Kakiku gemetar lantaran panggung kecilku kini dipenuhi oleh ribuan penonton. Getar tersebut lantas tersalur bak setrum ke kepalaku. Aku yakin pipiku kini memerah. Aku memejamkan mataku. Kakiku pelan-pelan bergerak mengikuti irama musik. Lama-kelamaan tubuhku terasa ringan. Ribuan penonton kini bagaikan musik yang mengalun. Mata-mata mereka layaknya mataku. Rasa kepercayaan diriku makin meningkat.
Ayo, tetap menari!












