Buat Apa Inscure?
Kesempurnaan adalah hal yang dicari oleh setiap manusia, meski sampai akhir hayat kesempurnaan itu takkan pernah ditemukan. Takkan pernah didapatkan. Lalu, mengapa diri tetap mencarinya? Karena manusia dituntut untuk mempelajari kehidupan dengan dalih mencoba segala hal.
Saat sibuk-sibuknya mencoba menyempurnakan diri, seringkali langkah terhenti karena merasa ada yang menghalangi. Bukan karena ketidakmampuan, namun kebanyakan hati merasa kalah lebih awal oleh seseorang yang padahal baru kita pandang. Raga telah lebih dulu kecewa sebelum mencoba, telah lebih dulu terluka sebelum ada usaha. Merasa tak punya, padahal memiliki segalanya.
Kadar setiap manusia telah ditakar sebaik-baiknya oleh Sang Maha Penakar. Tanpa kau sadari, di sisi lain juga ada seseorang yang mencemburui akan hadirmu. Jadi, tak perlu lagi mencemburui hal yang tak dimiliki. Jika saja kemampuan kita memang terbatas dan tak ada apa-apanya dibandingkan dengan orang lain, selalu ingatlah bahwa masih ada usaha yang tak ada batasnya. Masih ada kesempatan untuk menyempurnakan kekurangan. Selalu, sampai kapan pun.
Lagipula, apa gunanya membandingkan diri. Bukankah dunia akan hancur jika setiap manusianya disamaratakan, maka segala perbedaan sesungguhnya adalah sebuah keindahan. Ya, dirimu juga termasuk dalam keindahan itu.
Ada pengalaman-pengalaman yang tak dimiliki oleh orang lain. Ada perjuangan yang belum tentu seseorang bisa bertahan sampai di pengakhiran. Ada yang kamu bisa, tapi mereka tak bisa. Ada yang mereka bisa, namun kamu masih bisa tetap mencoba.
Mungkin kamu tidak lebih baik dari yang lain, tetapi orang lain juga tidak lebih baik darimu. Kamu berbeda. Karena kamu, adalah orang yang kamu cari.











