seen from Germany
seen from Russia
seen from Italy
seen from China
seen from Germany

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Bangladesh

seen from Germany
seen from France

seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from Germany

seen from India
seen from United States
seen from United States
seen from France

seen from United States
seen from United States
Aku Tidak Tahu
dalam pekat yang tak kau tahu gelapnya
dalam hening yang tak pernah kau tahu senyapnya
disanalah aku ,mengendap pelan bersama mimpi yang diam diam kau patahkan
bersama kesengajaan membuatku patah hati
terseok sakit dalam balur balur peluru kepedihan
kau yang tak kutahu apa namanya itu
masih bergeliat ramah di dalam sana
bising dan bisu datang bersamaan
mengantar derai - derai yang menghempas bebatuan
kau yang menyusup dengan indah dan lalu pergi dengan mudah
aku selalu tidak tahu, kau berasal dari mana
menjejal dan kemudian memenuhi lebih dari tiga per empat alasanku menghembuskan nafas
aku yang selalu tidak tahu bahwa sampai hari ini aku tidak kunjung sembuh
setiap senja, kesaktian atas mencintamu mengantarku pada luka - luka yang tak pernah selesai ku basuh
Aku tidak tahu mengapa,
kenapa tak pernah ada cukup alasan untuk membuatmu enyah
aku yang lelah, aku yang patah, aku yang berdarah
dan kau disana yang berdiri dengan rumah barumu yang megah
dibawah derai kegelisahan ini aku meredam sumpah serapah
dan aku masih tidak tahu, kenapa semakin sakit , hatiku semakin terjangkit
semakin kau patahkan , hatiku semakin kokoh
lagi, aku tidak tahu kenapa aku jatuh cinta pada kesakitan
#MariaSharapova en #LeMans #Yennis #SuperStar #CarRacing #ATP #Beauty (at Germantown, Maryland)
Dust. Sunlight and the breeze of eternal summer.
Dust. Sunlight and the breeze of eternal summer.
Yennis kicked back in a chair that overlooked a sea of sun washed pines at dawn. It was on mornings like these that he congratulated himself on building his cabin in the mountains.
Fingers round a bottle of brandy, his ears twitched at the sounds of dainty footsteps behind him. He pays them no mind, swirling the golden liquid encased in elven glass instead.
Feminine hands spread across his chest and a chin pressed itself against the dome of his head.
She smelt of cinnamon and spice.
“Time to wake up darling.”
He wakes to the cold interior of a broken barn, hands seeking the phantom hands on his chest.
“Already awake.”
@retributionpriest @starcunning @forever-afk @stormandozone @sparklepriest @dorksworn @curiouslich @inquinnsitor @ocarina-of-what @spiral-seeker @jessipalooza @cynfuldax @sakialyn @treyu @airiannagrace @lissanaria @jackrahbit