“Kita sama-sama bukan yang pertama untuk satu sama lain. Namun, selama lisan ini masih bisa mengucap doa, selama raga ini masih mampu berusaha, selama hati dan otak masih dapat bersinergi, aku dan kamu akan terus memohon kepadaNya agar dapat saling menjadi yang terakhir”
Dan semenjak kau berniat datang ke rumahku bersama keluargamu, aku pun telah berusaha membuang segala yang berhubungan dengan masa lalu yang mungkin dapat membuatmu cemburu.








