Pertanyaan : apakah kan aku habiskan masa tua pergi bertamasya dengan rekan dan kolega, lari dari hiruk pikuk kota, pekerjaan menumpuk, dan pencapaian-pencapaian yg masih terus di kejar. Hanya agar dapat definisi bahagia ? . Pernyataan : aku hanya ingin duduk di beranda rumah kecil di desa yg aku dan kau bangun dengan sisihan penghasilan yg meskipun tak seberapa, tapi tetap tak merasa kekurangan. Setiap datangnya pagi, aku di kursi goyang dari rotan dengan kopi pagiku dan beberapa buku cerita Ditemani kau di sampingku dengan kursi bulat kecil dari kayu Bengkireh, tak lupa teh atau coklat panas kegemaran kau, serta tak ada hentinya bercerita. Dan saling tertawa menampakkan sisa gigi yg di tinggal oleh gigi yg telah tanggal beberapa.








