waktu yang mengakhirimu
alkisah ada seorang raja bernama king maulana kafin al-salim XII yang memiliki 2 penasihat. yaitu akal dan nafsu. ia memiliki musuh besar yang sangat kuat yaitu waktu.
king salim memerintah kerajaanya yang masih muda dengan labil. sang akal selalu memberitahunya kebenaran, king salim juga sebenarnya senang berbincang dengan akal, ia selalu belajar di sela sela pertarungannya melawan waktu.
suatu hari king salim telah menentukan tujuannya, sang akal telah menunjukan jalannya, ternyata nafsu menganggunya, nafsu memperlihatkan hal hal yang luar biasa menyenangkan untuk dijalani. akal tak mampu membendungnya, memang nafsu ini luar biasa gagasannya, ia menunjukan hal hal yang mungkin belum bisa dilawan akal, maklumlah ketika itu akal masih sangat muda, ia perlu banyak belajar agar bisa dengan mutlak mengalahkan sang nafsu. akhir cerita nafsu selalu mengalahkan sang akal dalam memberi gagasan pada sang raja.
lambat laun, waktu semakin kuat dan dekat mendekati kerajaan king salim yang masih dalam pembangunan. sang akal menyadari itu, namun nafsu menutupi hal itu. pertarungan ini semakin panas dan king salim resah.
ditengah perjuangannya membangun peradaban, king salim menyadari bahwa gagasan sang akal selalu benar, namun entah kenapa keputusan sang nafsu selalu dipilihnya. meski begitu, ia tak berani mengusir sang nafsu dari kerajaannya.
perjuangan king salim terus berlanjut..
semoga king salim bisa melawan sang waktu bersama sang akal yang telah dewasa, dan sang nafsu yang telah ditaklukannya, melawan musuh yang nyata yaitu sang waktu, yang semakin lama semakin kuat..