Selalu ada satu hari yang berat, apa yang dilakukan seakan tidak ada yang benar, semua salah, semua tidak semestinya. Ingin mengeluh, namun kemudian sadar bahwa yang lain juga punya masalah. Yang punya masalah bukan cuma dirimu. Benahi diri, dekatkan diri pada Tuhan, minta petunjuk pada yang Maha Memiliki Hidup.
Putus asa dalam menghadapi masalah kehidupan yang ada? Minta petunjuk pada Tuhan.
Diselingkuhi dalam hubungan? Perbaiki diri, introspeksi, minta petunjuk pada Tuhan.
Semua yang dia katakan, selalu kita dengar dan perhatikan. Giliran kita yang bicara, dia dengarkan saja tidak apalagi perhatikan. Minta petunjuk pada Tuhan, harus ditinggalkan atau dipertahankan.
Selalu difitnah orang orang disekitar? Didzolimi? Tidak dihargai? Minta petunjuk pada Tuhan supaya dibukakan pintu hati orang orang disekitar.
Rejeki selalu pas pas an dan kadang hutang kesana kemari untuk memenuhi hidup? Ingat ingat lagi sudah sedekah atau belum kemudian minta petunjuk pada Tuhan.
Uang banyak harta melimpah ruah tapi tidak merasa bahagia dan banyak masalah? Perbaiki diri, perbaiki harta, sudahkan dibelanjakan untuk hal yang benar, minta petunjuk pada Tuhan.
Ga perlu curhat kesana kemari, semua semua minta tolong sama sang Maha Pencipta. Semua semua cerita pada sang Maha Pendengar. Semua semua mengadu pada sang Maha Memiliki Hidup. Semua semua minta petunjuk hanya pada Sang Penyayang.
Mungkin tidak semudah yang dituliskan diatas. Dan mungkin juga saya belum sampai pada poin dimana semua semua saya sampaikan pada Tuhan, tapi tulisan ini menjadi notifikasi dan reminder kepada saya pribadi untuk selalu mengingat Tuhan. Dimanapun dan kapanpun.
Bahagia, ingat Tuhan. Sedih dan kecewa, ingat Tuhan. Kalo ini sih pasti, kebanyakan orang kan mengadu pada sang Maha Memiliki Hidup disaat saat sedih kecewa dan merana. Sehat, ingat Tuhan. Sakit, ingat Tuhan. Mau berbuat baik, ingat bahwa saya melakukan perbuatan baik hanya karena Tuhan. Mau berbuat dosa, ingat Tuhan supaya tidak jadi melakukan dosa. Sedang banyak uang, ingat Tuhan karena Tuhanlah sang Maha Pemberi Rezeki. Sedang tidak punya uang, ingat Tuhan karena rejeki sudah Tuhan atur sedemikian rupa.
Biasakan minta petunjuk aja sama Tuhan, apakah yang dilakukan sudah betul atau belum. Apakah jalan yang ditempuh sudah lurus atau masih melenceng dari jalan yang seharusnya. Apakah seharusnya begini, apakah seharusnya begitu. Selalu jadikan Tuhan nomor satu, sebelum ceritakan pada orangtua dan keluarga, ceritakan dulu pada Tuhan, minta petunjuk pada Tuhan. Jadikan Tuhan-Mu prioritas. Bukannya cerita pada orangtua dan keluarga atau pasangan dulu, kemudian baru curhat sama Tuhan. Karena yang bisa membantu menyelesaikan masalah, cuma Tuhan. Atas petunjuk-Nya lah kita bisa mengambil keputusan. Mungkin melalui keluarga, saudara, teman atau pasangan, tapi itu pasti atas kehendak Tuhan-Mu kan?
Dan selalu pahami, bahwa apapun yang terjadi dalam hidup adalah kehendak Tuhan, kemauan Tuhan. Sudah digariskan atau ditakdirkan seperti itu. Pasti maksudnya baik. Meski mungkin beberapa diantaranya melalui proses yang membuat sedih. Itu teguran Tuhan, karena Tuhan ingin kita kembali kepada-Nya. Bersujud dan menumpahkan airmata. Baik atau buruknya suatu kejadian, pasti ada hikmah dibaliknya. Tinggal minta petunjuk saja pada Tuhan. Pokoknya Tuhan dulu, Tuhan lagi, Tuhan terus, Tuhan melulu.