kita sudah sampai disini, tolong jangan kecewakan lagi.
Not today Justin
Today's Document

Discoholic 🪩
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
art blog(derogatory)
macklin celebrini has autism
🩵 avery cochrane 🩵
RMH

pixel skylines
taylor price
Claire Keane
Phantogram Three
Fieri Frames

Jar Jar Binks Fan Club

No title available

No title available
$LAYYYTER
Cookie Run:Kingdom Official!
The Bright Sessions

PR's Tumblrdome
seen from Ukraine

seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from Canada
seen from Israel
seen from Germany
seen from United States
seen from Uruguay

seen from Argentina
seen from Italy

seen from Mexico

seen from Aruba
seen from France

seen from Argentina

seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from Brazil
@tulisantidakjadi
kita sudah sampai disini, tolong jangan kecewakan lagi.
akun ini sepertinya akan ku biarkan kosong lebih lama. kembali lagi nanti, kalau aku sudah menemukan kembali diriku yang dulu.
jadi, jika di perjalananmu mengais tumblr kau menemukan aku di halaman lain, diamlah. aku akan sangat berterima kasih jika kau pura-pura tidak mengenaliku.
sampai jumpa, siapapun kamu yang mungkin menyempatkan membaca isi tumblr ini, mengikuti atau tidak akun ini.
bahagia selalu🤍
untuk kali ke dua merayakan bersama, terima kasih.
saya hanya tidak ingin mendengar suara-suara aneh yang ribut di kepala dan terdengar nyata di telinga. itu saja.
tidak ada yang bisa membuat laki-laki menetap, meskipun kita (perempuan) sudah memberikan segalanya. ia akan menetap jika ia ingin.
———
kau pasti ingat bahwa aku selalu mengatakan, “aku tidak pernah berharap kau berubah, karena bukan kuasa ku untuk itu. pun kau tahu, aku tidak pernah menggantungkan bahagia ku padamu, ada atau tidak ada kamu pun aku bahagia”
jadi, begitu juga kamu. jangan pernah menggantungkan bahagia padaku. kelak, kalau kau merasa sudah tidak ingin bersama, dan ingin beranjak, maka pergilah. meskipun nantinya kau meninggalkan luka, tapi kau faham betul bahwa aku tidak akan pernah menghina keputusan apapun dalam hidup seseorang.
dan kau juga pasti tau, aku sudah memaafkanmu jauh sebelum luka itu kau ciptakan.
Menjauhkan Tujuanku
Aku tak tahu, jika mengejarmu ternyata menjauhkanku dari tujuanku. Masa muda yang penuh semangat tapi minim kehati-hatian, telah menciptakan perasaan bersalah pada diriku sendiri dan hal-hal besar yang pernah aku tulis. Aku mengejarmu tak mengenal waktu dengan penuh keyakinan, tapi aku mengabaikan upayaku untuk mengejar mimpi-mimpi yang seharusnya kuhidupi. Hingga waktu berlalu begitu cepat. Aku menemukan diriku sendiri tidak menjadi apa-apa. Mimpi-mimpi yang telah usang karena menanti diwujudkan. Semangat yang semakin kecil karena usia yang telah beranjak. Teman-teman yang semakin sedikit karena mereka sudah menghidupi impiannya masing-masing. Aku menyesal karena mengabaikan semua nasihat yang pernah kudengar. Kututup telingaku, ku katakan pada mereka bahwa akulah yang paling mengerti tentang hidupku. Aku lupa, bahwa mereka menasihatku bukan karena mereka adalah yang paling mengerti akan hidupmu, tapi karena mereka peduli.
Kini, mereka tidak peduli. Seperti saat aku tak peduli dengan mimpi-mimpiku dulu.Â
Tak ada yang kudapatkan. Waktu beranjak. Dan aku harus bekerja jauh lebih keras karena telah membuang sia-sia waktu yang kumiliki untuk mengejarmu. Kukira kita akan berjodoh, tapi tidak. ©kurniawangunadi
As soon as healing takes place, go out and heal someone else.
— Maya Angelou
Wanita dan Kekhawatirannya
Ibuku bilang tiap wanita akan dihadapkan dengan apa yang ia takutkan, entah menunggu penantian siapa yang akan datang, entah pada mengidamkan seorang buah hati yang tidak kunjung datang, ada pula yang terlalu gelisah pada karir dan masa depan. Wajar kok, laki-laki juga sama. Tapi setidaknya, bagi wanita yang beriman ia akan tau pada siapa harus meletakkan keluh kesah dan kekhawatirannya, tidak berlarut dan mengumbarkan kegelisahan pada sembarang orang atau dunia sosialnya. Yang kurang dari wanita hanya kurang sujud dalam sholatnya, menangis dalam sepertiga malamnya, dan bakti pada ibu ayahnya.
Sebab rembulan tidak selamanya purnama, akan ada waktunya malam gelap dan pekat, menjadikan setiap wanita mengharapkan cahaya terang dari sang pemilik rembulan. Adanya ujian dan kekhawatiran agar wanita semakin dekat dengan Tuhannya, bukan malah dekat dengan semua manusia di dunia maya. Sebab solusi bukan datang dari sesama kita, tapi dari-Nya.
Wanita dan kekhawatirannya itu unik dan ajaib, sebagaimana hati mereka yang mudah berbolak balik, tidak menentu dan mudah goyah meski dengan angin kecil. Semakin ia menunduk akan semakin kencang pegangannya, semakin ia menjaga dirinya dan hatinya akan semakin kuat pondasinya.
Begitulah ibuku bilang dalam percakapan kecil dan celetukan tanpa sengajanya sore ini. Semoga Allah jaga setiap wanita yang menjaga harga dirinya.
@jndmmsyhd
Aku hanyalah pendosa yang tak pernah lelap sebagai masa lalu, kini, dan nanti yang selalu nyaris mati konyol atas nama surga dunia
Sebentar lagi bedug subuh akan ditabuh sementara di mataku, jalan mimpi seakan telah tertutup ke mana lagi aku harus mencari hidup?
Dari kejauhan, lamat-lamat Sholawat Nariyah berjejal di telinga tanpa sadar, bibir ini mendengungkan syairnya bersama beberapa baris kasrah Nur Muhammad yang selalu menyala
Setiap tetes air mata yang jatuh dari sudut bola mataku aku memunguti potongan munajatMu;
“Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat Beliau, setiap kedipan mata dan hembusan napas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu.”
tidak, saya bukan korban jika dilihat dari sisi kanan. pun, saya juga korban jika dilihat dari sisi kiri.
iya, saya seperti koin dengan dua sisi berbeda.
pertama kenal orang ini, first impressionnya ga bagus karena ngeliat wajahnya jutek banget (efek nggak keliatan orang karena minus matanya tinggi). terus dikenalin, janjian ketemu untuk kerjaan berakhir dengan curhat. selanjutnya, engga bisa dipisah.
salah satu rejeki yang kadang lupa untuk disyukuri, diberikannya orang-orang baik yang selalu bisa support dalam keadaan apapun.
——————
perjalanan menuju angka 24 sangat sulit, bahkan aku kehilangan diriku sendiri yang tidak disadari oleh orang lain. benar-benar tahun terberat, lebih berat dari tahun pertama kali memikirkan suic*de. entah berapa banyak kata su*cide yang terpikirkan dalam perjalanan ke 24 ini, entah berapa banyak luka yang sengaja diciptain untuk ngehilangin luka lain yang ternyata sama berbekasnya, jangan ditanya perihal air mata yang setiap malam mengalir, ketakutan untuk tidur, keributan dikepala, dan hal-hal yang mungkin kalau diceritakan tidak akan masuk di akal.
bersyukur dipertemukan dengan orang-orang yang sangat supportif dalam proses penyembuhan ini, meskipun tetap terseok-seok, setidaknya selalu ada tangan yang siap merangkul untuk sedikit menguatkan.
terima kasih, dan maaf :)
at this point i don’t feel like i’m waiting for somebody to walk into my life or to come back. i feeling like i'm waiting for myself. or maybe i'm waiting for the day where i’m able to let me be myself without shame.Â
tau kalau pola pikirku tidak sama dengan yang lain, dan seringnya punya pendapat yang berbeda dari orang kebanyakan, jadi lebih baik sadar diri untuk lebih banyak diam.
The fact that I'm silent doesn't mean I have nothing to say.
— Jonathan Carroll
Menetap bukan cuma soal rasa nyaman, tapi juga kemampuan untuk bertahan. Bertahan dalam ujian. Bertahan dari godaan.
—Taufik Aulia
Semua orang lagi berjuang. Yang dia lakukan mungkin pilihan terbaik menurutnya, sekarang. Selama halal, kenapa dipermasalahkan?
Kalau kita ngga bisa ngedukung, minimal doakan. Ngga usah ngeremehin dengan prasangka asal-asalan.
dalam situasi sulit seperti sekarang, selain pakai masker di wajah, kita juga perlu selalu pakai empati saat melihat orang lain.