Kepergianmu dulu membuat langkahku tertatih. Terasa berat untuk beralih, namun nyatanya aku tak lagi kau pilih.
Aku seperti sedang mendaki. Melangkah perlahan, beristirahat sejenak lalu kembali melangkah. Ah...sulit sekali untuk terus melaju, tanpa mempedulikanmu, hanya menatap masa depan yang tak ada lagi kamu. Sesekali kenangan mampir di ingatan, menghadirkan kebersamaan yang tak mungkin lagi untuk terulang.
Langkah demi langkah terus kulewati, meski kadang terasa lelah tapi aku tak berhenti. Tak perlu khawatir aku kembali dan memintamu untuk bersamaku lagi, karena kini tanpamu akan kutemukan bahagiaku.
Pict source: @aksarannyta















