mana coba mana coba tunjuk
ya kalau dipikirpikir aku memang banyak berubah, dan sebenarnya tidak sama sekali ada perubahan yang penting yang terjadi. aku masih bingung soal antropologi (makin bingung malah!), aku dapat beberapa teman baru yang nggak teman-teman amat sepertinya, aku masih merasa tertindas oleh orang tuaku dan menolak untuk benar-benar memahami mereka, aku mulai pake moisturiser dan toner. aku mengeluarkan uang sedikit lebih sedikit sejak pindah ke jogja. aku mulai sering nangis. aku kesepian. aku semakin merasa palsu, semakin merasa selalu bohong setiap saat sama siapapun. aku jadi suka makan sendiri dan makan ditemani. aku jadi lumayan suka dji sam soe. aku tetap membuat orang-orang jijik. aku tetap benci kecoa, walaupun sekarang kalau kami berpapasan aku hanya akan melihatnya sebentar lalu berpura-pura tidak peduli tentang keberadaannya. ya sepertinya memang perubahan-perubahan ini akan terjadi bagaimanapun juga. oh iya, aku mulai suka dan mengerti beberapa kata-kata dalam bahasa jawa! aku sebenernya agak kesal sama diri sendiri karena sering menganggap diriku dan perasaanku itu penting. aku bisa suka ini, dan suka itu, dan suka yang lain. orang lain sering kumarahi dalam pikiran, karena mereka suka ini, lalu suka itu. ada apa ya? padahal aku seharusnya bisa mengerti atau setidaknya mencoba untuk mengerti kalau manusia lain pun bisa begini begitu. jahat sekali sebenernya, pingin aku getok kepalaku sendiri, kirim surat teror dengan tinta merah, “jangan sok tau, asu!”











