“Carilah bahagia didalam rimba dan belukar, di lurah dan di bukit, di kebun dan di kayu-kayu, di daun yang hijau dan bunga yang mekar, di danau dan sungai yang mengalir, carilah bahagia pada sang surya yang terbit pagi dan terbenam sore. Pada awan yang sedang berarak dan berkumpul, pada burung burung yang sedang hinngap dan sedang terbang, pada bintang-bintang yang sedang berkelap kelip dan yang tetap di tempatnya. Carilah bahagia di kebun bunga dekat rumahmu, dibandarnya yang baru dibikin, di barisan tanamannya yang baru diatur. Carilah di pinggir sungai sambil bermenung, di puncak bukit yang didaki dengan payah, kedalam lurah yang dituruni, carilah ketika mendengarkan aliran air tengah malam. Pada bunyi angin sepoi sepoi basah, pada persentuhan daun kayu ketika hendak larut. Pada bunyi jangkrik tengah malam dan bunyi katak di tengah sawah. Dalam semua yang saya sebutkan itu, tersimpan kebahagian sejati. Yang indah, mulia, murni yang menyuruh faham menjalar, menyuruh perasaan menjalar dalam keindahan. Menghidupkan hati yang sudah mati, mendatangkan ketentraman yang sejati dalam lapangan hayat." *Dikutip dari buku “Tasauf Modern”, halaman pertama. *Hasil foto sendiri dengan kontribusi team survey dari kantor 😅 *Lokasi pada suatu daerah di Prov. Sumatera Selatan dan Prov. Bengkulu











