5 Tips Menjadi Ibu Millennials Produktif ala Yawme
Ibu Millennials adalah kaum Ibu yang terlahir di antara tahun 1980 sampai dengan tahun 2000. Menurut Adweek, satu dari lima Ibu di dunia saat ini adalah Ibu Millennials. Sebagaimana generasi Millennials lainnya, Ibu Millennials lahir pada saat media modern sedang berkembang pesat. Itulah mengapa hidup mereka sangat lekat dengan keberadaan media dan teknologi. Ibu Millennials memiliki karakter cerdas, pembelajar, dan menaruh perhatian yang tinggi terhadap kesehatan dan pendidikan. Mereka mengurus rumah tangga dan membesarkan anak dengan pengetahuan yang mereka peroleh dari internet dan media digital. Apakah kamu termasuk Ibu Millennials?
Kali ini, Yawme ingin berbagi pada para Ibu Millennials, 5 tips menjaga produktifitas walau berstatus sebagai seorang Ibu. Yuk cek apa saja!
1. Batasi Penggunaan Gadget
Ibu Millennials hidup dengan gadget dan internet tersambung hampir di setiap detik. Mereka menggunakan akses internet untuk berbagai keperluan: belajar, bersosialisasi, menyimak kajian, mengakses informasi, berbagi ide, dan lain-lain. Tentu saja itu bagus, tapi Ibu disarankan untuk lebih sering mencoba menikmati momen yang riil, bermain bersama anak-anak, bercengkrama dengan pasangan, khusyuk beribadah dalam sunyi, tanpa ada perasaan harus menguploadnya di sosial media. Rasakan sensasi mengenang momen bukan melalui foto atau video, tapi cukup melalui hati dan memori.
2. Selalu Berpikiran Terbuka dan Positif
Penting bagi Ibu Millennials untuk selalu memiliki pemikiran yang terbuka dan positif. Ketika kawannya sesama Ibu-Ibu mengupload hal-hal membahagiakan dari kehidupan berkeluarga yang tampak sempurna di media sosial, alih-alih merasa iri, Ibu Millennials yang positif ikut berbahagia dan mendoakan. Ketika Ibu mendapat masukan tentang pengasuhan anak, walau Ibu sebenarnya lebih tau tentang hal itu, alih-alih merasa marah, Ibu Millennials yang positif memilih untuk menghargai masukan tersebut dan berterima kasih. Kehidupan rumah tangga dengan berbagai lika-liku dan permasalahannya akan terus datang. Ibu harus ingat bahwa tidak ada yang sempurna, baik manusia itu sendiri maupun kehidupan yang dijalaninya. Lakukan saja yang menurut Ibu terbaik untuk keluarga kemudian percayakan semuanya pada Allah swt.
Sesibuk apapun, Ibu Millennials tetap membutuhkan waktu untuk sendiri. Sisihkan waktu walau hanya 15 menit untuk duduk tenang di pagi hari, saat anak-anak tidur siang, atau malam hari. Lakukan aktivitas yang membuat rileks, bisa dengan bertilawah, membaca buku, minum teh hangat, atau bahkan hanya dengan tidur. Ini tidak berarti perhatian pada anak menjadi berkurang. Karena selain memerhatikan kesehatan fisik, Ibu juga perlu memerhatikan kesehatan jiwa. Ibu pun bisa melakukan me-time dengan menyisihkan waktu untuk menyalurkan hobinya.
Dirikan Sholat Subuh tepat waktu dan awali hari setelahnya dengan membuat perencanaan. Susun daftar aktivitas yang akan dilakukan di hari tersebut dan penuhi satu-persatu. Susun juga target perkembangan anak dan target-target lain untuk pencapaian keluarga. Daftar yang telah sukses dikerjakan dan dicek akan memunculkan perasaan bahagia bagi Ibu.
5. Lipatgandakan Pahala dengan Amalan
Susah payahnya Ibu dalam mengatur dan mengurus keluarga adalah ladang pahala baginya. Ibu bisa melipatgandakan pahala yang Ibu dapat dengan melakukannya bersamaan dengan ibadah lain. Misalnya saja, Ibu bisa menyusui anak sambil melantunkan doa-doa, bertilawah saat anak tertidur, membunyikan murottal di rumah, buatlah anak familiar dengan bacaan-bacaan Quran sejak kecil. Ibu juga bisa mengajak anak bermain keluar rumah sambil bersilaturahim pada tetangga. Yuk praktikkan lima tips ini dan mulai hari yang baru dengan semangat baru sebagai Ibu Milennials yang lebih produktif insyaAllah.