Tidak menyangka aku akan menjomblo di kepala tiga, aku kira takdirku akan berakhir seperti manusia normal lainnya. Bertemu pasangan diusia dua puluhan menikah dan memiliki anak yang menggemaskan. Ternyata Tuhan punya rencana lain. Aku masih sendiri disaat teman-teman seusiaku sudah beranak pinak, atau beberapa sudah menikah untuk kedua kali. Dan aku masih saja sendiri.
Jujur saja kadang aku bertanya pada diriku sendiri, apakah aku tidak cukup menarik untuk didekati. Atau akunya memang yang bermasalah? Terkadang pikiran buruk dan jahat suka datang terus bikin neting sama yang bikin skenario hidup. Padahal harusnya ga boleh gitu kan, masa nyalahin Allah dan khawatir.
Begitulah lika-liku hidup kita ga pernah tahu masa depan mana yang datang terlebih dahulu.












