seen from Australia
seen from China
seen from China
seen from Saudi Arabia
seen from Canada
seen from China
seen from Kazakhstan

seen from Saudi Arabia
seen from China
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Canada
seen from China
seen from Canada
seen from Brazil
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Saudi Arabia
Eren and Mikasa are wearing traditional Bugis-Makassar wedding attire
Ko-fi . Bluesky .
Sampaikan Pada Hayati
Siapa diantara kita yang paling kejam?
Ketika janji saling bertali di persimpang jalan Kau hantar diri ini sebab dunia punya adat Kala itu sorot matamu membuat jiwa yang terusir ini teduh Katamu, kita akan bersama lagi Bukan cuma kita namun semua pohon dan tanah yang kita jejaki Menjadi saksi bisu perjanjian yang saya gigit dengan geraham Siapa diantara kita yang paling kejam?
Ketika ribuan kata rindu tertumpah di seratus surat yang terkirim Lalu hari itu datang surat balasan dari engkau Katamu, hati telah memilih cinta yang lain Seorang pemuda bersayapkan uang, yang jelas muasalnya
Siapa diantara kita yang lebih kejam?
Jauh saya merantau ketanah bapak Mengumpulkan kayu, malamnya menimba ilmu Namun sekali lagi, kau ingatkan saya, dunia punya adat Seorang anak terpisah dari cinta dan kasih, mengembara memikul duka Engkau tinggalkan saya, Hayati
Siapa diantara kita yang lebih kejam?
Engkau bakar janji itu dan terbang tinggi bersamanya yang bersayap uang Dua bulan bahkan saya enggan mengunyah sebutir nasi Tak pernah saya luput seharipun tanpa mengucap namamu sekaligus mengucap syukur engkau adalah ciptaan Tuhan paling indah Ucapanmu memenuhi setiap ruang kepala dan hati saya yang melapuk
Siapa diantara kita yang lebih kejam?
Kau sudahi perjanjian kita yang selalu saya ikat dengan rantai Yang tidak lapuk di hujan, tidak lekang di panas Saya bawa luka besar menggerogoti dada ini ke tanah jawa Saya teruskan hikayat dan sajak ini, agar cinta saya tetap hidup Dan kamu bisa mengabadi, Hayati
Siapa diantara kita yang lebih kejam?
saat perpisahan menamparmu dengan keras Kau kembali pada jiwa lemah ini, mengemis cinta Seakan kemarin, kamu tidak menggenggam belati Maafkan saya Hayati…namun pria pantang memakan sisa
Sudah…Hayati…sudah… Saya ini rapuh
Bersama surat dan sajak ini, tenggelam dalam laut yang dingin, Selamat tinggal Hayati…engkau akan tetap hidup, mengabadi
Kemanapun saya berpijak
3d Interior Design
Call: 0813 5552 1220, Jasa Interior di Makassar, Jasa Interior Rumah, Jasa Interior Kantor, Jasa Interior Apartement, dll.
Zamzam Interior Jl. Krg. Makkawari No. 52, Gowa Sulawesi Selatan
Kita mengira masih punya waktu untuk bersantai, padahal tidak pernah tahu kalau kematian selalu mengintai
jhon_indon
The 99 Dome Mosque In Makassar is one of the grandest mosques in Indonesia, where the mosque is one of the most unique mosques in Indonesia and is the center of Muslim activities in Makassar, the eastern region of Indonesia that can accommodate worship and Islamic activities. Named the 99-dome mosque, because it has 99 domes which were obtained from Asmaul Husna.
@rhubarbspring @talasem
Toraja , groupe ethnique d’origine aborigène. Ils vivent dans les régions montagneuses du sud de Sulawesi. En 1919, ils décident de réunir leurs habitats sur les hautes terres centrales, afin de faciliter la cohésion de groupe et de se prémunir contre les Bugis. Ces derniers habitent dans la région sud-ouest de Sulawesi et tentaient à cette époque de les envahir. Selon les légendes, les ancêtres Toraja seraient arrivés sur l’île par voie maritime, en provenance du sud de la Chine et en passant par le reste de l’Indochine. C’est d’ailleurs pour cela que le toit de leurs maisons possède une forme de bateau. Si autrefois ce peuple vivait dans les montagnes, ils sont désormais regroupés à Tana Toraja, situé à 300 km au nord de Makassar, au sud de Sulawesi. . Toraja, ethnic group of aboriginal origin. They live in the mountainous regions of South Sulawesi. In 1919, they decided to unite their habitats in the central highlands, in order to facilitate group cohesion and to guard against the Bugis. The latter live in the southwestern region of Sulawesi and were trying to invade them at that time. According to legends, the Toraja ancestors arrived on the island by sea, coming from southern China and passing through the rest of Indochina. This is also why the roof of their houses has a boat shape. If once this people lived in the mountains, they are now grouped in Tana Toraja, located 300 km north of Makassar, south of Sulawesi. . #indonesia #indonesie #indonesian #toraja #torajasuperculture #tribute #traveltheworld #travelphotography #travel #travelgram #travelblogger #traveler #traveladdict #voyage #voyageursdumonde #nationalgeographic #naturerey #asie #asia #makassar #sulawesi #world #island #architecture #house #architecturephotography #archi #maison #maisondumonde #culture (à Toraja,Sulawesi Selatan,Indonesia) https://www.instagram.com/p/CpFMyUNsLhm/?igshid=NGJjMDIxMWI=