Hai.
Sapaku terhadap orang dalam cermin, sambil melapalkan mantra, kamu baik-baik saja.
occasionally subtle
Cosimo Galluzzi
Peter Solarz

Origami Around
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available

JVL

izzy's playlists!
Misplaced Lens Cap
🪼
Mike Driver
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Not today Justin
taylor price

Discoholic 🪩

@theartofmadeline
styofa doing anything

blake kathryn

No title available
Alisa U Zemlji Chuda
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Mexico
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Tunisia
seen from Ecuador
seen from Belarus

seen from United States
seen from Saudi Arabia

seen from Singapore
seen from Pakistan

seen from United Kingdom
seen from France
@tujiya
Hai.
Sapaku terhadap orang dalam cermin, sambil melapalkan mantra, kamu baik-baik saja.
Judging.
You know before you saw
You was decide before you think
All be better
Or
Bad forever.
Kembali. Sekedar menemui rindu. Sajak kita telah hilang, pun tentang kita. Selamat hujan di bulan Juni.
a.k.a bahagia
Apa kabar dinding?
Sudah lama tak terdengar kabar perjalanan aksara
Sepikah di hadapanmu atau rumahmu sedang kosong?
Semoga kau tak pernah menangis meski begitu
Disini sedang hujan
Tapi tak ada petir, sungguh.
Hanya sedikit angin yang menyelusup dibalik kain
Dan tak perlu dikhawatirkan lagi
Karena disampingku ada yang lebih hangat dari sekedar kain
Tubuhku pun selalu ramai dengan dua detak
Aku kemari untuk mengatakan aku kembali
Barangkali ini istirahat yang terlalu singkat
Tapi kepalaku sedang penuh
Iya, penuh kebahagiaan.
Ada kalanya di keheningan malam hanya untuk mendengar detak jam, lalu bunyinya menghilang di balik isak tangis sendu.
Beberapa kekhawatiran mampu kau hilangkan dengan kepercayaan, percaya bahwa Tuhan selalu merencanakan yang terbaik.
Agar tak hanya berkata tanpa berkaca, baiknya lagi kita bisa saling mengingatkan juga bukan.
Kita harus mulai dengan awal yang lebih baik, dan tetap istiqomah.
Kau lebih tahu akan memperjuangkan dan mempertahankanku atau tidak. Aku mendoakanmu, dan itu kekuatanku yang paling kuat.
Percaya saja, Tuhan tak pernah menciptakan manusia untuk terjatuh atas masalah-masalah yang diberikan.. ia ajarkan sebuah kelahiran. Menumbuhkan sesuatu yang baru, ya.. sesuatu itu bisa menuju positif atau negatif sesuai yang kita inginkan. Juga kematian, ya.. yang kita kubur pun bisa hal yang positif atau negatif. Sekarang tergantung.. kita ingin menuju ke arah yang mana. Teruslah perbaiki diri.
Tidak ada yang rumit, kadang otak selalu berpikir yang tak seharusnya, seperti sepagi ini mengurus porsi kebahagiaan orang lain misalnya.
Ada beberapa hal yang tidak perlu kau pikirkan berlama-lama.. ketika seseorang mulai membandingkan, lalu kau merasa terpuruk.
Ialah doa : mampu kau peluk lalu benamkan pada muara harapan yang sempat kosong. Mengalir menuju hati yang terkesiap dengan sentuhan embun nama dari langit.. lalu hening ketika malam terganti -- usaha usaha terjabarkan pagi -- siang memuaikan janji, lalu senja mengirimkan warnanya menuju rindu.. menyala nyala menunjukkan jalan menuju pulang -- doa kembali pada rumah tuanNya.. menanti nyata🍃
Punggung itu, kelak akan menjadi tempatku menua.
Aku harap itu kamu, mengadzankan sosok yang keluar dari rahimku esok.
Mengapa ketika pemilihan seorang pemimpin harus ada 'debat' umum di hadapan media? Padahal jelas-jelas Allah memerintahkan untuk menghindari sebuah perdebatan karena lebih banyak mudharatnya. Demokrasi? Bukankah tetap kita harus memilah yang baik dalam kehidupan, tidak menyadur segalanya.. apalagi perihal pendidikan.
Self reminder
Pagi selalu asik dengan puisi para burung, segelas embun dan sepiring ingatan tentangmu.