“Bagaimana bisa aku menyembunyikan senyumku ini, jika kau terus membuatku khawatir dan jatuh cinta di saat yang bersamaan?” (at Dhaka, Bangladesh) https://www.instagram.com/p/B0YXK8fJQ9H/?igshid=n51c3bougt74
Misplaced Lens Cap
occasionally subtle

Origami Around

if i look back, i am lost
taylor price

oozey mess

Kaledo Art

roma★
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
todays bird
Cosimo Galluzzi
Game of Thrones Daily
Show & Tell

tannertan36

#extradirty
ojovivo
Peter Solarz
Keni
will byers stan first human second

seen from United States

seen from Venezuela
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Israel

seen from Sweden

seen from Switzerland

seen from Liechtenstein

seen from Singapore

seen from Ecuador
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@akbarnashar
“Bagaimana bisa aku menyembunyikan senyumku ini, jika kau terus membuatku khawatir dan jatuh cinta di saat yang bersamaan?” (at Dhaka, Bangladesh) https://www.instagram.com/p/B0YXK8fJQ9H/?igshid=n51c3bougt74
“Oh, yang itu.” (at Somalia,East Afrika) https://www.instagram.com/p/BzNmlvRJsWH/?igshid=13x2egn1doby2
“Nanti kuceritakan kau tentang seorang wanita yang kehilangan dirinya.” (at Malang) https://www.instagram.com/p/Byz7DRoJuMP/?igshid=auctksm3lb2s
Sempurna itu apa, sih? (at Bandung) https://www.instagram.com/p/BysLXz8pljt/?igshid=j02n9100xohz
Manusia dewasa tak lari ketika ombak datang. Terkesan pasrah namun penuh filosofi. Pernah dengar ungkapan: Pelaut hebat tidak lahir dari laut yang tenang? . Semakin pendek sisa usiamu, pergerakanmu ketika difoto akan semakin sederhana. Ya, kann? Iya saja. Foto diambil dan diedit oleh, Yang Mulia @yudisntira #liburankeluarga #ngliyep #malang (at Malang) https://www.instagram.com/p/BynG45mpodF/?igshid=cuuqkmchfszp
Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Hari Raya Idul Fitri! . Kembali suci versiku tahun ini adalah ketika berfoto dengan pakaian apa adanya; foto tanpa filter; wajah tanpa make up, tapi tidak melanggar nilai-nilai budaya dan agama. . Foto ini diambil sepulang dari rangkaian kegiatan safari politik, (20 Juli 2018 - 14 April 2019) di Subang, Sumedang, dan Majalengka. Pengalaman yang menyenangkan dan memberikan banyak sudut pandang baru soal politik, kehidupan, dan uang. :) . Melalui foto ini, aku ingin, aku tak terlalu sibuk berusaha tampil tanpa celah di hadapan manusia sementara di hadapan Tuhan, tampil semaunya. Ingin dipuji manusia tapi lupa memuji Tuhan. . Karena entah, aku merasa perjalanan menuju Lebaran tahun ini terlalu banyak hal yang membuatku hampa. Memiliki semuanya nyaris membuatku lupa bahwa aku bukan siapa-siapa dan tak punya apa-apa. . Sungguh, menjadi orang yang banyak harta tak terlalu sulit. Menjadi orang yang sederhana dan selalu bersyukur jauh lebih sulit. Dan kita semua tahu, setiap Ramadan kita dipaksa berlatih untuk bisa menjadi manusia yang selalu bersyukur dan tetap pada kesederhanaan. Semoga di Hari Raya ini kita dapat memaknai hidup kita masing-masing. . Sampai bertemu di kehidupan yang lebih baik ke depannya. Mohon maaf lahir dan batin 🙏🏿 (at Kota Malang) https://www.instagram.com/p/ByULK12JwmT/?igshid=43cvy6kl4x9c
“Mau sampai kapan kamu kayak gini? Ibu sudah nunggu di rumah sejak pagi tadi. Pulang sekarang, ya?” Rayuku pada Bandung yang menolak untuk baikan. Sampai selarut ini. (at Bandung) https://www.instagram.com/p/Bx4xpYXJ3SW/?igshid=cvszdfj748wq
Selama masih ada cinta di dalamnya, saya tak akan lupa untuk kembali. (at SDT Krida Nusantara) https://www.instagram.com/p/BxuZCL5gcBb/?igshid=z5ykzj93og8l
Selamat Datang Ramadan! Semoga segala kebaikan Allah turunkan di bulan ini. Semoga seluruh kebahagiaan senantiasa mengiringi. Semoga semua kewajiban bisa dilaksanakan dengan baik. — “Gimana Bukber?” “Hhhuuuhh” (at Surakarta) https://www.instagram.com/p/BxEvapPAVQ-/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1jbmkpb4df3ts
“Bagaimana aku bisa menemukan kebenaran, jika di belakangku masih ada seorang perempuan?” -Miyamoto Musashi — 📷: @ebodzz ps: Kalau dua orang gakpapa. (at Kraton Kasunanan Surakarta) https://www.instagram.com/p/BxADvJmgUrf/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=ag6izu1kr5xp
Sedikitnya saya tahu kenapa banyak dari kita selalu merasa kesulitan mengerjakan skripsi. Setidaknya, banyak dari kita tak terbiasa menggunakan metode berpikir yang sistematis. Dalam teorinya, proses pengambilan kesimpulan adalah dengan menentukan latar belakang masalah, merumuskan masalah, menentukan teori sebagai pisau analisis, kemudian masuk ke pembahasan, barulah kesimpulan. Singkatnya begitu. . Tapi, berapa banyak orang-orang bang*** yg menyebalkan, langsung menarik kesimpulan tanpa tahu latar belakang masalah, tapi tiba-tiba masuk ke poin kesimpulan. . Sadar gak, sih, itu masalah besar buat masyarakat kita, meski nampak remeh? Mengapa nampak remeh? KARENA SKRIPSI LU ORANG CUMA COPY-PASTE DOANG, S***N! Jadi gak paham! Ditambah lagi, karya ilmiah kita tuh gak pernah benar-benar dihargai. Kadang dikilo, kadang dibakar, kadang dimusnahkan gitu aja. Padahal, jauh lebih penting dari sekadar ‘selesai’ dan ‘lulus’, proses membuat skripsi itu mengajarkan banyak hal soal bagaimana cara pakai otak untuk memberikan sudut pandang atau penilaian. . SEHINGGA KALAU MENILAI SESUATU GAK SEKADAR BACA JUDUL BERITA LANGSUNG RETWEET! GAK SEKADAR BACA STORY GEBETAN LAGI GALAU LANGSUNG DM SOSOAN JADI TEMAN CURHAT YANG BAEK! GAK KARENA FOTO PACARNYA DI FEEDS GEBETAN HILANG LANGSUNG MENYIMPULKAN MEREKA PUTUS! Gak gitu!! Heuh! — Gitu. Cukup, ya. Hari buruh adalah hari yang emosional. Harus agak ngegas biar menjiwai. — Info: ‘KITA’ adalah kata ganti untuk saya dan kamu atau kalian. Jadi pesan ini dapat dimengerti, ya, untuk siapa? https://www.instagram.com/p/Bw7HuPdgD32/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=ta1gx512r3h3