"Ndan" adalah panggilanku, bukan tanpa makna atau sekedar gaya-gayaan biar seperti tentara.
Ndan ini maknanya adalah ketika aku telah berbaiat pada Allah SWT untuk menjalankan Nawa Prasetya Banser, 9 misi Banser dalam mengawal 4 pilar kebangsaan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45.
Kami biasa singkat 4 pilar kebangsaan itu PBNU. Bukan cuma sekedar biar mudah diingat, tapi juga supaya kami selalu ingat garis komando.
Kawan.. Menjadi Banser itu harus tahan tekanan, itulah kenapa pelatihan kami berjenjang. Kami adalah santri Hadratussyekh Hasyim Asy'ari, KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri.. Muassis Nahdlatul Ulama, rumah kami.
Kenapa harus tahan tekanan? Karena kami diajarkan untuk selalu ikhlas dalam berkhidmah. Bagi kami, mencintai tanah air adalah bagian dari iman. Dan cinta memang harus diperjuangkan, untuk itulah kami istiqomah walau banyak serangan dan hujatan.
Kami Banser, dilatih untuk itu..