#YOLO #yolomoment #Taiwan #Changhua 🐺 (at Yolo Moment 新美式舒食 & 烘焙坊)
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from Germany

seen from United States
seen from T1
seen from Jordan
seen from Kenya

seen from United States
seen from Vietnam
seen from Brazil
seen from Malaysia

seen from T1
seen from Argentina
seen from South Korea

seen from United States
seen from South Korea

seen from Brazil

seen from Philippines
seen from United States
#YOLO #yolomoment #Taiwan #Changhua 🐺 (at Yolo Moment 新美式舒食 & 烘焙坊)
Davao Crocodile Park. #HappyKid #davaoph #davaocity #travellife #lawatsero #lawatsa #igtravel #yoloer #yolomoment #morelikes #followforfollow #followback #followme #asiantravel #travelfanatic #crocodilepark (at Davao Crocodile Park)
Holy Rosary Cathedral, Angeles Pampanga. #HappyKid #AngelesPampanga #HolyRosaryCathedral #travelLife #iglike #travelfanatic #Church #igfollow #morelikes #wanderlust #igtravel #yolomoment #yoloer # (at Holy Rosary Cathedral Angeles Pampanga)
Sedia DAN BAWALAH payung sebelum hujan
Hai semua, jadi sekarang gue mau berbagi cerita sedikit tentang pengalaman gue sendiri selama kuliah.
Jadi, sebenernya gue sendiri pun lupa tepatnya tanggal berapa kejadian ini terjadi, pokoknya kejadian ini terjadi baru-baru ini kok pas gue masih semester 6.
Oke, mari kita mulai….
Ceritanya, waktu itu gue habis kuliah (tepatnya kuliah apa itu gue ga inget) pokoknya itu jam setengah 3 sore (iyalah masa pagi) nah jeda ke kuliah selanjutnya itu masih ada sekitar 1 jam lagi, so lumayan banget kan buat istirahat sekedar jajan-jajan sebentar.
Sebelum jajan, gue sama dua temen gue, Listyo namanya (dia cewek kok, panggilannya “Lia”, tapi gue manggilnya “Lis” wkwkwk), dan Reren mau naro tas dulu di lab nya Listyo ini, karena kebetulan lab nya ada di lantai 1 gedung FRI, kalo lab gue adanya di lantai 3, dan FRI nggak ada elevator, kejauhan kalo mau naro -__-
Oiya beda dengan gue dan Listyo, Reren ini nggak berniat untuk jajan, dia berniat untuk balik ke kosannya dulu entah mau ngapain. Tapi doi juga ikutan nitip tasnya di lab Listyo, biar nggak bawa bolak-balik katanya.
Oke setelah kita naro dan ambil dompet, kita langsung caw. Kebodohan yang kita perbuat adalah dengan percaya dirinya tidak ada satupun dari kita yang membawa payung, padahal gue selalu membawa payung di tas buat jaga-jaga dan saat itu kondisi langit udah mendung gelap.
TAPI tetep aja kita tetap terlalu mager untuk balik lagi ke lab untuk sekedar ngambil payung, dan yang ada di pikiran gue waktu itu adalah “yaelah cuman jajan bentaran doang.” Jadi, tuh payung dengan jumawanya kita tinggal di lab. Sungguh ke-yolo-an yang hqq.
Nah akhirnya kita jalan lah tuh keluar kampus bertiga. Pas kita jalan juga sebenernya udah gerimis kecil gitu, tapi kita tetep dengan pedenya lanjut terus.
To be honest to you guys, sebenernya pas itu gue agak mager untuk masuk kelas jam setengah 4, gue pengen balik ke kosan aja. Tapi berhubung si Listyo lagi bener, maka dia memotivasi gue supaya tetep masuk kelas.
Oke lanjut ke cerita awal, akhirnya kita memutuskan jajan di indomart (kebetulan kampus gue deket sama indomart) dan ini searah sama kosan Reren. Jadi Reren lanjut ke kosannya, gue dan Listyo masuk ke indomart.
Pilih… Pilih… Pilih… Ambil…ambil…ambil… Bayar di kasir dan dengan innocent nya kita duduk duduk dulu dalem indomart sambil makan hasil jajanan tadi.
Baru 1 menit kita ngunyah, TURUNLAH HUJAN DENGAN DERASNYA HAHAHAHA
Itu bukan cuman hujan biasa, soalnya lengkap pake angin + petir. Kita disitu cengo aja ngeliatin hujan.
“Lis, deres…” Pernyataan semprul
“Yah gimana dong kita baliknya????” Pertanyaan yang ngga kalah semprul.
Akhirnya dengan pasrah kita tetep nunggu aja tuh di dalem indomart.
Hingga tiba saatnya jajanan kita sudah ludes semua huhuhu…
Akhirnya kita dengan masih innocent, JAJAN LAGI :”) kita ambil lagi dan antre lagi di kasir dan bayar lagi.
Gue lupa berapa kali gue mengulangi kegiatan pilih-ambil-antre-bayar itu, pokoknya jajanannya macem-macem, dari mulai buah, snack, sampe es krim. Sumpah random abis. Kalo kejadian kayak gini berlangsung tiap hari, uang jajan gue ludes di indomart kayanya.
Akhirnya waktu berjalan terus, sampe ngga terasa udah setengah jam kita mendekam dalem indomart. Kita juga masih belum nemu solusi gimana bisa keluar dari sana. Lebih tepatnya, kita nggak NYARI solusi selain nunggu hujan reda. Tipe hujan yang ini tuh bukan tipe hujan yang bisa diterobos, salah-salah bisa demam kalo nekat.
Oke waktu kita disini tinggal 30 menit, sebelum kelas selanjutnya mulai. Si Listyo masih asyik dengan hape nya, dan gue masih do nothing, karena hp juga gue tinggal di lab nya Listyo, smart kan gue :))
Akhirnya selama 30 menit itu juga hujannya ngga menunjukan tanda-tanda mau berhenti. Malah makin ganas, ditambah lagi INDOMART NYA MATI LISTRIK SAUDARA-SAUDARA!!!!! Komplit sudah.
Hujan+mati listrik+kejebak di minimarket. Huft.
Ga terasa udah jam setengah 4, oke ini kita fix bakal telat selama waktu yang tidak dapat ditentukan (makin menguatkan niat gue untuk skip sebenernya ini)
Huft tapi rejeki tidak kemana, beberapa menit kemudian dosen kita mengabari bahwa kelas diundur sampe jam 4. Hamdalah.
Tidak terasa udah jam 4, Listyo berusaha menghubungi teman kelas kita yang mungkin udah di kelas, nanya-nanya dosennya udah ada apa belom. Dan menurut pengakuan temen kita katanya dosennya belum ada. Oke fix, kayanya beliau juga lagi di jalan dan kejebak hujan.
Akhirnya, kita mencoba menunggu beberapa saat lagi, tiba-tiba Listyo berkata dengan separo hopeless.
“Si Reren kita suruh ke sini aja apa bawa payung dari kosannya?”
Hmmm, itu ide yang gemilang untuk dua orang mahasiswi yang hopeless di dalem minimarket seperti kita ini. No, lebih tepatnya itu ide paling gemilang yang tercetus setelah kita menunggu 1 jam 30 menit di minimarket gelap ini.
Akhirnya, Listyo mencoba menghubungi Reren via Line
Listyo: Ren, masih di kosan?
Reren: Iya, Li. Kenapa?
Listyo: Masuk kelas ngga Ren?
Reren: Duh, ngga tau euy, hujan deres banget dan kosan ku mati lampu.
Oke, nice. Reren belum tentu masuk kelas.
Sebenernya di situ, feeling gue udah mengatakan kalau dosennya ngga masuk, soalnya udah hampir 1 jam dan temen kelas kita juga bilang kalau dosennya masih belum ada.
Lagian gue ngga kebayang juga sih ya kalau kita bertigaan ke kampus pake 1 payung. Bukannya selamat bertiga, kayanya malah basah massal deh.
Akhirnya kita bengong (lagi) menatap hujan yang tak kunjung reda. Gue sempet berpikir gimana kalau kita minta kantong keresek ke mba mba indomartnya, terus kita tutupin kepala kita.
That’s gonna be epic.
Tidak terasa udah sekitar jam 16.45, dan ternyata bener kalau kelasnya dibubarin, barusan dosennya ngabarin ke ketua kelas kita. Oke absen aman. Yang tidak aman adalah kita belum juga beranjak dari sana dan kita juga harus shalat ashar. Oke mau nggak mau kita harus keluar dari sini.
Dengan segala kebijakan, kita menunggu sampe intensitas air hujan agak menurun, soalnya kalo nunggu reda kayanya bakal lama.
Setelah yakin, udah rada turun intensitasnya, kita masukin sisa-sisa jajanan kita yang masih ada ke dalam kantong keresek indomart. Masalah selanjutnya adalah hape Listyo, kalo dikantongin ngga mungkin, soalnya dengan intensitas hujan yang seperti itu, kemungkinan kita akan sampe di lab dengan kondisi basah kuyup (coba aja dah lu bayangin, udah rada turun aja kita masih bisa kuyup) dan yang ada hapenya malah rusak -_-
Ahirnya, dengan koplak, tuh hape kita masukin ke dalem kantong keresek bersama jajanan jajanan kita itu. Dan gue yang bawa kereseknya.
Oke setelah kita prepare, dan menentukan rute yang akan kita tempuh (ini butuh plan mateng lho ya) dengan jumawanya kita keluar dari indomart, pas sampe terasnya, kita terdiam dulu.
“Lah kok malah lebih deres ya kalo dari luar hehe”
Tapi ini bukan waktunya bagi kita untuk mundur, karena kita udah terlanjur keluar dari indomart dan nggak lucu kalo kita balik lagi ke sana. JADI KITA TEROBOS LAH ITU HUJAN HAHAHA.
For your information, atap yang paling deket itu adalah di masjid kampus, dan itu jaraknya sekitar 50-100 meter dari indomart. Dengan kondisi saat itu kita nggak bisa lari dengan lancar, karena ada kubangan air di mana-mana which means udah banjir. Sukabirus is kebanjiran.
Karena sepatu gue juga udah basah, jadi bomat dah gue terobos aja tuh kubangan.
Lari…. Lari…. Lari, akhirnya kita sampe tuh di teras masjid, berhenti bentar, melihat diri sendiri yang gue pun ngga tau gimana tampang gue pas waktu itu. Basah from head to toe. Untungnya jajanan dan hape Listyo masih aman kering di dalem kantong keresek, walaupun kantong nya juga udah basah kuyup. Thanks to kantong keresek.
Oke tinggal beberapa meter lagi menuju lab Listyo, sumpah berasa jauh banget. Untungnya, dari situ udah ada atapnya, jadi gue ngga perlu nutupin kepala pake kantong keresek penuh jajanan itu.
Tapi akhirnya kita sampe di lab nya Listyo dengan selamat, dan tidak kurang satu apapun.
Kurang kering sih sebenernya.
We all live under the same sky, but we don't all have the same horizon. 📍Lantaon Peak, Baybay, Leyte #happyKid #wanderlust #igfollow #asiantravel #choosephilippines #igtravel #igtraveler #morelife #morelikes #naturelove #naturelover #lawatsero #mountain #followforfollow #followback #travellife #yolomoment #mountainer #happyfriend #happytravel (at Lintaon Peak, Baybay City, Leyte)
The BEACH: ...place where the salt lower your blood pressure. #CalataganBatangas #HappyKid #beachgoal #beachlover #beach #happyKid #naturelover #sea #lawatsa #lawatsero #wanderlust #choosephilippines #saltwater #yolomoment #morelife #morelikes #followforlike #followme #followback (at Calatagan, Batangas)
The measurement of every mountain does not rely on the distance towards to its summit but the joy it brings deep within you. #naturelove #naturelover #TangwaPeak #MtNgusongKabayo #happykid #mysocalledlife #yolomoment #yoloer #choosephilippines #igtravel #iglike #igfollow #followme #travellife #mountains #mountainer #wanderlust #summit #Summer2017 (at Mt. Tangwa Peak)
Oh take me back to Sagada... #sagada #sagada2017 #mountainprovince #mountains #mountainer #taongbundok #naturelover #naturelove #iglike #morelikes #followback #choosephilippines #yolomoment #yoloer #wanderlust #happykid # (at Sagada Mountain Province)