Padang Ilalang
Barangkali dia tetaplah seorang gadis kecil yang kesepian
Setiap hari dia berlari melewati pintu rumahnya
Berharap kau sudah berdiri disana
Dengan senyum yang sama
Di sebuah padang ilalang hampa,
yang tadinya tak berarti apa-apa
Pada awalnya kau tak berniat kesana
Kemudian kau melihat gadis itu,
sendirian bersama imajinasi-imajinasi miliknya
Kau datang hingga jadi kebiasaan
Bersamanya kau berjanji menjaga,
Aku juga tak tau kenapa
Tetapi setelahnya,
Kau mati memenuhi janji untuknya
Dia bisa apa melihatmu tak berdaya
Jangan kau tanya lagi bagaimana ia
Segalanya runtuh tak bersisa
Hidup dan hatinya
Gadis itu menyanyangimu,
sungguh-sungguh ya


















