Tanah Borneo yang sejuta akan keindahan dan Cerita menariknya. Terimakasih Sang penepat janji untuk segala-galanya dalam perjalanan hidup ini dan masih akan terus berharap untuk janji-janji yang luar biasa nantinya.
Bismillah (00000FT)

Kiana Khansmith
The Stonewall Inn

Love Begins

oozey mess
No title available
Mike Driver

#extradirty
Monterey Bay Aquarium

blake kathryn

titsay
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
official daine visual archive

No title available
occasionally subtle

ellievsbear

bliss lane

★

Origami Around
Game of Thrones Daily
Xuebing Du
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from India
seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Brazil

seen from South Korea
seen from Singapore
@andrehanafi
Tanah Borneo yang sejuta akan keindahan dan Cerita menariknya. Terimakasih Sang penepat janji untuk segala-galanya dalam perjalanan hidup ini dan masih akan terus berharap untuk janji-janji yang luar biasa nantinya.
Bismillah (00000FT)
Sudut Pandang
Kita hanya sebagian kecil dari kegelisahan yang kita ciptakan, selebihnya Allah sudah menganugerahkan karunia berupa rezeki yang mengalir dalam banyak rupa.
Kesehatan, akses pendidikan, anggota tubuh yang lengkap, keluarga yang utuh, dan semua hal yang selama ini kehilangan perhatian. Kita sibuk memikirkan hal-hal yang sebenarnya kecil, sesuatu yang belum terjadi, bahkan membayangkan masa depan yang kita sendiri tidak tahu.
Kegelisahan kita diciptakan oleh hal-hal yang selama ini tidak kita miliki. Dan untuk apa memikirkan apa yang tidak kita miliki? Sementara kita memiliki begitu banyak hal yang layak untuk disyukuri.
©kurniawangunadi
Sikap Manusia itu ibarat peribahasa -Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat-
Jumuah
Karna KELUARGA yang paham dan selalu mengerti dengan KITA. punya 3 kakak wanita yang selalu mengerti bersyukur banget. Karna itu ana jarang main keluar dan berkenalan sama wanita. Karna dalam KELUARGA merasa tercukupi dan 5 kakak lelaki yang begitu mengayomi adik-adiknya. Bagiku KELUARGA wadah pembelajaran yang luar biasa. Apalagi anggota nya banyak, bukan kah nikmat? Haha
Ana banyak salah dan dosanya. Maka dari itu Allah masih memanjangkan umur ini.
Maaf buat sahabat-sahabat semua
Menikmati malam dengan sang pemilik hati sungguh lebih nikmat. jika dengan penitip hati, Kecewa yang engkau dapat.
-adem
Sabar,sabar dan bersabarlah. Hingga akhirnya paham makna diam dalam doa mu.
- bismillah
Meninggalkan Menjadi Lebih Baik
Islam benar-benar tidak melihat kita yang dulu seperti apa. Islam melihat kita yang sekarang. Karna setiap manusia tidak akan pernah luput dari yang namanya salah. Rasul bersabda “sebaik-baiknya anak cucu adam, pasti pernah berbuat salah. Dan sebaik-baiknya yakni ia yang bertaubat”. Apa yang kita lakukan sekarang untuk bekal kita di akhirat yang akan datang. Yang dulu-dulu biarlah berlalu, ketika kita benar-benar mempertaruhkan diri kita untuk menjadi insan yang lebih baik. Maka, setidaknya akan banyak perubahan-perubahan yang akan kita alami. 1. Mungkin secara lisan kita akan lebih menjaga ucapan kita. 2. Dari segi penampilan, yang dulu kita belum mengenal baju koko kini kita menggunakan baju koko. 3. Yang dulu kita belum ikut pengajian, kini kita mulai belajar ngaji dan kajian. Namun, hal yang akan kita alami di kehidupan sosial adalah : 1. Kita akan menjadi beda di komiditas kita. Bisa jadi, akan ada ucapan “kamu kan dulu kayak gini juga, ayola” 2. Kita akan menjadi pembicaraan orang bahwa si fulan telah mengikuti ajaran yang sesat. Si fulan telah meninggalkan kita. 3. Bahkan kita akan berpisah dengan orang-orang yang dulu pernah kita cintai dengan hijrah nya kita. Padahal sejatinya, Meninggalkan apa yang kita lakukan dahulu semata-mata meninggalkan agar kita menjadi insan yang lebi baik. Allah menjamin semua apa-apa yang telah di anjurkannya. Dan ketika kita memegang al quran dan sunnah maka akan ibarat seperti memegang bara api. Itu yang disampaikan rasul kepada kita “engkau akan menemui suatu zaman, jika engkau berpegang teguh pada agamy dan sunnah. Maka ibarat megenggam bara api”. Maka jika suatu komoditas kita mengatakan, kamu berubah ya, kamu alim ya sekarang, maka sampaikanlah. IYA INILAH AKU YANG SEKARANG.
Lebih seminggu ini sebagai manusia NOMADEN. ternyata benar, setiap perjalanan jika dinikmati dan dilalui dengan tujuan yang jelas akan berasa NIKMAT.
Semangat
A’ cinta seseorang karena Allah menurut aa’ gimana? haruskah rasa suka itu dipendam saja atau harus diungkapkan ? Kalau menurut aa’ pacaran haram atau engga?
Wah, langsung buat komitmen non dan langsung tentukan aja waktunya :)
assalamualaikum, Lagi sibuk apa kak sekarang? Masih sering ngisi seminar atau sudah sepenuhnya off?
waalaikumsalam arahmatullahi wabarakatuh. Sibuk apa yaa .... Alhamdulillah ada sedikit kerjaan non dan masih nyari kerja yang sesuai dengan yang diinginkan. Alhamdulillah masih non.
Dulu aja sempat berpikir bahwa “apa sih gunanya muncak”, “lah, muncak kan yang didapat capek aja”. Mungkin hal ini yang terpikiran bagi setiap orang yang melihat para penikmat alam. Tapi,setelah saya rasakan ternyata argumen itu hanya sebuah kata-kata NEGATIF yang terlahir dalama pikiran saya. Sama halnya dengan kita memberikan statement kepada seorang yang memiliki hobi-hobi aneh tanpa kita rasakan apa yang mereka lakukan dengan hobinya tersebut. Saya bukanlah orang yang hobi ataupun penggemar pendakian. Tapi, mentadaburi alam emang sangat luarbiasa dan alam itu nyatanya benar-benar HIDUP. -Pendakian yang ke 4 -Gunung yang ke 3
Assalamu'alaikum, kak. Alhamdulillah tulisan-tulisan kakak hampir selalu menyebar manfaat dan dampak positif ya kak, semoga Allah (SWT) menambah ilmunya kakak dan semakin berkah. Dimudahkan segala urusannya ya kak. Dan lekas dapat gelar ST dengan keberkahan, hehe. Jangan berhenti memberi manfaat ya kak. Salam.
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Amin allahuma amin. Btw, udah jarang nulis dan jarang banget sekarang. Semoga kamu juga di mudahkan segala urusannya.
Alhamdulillah udh non, semoga segera bisa lanjut . Amin allahuma mustajab.
Pernah suka sama orang tapi didunia maya atau kenal lewat dunia maya seperti instagram, twitter, atau facebook kemudian suka sama orang itu?
Kayaknya suka itu anugrah yang ada pada setiap manusia non.
Bahagia itu sederhana, sederhana kata ini “pulang aja dulu dek “
-KakakBeradikYangAkur
Assalamualaikum. Maaf mas, saya ingin bertanya kira2 menurut mas gimana ya cara seorang akhwat yg sudah siap menikah, telah menemukan org yg dikehendaki, namun bingung bagaimana cara untuk mengajak taaruf . Terlebih lagi jika seseorang yang dikehendakinya, mereka sama sekali tidak saling mengenal. Dan apakah mas sbg laki-laki merasa ilfeel/risih jika ada seorang akhwat yg berniat taaruf dgn antum? Terimakasih banyak apabila berkenan menjawab.
Waalaikumsalam warahmatulahi wabarakatuh.
wah, saya jadi ingat kisah teman saya sendiri. kebetulan dia follow tumblr saya haha. semoga dia baca dan menceritakan kisah inspiratih dia di tumblr. kayaknya sih udh ampe part 5 di IG dia. coba kepoiin aja non (berharap teman saya komen dan yang komen itu kasih saran).
Setau saya sih, ya WHY NOT? ya kenapa harus ilfeel non. alangkah baiknya kamu menyampaikan kepada orang yang dapat kamu percayai (guru ngaji, kakak, atau adek) sehingga niat baik kamu bisa tersampaikan dengan baik ke pria tersebut.
Assalamu'alaikum ka. Kak, menurut kaka gimana sih kita meyakinkan diri sendiri kalo sebenernya tuh kita gak seburuk apa yang dipikirkan? Soalnya kynya aku selalu menjudge buruk diri sendiri setelah liat act org lain. Makasii kak
Waalaikumsalam warahmatulahi wabarakatuh. Simplenya sih, kita itu diciptakan dalam keadaan sebaik-baiknya makhluk ciptaan. munngkin yang membuat kita merasa buruk justru ketidak percayaan diri dan selalu membandingkan diri kita dengan orang lain dalam konotasi negatif, tanpa kita mensyukuri apa yang sudah kita miliki.
saya ingat disalah satu story WA (whatsapp) lebih kurang menjelaskan bahwa “orang baik dipandangan Allah, dia selalu merasa dia adalah orang yang hina didunia. dia selalu mengatakan pada dirinya, sebaik-baiknya saya masih baik orang lain, seburuk-buruknya orang lain masih buruk diri saya. jangan lihat keburukan orang lain melainkan pandailah melihat kebaikan orang lain”. mungkin konteksnya disini sedikit berbeda, namun yang perlu ditekankan bahwa setiap orang memiliki potensi yang besar dalam dirinya masing-masing, rendah hati adalah kunci memaksimalkan potensi itu.