Kawaii Snacks
Credit:
Apricot Mayor on Insta
YOU ARE THE REASON

祝日 / Permanent Vacation
Show & Tell
No title available
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
I'd rather be in outer space 🛸
TVSTRANGERTHINGS

Origami Around
No title available

No title available

roma★

izzy's playlists!
One Nice Bug Per Day
taylor price
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
trying on a metaphor
Lint Roller? I Barely Know Her

Discoholic 🪩
Game of Thrones Daily

@theartofmadeline
seen from United States
seen from Belarus
seen from Czechia

seen from Brazil
seen from South Korea
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Maldives
seen from United States

seen from United States

seen from Australia

seen from Italy
seen from Indonesia

seen from United States

seen from Italy

seen from United States

seen from New Zealand
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
@192400
Kawaii Snacks
Credit:
Apricot Mayor on Insta
#2
Jika suatu saat nanti kau ingin dengarkan ceritaku.
Jangan pernah memintanya dariku.
Mintalah kepada Tuhanku.
Disana aku bercerita tentang ku denganmu.
Tentang hidup yang ku jalani.
Jangan meminta cerita itu padaku, mendekatlah kepada Tuhan mu.
Senantiasa Ia akan memberimu beribu makna.
- peri mencoba menunjukkan arah
Mereka menyukaimu karena tampangmu. Aku menyukaimu karena pemikiranmu. Wajah akan menua, tapi otak akan mematang.
Mereka marah jika chat -nya tak terbalas. Aku malah bersyukur kau bukan orang yang kecanduan bermain gadget. Berbincang sambil bertatapan selalu lebih baik.
Mereka ingin merantaimu. Aku ingin terbang bersamamu. Karena 'rasa' hanya mengikat tanpa pernah mengekang.
Mereka membencimu karena kau berbeda. Aku akan membencimu jika kau berusaha untuk menyeragamkan dirimu. Kau unik seperti ini. Tak perlu berubah untuk disenangi.
Mereka berusaha mengejarmu mati-matian. Aku berusaha berjalan disebelahmu. Bagaimana bisa berpegangan tangan kalau tidak bersampingan?
Mereka kesal karena kau terlalu sibuk. Aku senang kau berusaha mengejar mimpimu. Karena mimpi adalah segalanya, melebihi rasa dua anak manusia.
Mereka berdoa agar bisa bersamamu. Aku berdoa agar kau selalu bahagia. Dan doaku selanjutnya adalah : semoga aku ada didalam skema kebahagiaanmu.
Aku rindu sosokmu yang memberitahuku bahwa cinta terpendam adalah bahasa keheningan dengan hati yang saling menggenggam. Jadi, apakah salah jika selalu saja namamu yang terukir, meski rasa ini tanpa nama, tanpa sebab, tanpa mula, tanpa akhir?
Lambat laun kusadari, beberapa rindu memang harus sembunyi-sembunyi. Bukan untuk disampaikan, hanya untuk dikirimkan lewat doa. Beberapa rasa memang harus dibiarkan menjadi rahasia. Bukan untuk diutarakan, hanya untuk disyukuri keberadaannya.
Fiersa besari
I'm done.
Demi hujan dan senja, Aku masih saja menunggumu Dalam rindu penuh beku, Ternyata kau sama sekali tak mengunjungiku
tak bisakah rinduku terbalas olehmu? Sekali saja, apakah kau tak mampu?
1924.
Jadi gini ya rasanya, Memendam rindu yang kian menumpuk namun tiada usaha untuk mengambil keputusan saling memberi rindu tsb. Atau mungkin lebih tepatnya menginginkan sebuah pertemuan, walaupun aku tau pertemuan itu ga akan mungkin berlangsung lama. Mungkin saja hanya sekali. Itu juga kalau terjadi. Namun yang dipermasalahkan bukan tentang pertemuan, melainkan pengakuan. Pengakuan rindu yang kian menjadi jadi, hingga terkadang membuat aku lemah dalam semua hal. Kau percaya tidak? Setiap malam menjelang semakin rindu ini kian mengguncang. Sungguh, ternyata aku rindu. Rindu padamu namun aku tak mampu. Aku tak mampu mengaku kepadamu. Menyapamu saja sangat sulit bagiku. Apalagi mengaku bahwa selama ini aku rindu padamu? Tidak, aku tidak menginginkan bahwa keputusanmu semakin membimbangkan otakmu. Biarlah sesekali rindu ini ku pendam, walaupun sebenarnya berulangkali ku simpan.
-1924
[Aku, Kau dan Dia] Hai, ini aku Sedang berdiri sendiri menantimu, Menunggu kehadiranmu, Berusaha mengisi hatimu, Yang takkan pernah kau beri padaku. Jangan salahkan hati ini Aku tak tahu jika akhirnya begini. Dan kau, Yang selalu menunggunya Terus menyanjungnya Tanpa sadar melukai yang lain. Tatapanmu padanya yang penuh kasih, Ingatkah kau pernah melakukan hal serupa padaku? Dia, Orang yang selalu kau nantikan Yang selalu kau dambakan Apakah dia tahu itu? Kuduga tidak. Hanya menyia-nyiakan cintamu, Membiarkannya seperti angin lalu. -P. (Bandung, 12 Maret 2016)
Kalau rindu bilang ya, jangan dipendam☺
- soalnya aku juga rindu, dan aku butuh ruang untuk menuang rinduku ini. Tepat di hatimu saja, bukan yang lain.
Malam ini hujan, Deras. Sederas rinduku yang kian menerjang Rindu yang tak pernah terbalas Rindu yang tiada kau sadari Perihalnya aku menulis kata ini Namun tetap saja, Kau tak mampu mengetahui Sungguh, aku cuma rindu, itu saja. Lantas bagaimana denganmu? Ah, mungkin saja tidak Karena aku tau Kini kau sedang merindukannya Sekarang, esok, atau bahkan seterusnya
-1924
Aku ingin berhenti. Perihal semua tentangmu, ingin sekali ku kenang saja dilubuk hati Tak peduli sakitnya kenangan yang kita jalani Sebodoh apapun dulu kau membentuk jiwaku ini Aku ingin tetap berdiri Menunggumu tuk mengakhiri Melihatmu dengannya kesana kemari Rasanya seperti aku sedang menonton kartun favoritku sendiri Sungguh, mati rasaku ingin ku akhiri Disini, tanpa kau sadari.
1924
Aku tidak sakit maupun demam Namun, aku hancur
Adalah pencinta kopi yang selalu bergemang bahwa cinta tak harus memiliki
1924
Tidakkah kau renungkan bahwa segala cobaan dan masalah yang terjadi dalam hidup hingga memaksa kita untuk meneteskan air mata adalah suatu pertanda.
-ketika Tuhan jatuh cinta
Aku rindu, itu saja.
Perlu diingat, gak semua cewe "cantik" itu bangsat
-1924