Bagaimana kegiatan hari ini?
Pertanyaan itu selalu ku sampaikan di depan cermin, ketika daily planner ku sudah banyak yang terselesaikan, tidak lupa ku tutup dengan hamdalah. Hari ini cukup padat kegiatannya, dimulai dari mengakhiri mimpi yang indah semalam, mengikuti kegiatan yang panjang dari kampus, menyelesaikan deadline dari tempat magang, mendatangi kegiatan RT, hingga menyusun huruf-huruf ini untuk menjadi sebuah cerita. Tahap ini sedang kamu tampung dengan kisah-kisah kemarin untuk dinikmati di masa tua nanti.
Mungkin kamu merasa lelah, merasa bosan, dan sesekali merasa putus asa, aku tahu kalau akhir-akhir ini kamu sering menarik napas dalam-dalam untuk mengumpulkan tenaga dan semangatmu kembali, karena proses ini tidak singkat dan berjalan lurus. Beberapa kali kamu harus menyisihkan waktu istirahatmu untuk berada di depan layar dan menyelesaikan deadline yang segera hadir di depanmu. Aku kagum dengan semangatmu, walau merangkak dengan terbata-bata, mencari arah dengan meraba-raba, menangis dengan tersedu-sedu, tapi kamu masih bertahan hingga sejauh ini, itu sangat luar biasa.
Aku ingin berterima kasih padamu, karena telah membuatku bangga dengan diri sendiri, andai saja aku bisa berbicara denganmu dan memelukmu dengan erat. Tetapi, itu tidak menjadi masalah, yang terpenting kamu mau menjalani alur ini hingga semua mimpi-mimpi kita telah tercapai.
Aku berpesan; kamu tidak bisa mengubah masa lalu, namun kamu bisa menyusun masa depan dengan melakukan yang terbaik sekarang. Kamu cukup matang untuk meramal masa depan dan terlalu muda untuk mengingat masa lalu.
Sekali lagi, terima kasih banyak ya⦠kamu hebatā¦
Mohammad Tetra Al-Ubaidah