Juz 1 - Jalankan Perintah Allah dengan Serius - Nouman Ali Khan
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina”. Mereka berkata: “Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?” Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil”. (QS Al-Baqarah: 67)
Rabbish rahli sadri wa yasirli amri wa ahlul uqdatum mil lisani yafqahu qauli. Walhamdulillah..wassalaatu wassalaamu ala Rasulillah wa ala aalihi wa sahbihi ajmaaeen.
Assalaamu alaykum Quran Weekly.
Dalam nasihat pendek ini, aku ingin berbagi dengan anda tentang ayat 67 surat Al-Baqarah yang didalamnya Allah SWT berbicara tentang..peristiwa tentang sapi, tentu saja, surat Al-Baqarah yang berarti “Sapi (betina)”.
Ketika Musa (AS) mengatakan kepada kaumnya, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina”. Respon pertama mereka adalah, “atattakhithuna huzuwan”, itulah yang terdapat dalam ayat itu.
“Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?”
“Apakah kalian mempermainkan kami?”
“Kamu ingin kami mengambil seekor sapi?”
Sebuah pembunuhan baru saja terjadi,..dan respon Allah adalah kami harus menyembelih sapi? Itu kedengarannya tidak masuk akal. Dan saya menceritakan ini sebagai pernyataan pertama,
Karena Allah menunjukkan seperti apa reaksi mereka (kaum Musa AS) saat itu, terhadap perintah Allah. Seorang Nabi memberitahukanmu, atas nama Allah, sembelihlah seekor sapi. Apakah itu masuk akal atau tidak.. Itu adalah perintah Allah dan itu sah karena datangnya melalui Nabi Allah..dalam hal ini, Musa (AS).
Tapi responmu adalah “Apakah kamu main-main?”
“atattakhithuna huzuwan..”
“Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?”
Dan apakah anda tahu, ayat ini ada karena ini adalah masalah yang terus terjadi..Sampai hari ini, anda akan menemukan orang yang mendengarkan muslim, mereka yang mendengar perintah yang jelas datangnya dari Rasulullah SAW, dan mereka akan seperti, “Apa kamu main-main?”
“Apakah kamu serius?
Itulah yang menjadi reaksi mereka..
“Kamu tahu..kamu gak serius ‘kan..”
“Itukah yang Islam inginkan? Itukah yang shariah katakan? Itukah yang hadist tersebut katakan? Itukah yang ayat itu katakan?”
“Tidak mungkin..! Itu tidak masuk akal..”
Dan hal lainnya…reaksi seperti ini.. Dan reaksi seperti ini yang membuat Musa (AS) sangat bingung. Jadi, dalam ayat yang sama, “qalaa AAoothu billah”
Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah..”
Dari apa? “an akoona minaljahileen”
Agar aku tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang kehilangan kendali emosinya.
“Jahil” sebenarnya adalah lawan dari kata “Aqeel”
“Aqeel” adalah orang yang dapat mengontrol emosi mereka,
“Jahil” adalah mereka yang kehilangan kontrol emosinya.
Dan dalam menit terakhir ini, aku ingin mengingatkan anda, bahwa ayat ini bukan saja ditujukan bagi mereka yang menghina perintah Allah.
Di sisi lain ini juga sebagai peringatan kepada mereka yang menyampaikan “pesan” dari Allah, mereka yang berusaha melakukan apa yang Nabi-nabi lakukan, mereka yang saat berbicara tentang apa yang Allah perintahkan, mereka di hina, bahwa mereka tidak boleh kehilangan kontrol emosi mereka..karena Musa (AS) langsung berkata,
“Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil”
Mereka yang kehilangan kontrol emosinya, dengan kata lain ini sebenarnya sangat membuatnya marah. Tapi ia tidak mau kehilangan kesabarannya karena nantinya ia tidak bisa melakukan tugasnya. Jadi, membawa pesan agama Islam, memberikan nasihat karena Allah..membutuhkan hati yang kuat.
Dan anda bahkan akan berurusan dengan orang yang menjengkelkan yang mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal. Dan anda harus katakan, “Aoothu billahi an akoona minaljahileen”
Semoga Allah menjadikan kita sebagian orang yang,
Satu; tidak pernah mempermainkan perintah Allah.
Dan dua; ketika mereka memberikan nasihat kepada sesamanya. Dan lalu mereka mendengar hal-hal yang tidak pantas dalam responnya, mereka akan dapat mengontrol emosi nya dan mengontrol kelakuannya.
BarakAllahuli walakum, Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
*Transcript dari video Islam IDN https://www.youtube.com/watch?v=nAA0rhkQLOA
**Reupload YouTube NAK Indonesia https://youtu.be/MJwTOsevzgE
***Reupload FB NAK Indonesia https://www.facebook.com/NoumanAliKhanIndonesia/videos/vl.1046397345381765/1638075999739667
Follow NAK Indonesia: http://nakindonesia.tumblr.com https://twitter.com/NoumanAliKhanID https://instagram.com/nakindonesia https://www.facebook.com/NoumanAliKhanIndonesia https://www.youtube.com/NAKIndonesia










