapnya. Waktu yang paling cepat munculnya Tsurayya adalah setelah melewati setengah perjalanannya, yakni 6 hari. Itu berarti pada hari Sabtu tanggal 13 Juni 2020 M / 21 Syawwal 1441 H. Pada tanggal inilah (13 Juni 2020) waktu yang kemungkinan Tsurayya terlihat muncul pada pagi hari atau waktu fajar. Sekaligus virus yang mewabah ini baru (mulai) terangkat dan hilang. Inshaa'Allah. Aamiin. Kesimpulan : ========================================= [TERNATE] Masa awal berakhirnya Covid-19 / Tsurayya mulai muncul : - Ahad, 07 Juni 2020 M / 15 Syawwal 1441 H Fajar : 05:10 WIT Tsurayya : 05:18 WIT Terbit : 06:24 WIT (azimuth 67 derajat) Masa Terbit Tsurayya secara sempurna / Covid-19 berakhir : - Sabtu, 13 Juni 2020 M / 21 Syawwal 1441 H Fajar : 05:10 WIT Tsurayya : 05:18 WIT Terbit : 06:26 WIT (azimuth 67 derajat) Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang perihal yang bertalian langsung dengan ilmu falak ini. Sabda Sayyidina Al-Mustafa Rasulullah pastilah benar adanya. Namun yang berpeluang salah adalah perhitungan dan penafsiran saya. Atau keduanya benar. Namun semoga Allahu Rabbul Izzati yang Maha Pengasih Maha Penyayang, berkenan mengangkat serta menghilangkannya di waktu yang lebih cepat dan tidak sampai di bulan Juni. Aamiin Yaa Rabbal A'lamiin. "Qauwluhu Al-Haqq wa Kalamusshaddiq" Dzuriyyatun Al-Fuqah' Was-Syuhada Minal Jaziratul Mulk - Fakhrurrazi bin Djufri bin Salim JoiSangadji - ==================================== Pustaka & referensi : dari berbagai sumber.







