Ya Allah hamba penuh dengan dosa-dosa, baik yang hamba sadari atau pun tidak. Ampunilah hamba ya Allah, ampunkan segala kesalahan kami. Banyak khilaf, banyak sikap dan rasa yang tidak sepatutnya kami lakukan. Ampunilah kami 🥺🤲🏻🤲🏻
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

izzy's playlists!

No title available

★
Show & Tell
wallacepolsom
h
taylor price
hello vonnie
Lint Roller? I Barely Know Her
Stranger Things

祝日 / Permanent Vacation
$LAYYYTER

⁂
No title available
No title available
KIROKAZE
Sweet Seals For You, Always
Three Goblin Art

Discoholic 🪩

seen from Belarus

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from India

seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Hong Kong SAR China

seen from United States
seen from United States
seen from France

seen from Türkiye

seen from United Kingdom

seen from Germany
@alwaysbegratefulblog
Ya Allah hamba penuh dengan dosa-dosa, baik yang hamba sadari atau pun tidak. Ampunilah hamba ya Allah, ampunkan segala kesalahan kami. Banyak khilaf, banyak sikap dan rasa yang tidak sepatutnya kami lakukan. Ampunilah kami 🥺🤲🏻🤲🏻
Diberikan do'a kebaikan adalah bentuk bahasa cinta terindah
🥹🫶🏻
Because when she loves, she loves hard.
Kata yang pernah aku screenshot beberapa tahun yang lalu. Karna yaa, benar ketika akhirnya aku memutuskan untuk memberikan sebagian ruang untuk jatuh cinta. Maka aku akan benar-benar memberikan perasaan itu padanya.
Perihal itu rasanya rindu menjadi bagian yang ada padanya. Rindu yang mungkin saat ini belum menjadi haknya. Tidak mengapa, karna aku tahu bahwa ia masih tetap disana.
“I hope you fall in love with someone who never lets you fall asleep thinking you’re unwanted.”
— Unknown
Hingga pertemuan kedua itu tiba, I’m excited and little nervous in the same time. But, in my brain I’m just thinking if him still just friend, so yaaa I’m ready to talking with him. Tak terasa percakapan kita cukup panjang di jeda sholat ashar dan sholat Maghrib saja. After we pray, I’m ready to talk about our life plan because before we meet, aku meminta dia untuk membawa life plan-nya, haha I’m sorry because this part very important for me. Aku mecoba melihat bagaimana dia memproyeksikan kehidupannya beberapa tahun kedepan. Meski life plan itu pasti akan dinamis mengikuti perkembangan diri masing-masing, and maybe if we are together life plan pasti akan menyesuaikan kembali.
Dia datang dengan keberanian, meski terlihat agak sedikit gugup mulanya, katanya pun begitu. Namun, hari itu cukup menentukan hubungan kami selanjutnya. Aku cukup nyaman berbincang panjang dan lama dengannya. Dia pun mengatakan hal yang sama. Waktu tak terasa berjalan begitu cepat. Hingga akhirnya kami harus mengakhiri percakapan kita karena sudah malam.
After that, we still chatting on WhatsApp. Hingga pertanyaan demi pertanyaan kami berdua gulirkan. Istikharahku pun semakin kencang dan rutin. Hingga satu bulan lebih berlalu akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan hubungan dengannya.
Aku memintanya untuk datang ke rumah menemui kedua orang tuaku. Dia menyanggupi dengan keberaniannya yang aku tahu pasti mulanya dia gugup. I’m appreciate it. Thank you sayang. Hari itu alhamdulillah berjalan dengan baik-baik saja. Alhamdulillah orang tua ku pun tidak ada gimana-gimana. Mereka support dengan siapapun seseorang yang aku pilih. Because they’re know, aku menentukan sesuatu pasti dengan pertimbangan yang matang. Aku sangat bersyukur alhamdulillah
Aku mau sedikit menceritakan kamu yang datang tanpa aku sadari kedalam hidupku.
Sebelum akhirnya kamu benar-benar hadir, kita hanya sebatas teman kenal saja. Tanpa pernah berinteraksi langsung, hanya sesekali bertemu dan senyum menyapa. I don’t have expectation about you. Kita hanya kenalan saja, karna aku tahu kamu adalah teman dekat dari seseorang yang dulu pernah deketin aku saat jaman putih abu-abu.
Hingga suatu saat beberapa kali kamu reply aku melalui sosial media. Bahkan mem-follow hampir seluruh sosial media ku sampai second account-ku juga. Kamu datang dengan sangat halus. Me-reply sesekali, like postinganku sesekali, sehingga aku tidak punya ekspektasi apapun kalo kamu lagi memperhatikan aku.
Setelah waktu berlalu, akhirnya ada kesempatan saat dia mengetahui memang aku tidak sedang dekat dengan siapapun. Dia datang perlahan, mencoba mencari celah untuk berinteraksi lagi denganku. Aku tetap seperti biasanya, menganggap semua yang datang tanpa ada tujuan jelas ya ‘temen’ aja hehe. Termasuk dia. Dia datang perlahan tapi konsisten. Bersama dua orang pria lainnya yang sama-sama mencoba mendekat. Hingga saat itu tiba, dia mengajakku untuk bertemu. Jujur aku agak gugup, tapi mencoba aku tepiskan. Akhirnya aku mengiyakan dengan ditemani oleh adik sepupuku—Nafis. Pertama kali ketemu langsung diajak muncak ke Pangradinan wkwk. Berawal dari dia bertanya tentang aku yang seneng muncak dan Pangradinan adalah tempat yang ingin aku kunjungi salah satunya.
Disana hanya interaksi biasa, perkenalan sederhana, namun hari itu menjadi awal mula aku lebih mengenalinya. Hingga tiba saatnya dia mengajak aku untuk bertemu kembali. Bertemu dengan alibi ‘badminton bareng’, karna memang kami berdua masing-masing sering badminton. Tapi kondisnya berbeda, sebelum saatnya dia pulang karna memang momentumnya mungkin tepat, akhirnya dia mengungkapkan maksud dan tujuannya kepadaku. Menjelaskan bahwa dia sedang mencari calon istri dan aku adalah kandidatnya. Ya sudah pertemuan yang mulanya mau badminton bareng yang belum aku setujui menjadi pertemuan yang cukup serius.
TBC..
Saat aku tunjukan kamu kepada beberapa orang di sekitarku mereka berkata “cocok”, “lanjutkan”, “auranya bahagia”. Bismillah yaaa sayanggg semoga Allah mudahkan dan mampukan kita sampai hari H itu tiba.
Gemessssssss ❤️
Murid ngajiku tiba-tiba bilang “teteh cantikk” aku melting wkwkw 🤣
Kamu dengan segala tekad yang kamu bawa, akhirnya berani menemui kedua orang tuaku dengan yakin. Aku tahu kamu gugup. Aku tahu kamu khawatir. Tapi akhirnya kamu bisa melewati semua itu. Terima kasih yaa ❤️
Pada akhirnya aku memilihmu untuk ku jadikan seseorang yang akan aku taati seumur hidupku. Namun, karena saat ini masih berproses aku belum mengikatmu pada harapanku. Kita masih menjadi pribadi masing-masing, yang hanya saja sedang mempersiapkan untuk menjadi dua orang yang akan menyatu dengan ikrar yang nantinya disaksikan oleh ribuan pasang mata, malaikat dan Illahi Rabbi.
Karena saat ini aku belum mengikatmu, maka aku lepaskan segala harapku hanya pada Allah. Jika memang kamu yang terbaik yang Allah pilihkan untukku, engkau akan tetap percaya diri. Tapi jika bukan, maka aku yakin Allah akan membimbingku dengan sebaik-baiknya, dengan kasih sayang yang tiada tara.
Aku ingin jadi Ibu yang pintar agar aku bisa menjadi guru di rumah
Kita tidak pernah tahu kesempatan di masa depan seperti apa. Tapi yang aku tahu saat ini aku masih punya banyak kesempatan untuk belajar dan berkarya. Saat ini adalah kesempatan untuk aku bertumbuh dan mencari sebanyak-banyaknya bekal ilmu. Agar kelak saat kondisi apapun yang terjadi dikemudian hari, aku sudah sangat siap mengajarkan banyak hal kepada anak-anakku kelak.
Jika diberikan kesempatan untuk memberikan mereka pendidikan yang baik diluar aku bersyukur. Jika tidak, tidak apa-apa, aku siap belajar dan memberikan pengajaran terbaik untuk mereka kelak.
Berulang kali aku tanyakan hal yang sama, dan dia masih yakin
Aku bermimpi lagi dan hasilnya baik
Malam kemarin aku memimpikannya, dengan segala keterbatasan ilmuku, aku menarik sedikit kesimpulan baik. Bahwa niat kami baik, dan Allah ingatkan kami untuk berjalan terus dalam cara dan niat yang baik pula. Agar senantiasa tujuan baik ini menghantarkan pada ridha Allah.