7 rekomendasi buku yang mengubah hidup
Refer to: Kekuatan Magis (2017)
Semua buku atau artikel yang saya baca, bisa dibilang berkontribusi memperbaiki kualitas hidup saya, kalau belum bisa dibilang mengubah hidup.
Sebenarnya, bukan buku yang paling signifikan merubah hidup saya ke arah yang alhamdulillah lebih baik, tapi belajar langsung dengan para guru-guru, menjalani peristiwa-peristiwa yang membuat saya merasa sama sekali tidak nyaman, berada pada kondisi “khawatir” yang sangat, atau berada pada titik paling rendah.
Okelah, karena lagi membahas buku, ini dia beberapa buku yang paling signifikan dalam perjalanan selama ini.
1. Khowatir Qur’aniyah - Kunci Memahami Tujuan Surat-Surat Al-Qur’an, Amru Khalid (2004)
Bagian dari ikhtiar kecil dalam perjalanan mencintai Al-Qur’an. Buku ini memberikan gambaran besar terkait isi Al-Qur’an. Menurut saya, minimal kita tahu gambaran umum apa yang Allah sampaikan dan ekspektasikan kepada kita dalam satiap surah.
Walaupun tidak terlalu rinci, tapi berhasil memantik saya untuk membaca buku lain yang berhubungan dengan Qur’an lebih jauh dan memberikan inspirasi kepada saya bahwa Al-Qur’an itu keren banget.
Saya membuat serial tulisan tentang buku ini, yang bisa disimak di bit.ly/serial-kq. Monggo di simak, sebelum beli bukunya.
Kalau saya tidak salah ingat, saya mendapatkan rekomendasi ini dari Kak @andreassenjaya di tahun 2014, di sebuah pertemuan pekanan di Masjid UI saat saya masih magang di BADR dulu.
2. Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim, Salim A Fillah (2007)
Sebenarnya ini buku yang di maksud dalam salah satu cerita di tulisan Kekuatan Magis.
Buku ini berhasil mengenalkan saya bahwa Islam itu mencakup semua aspek dalam kehidupan, dan menyedarkan saya bahwa sebenarnya kita sudah cukup keren dengan predikat muslim.
Saya menjadi lebih percaya diri tampil sebagai seorang muslim di tengah masyarakat yang majemuk.
3. How to Win Friends & Influence People, Dale Carnegie (1936)
Kalau kita cek, permasalahan paling rumit dan frekuensinya paling sering adalah berurusan dengan manusia. Buku ini banyak membantu saya untuk itu.
Buku klasik yang terbit sebelum Indonesia merdeka ini, masih relevan di hingga tahun 2019.
Berhasil membuka telinga untuk lebih senang mendengar, membuka pemahaman saya akan pentingnya ketulusan untuk mendahulukan concern orang lain untuk kebaikan yang lebih besar.
Buku-buku karangan Dale Carnegie sangat recommended untuk dibaca. Beneran deh.
4. The 7 Habits Of Highly Effective People, Stephen R. Covey (1989)
Buku ini ngajarin gimana caranya jadi orang keren: selalu positif, nggak nyusahin orang lain & produktif.
Buku-buku Stephen Covey, genre-nya mirip dengan buku-bukunya Dale Carnegie. Tentang Self-Development gitu.
Salah satu takeaway dari buku 7 Habits yang akhirnya menarik untuk dijadikan prinsip: be proactive.
“Saya tidak jengkel karena ada orang lain yang tiba-tiba marah-marah ke saya. Saya punya kendali terhadap emosi saya.
Saya tidak pernah merasa menjadi korban dari peristiwa yang buruk di luar diri saya, karena saya bertanggung jawab terhadap diri saya sendiri.“
Ini buku life-changing sih.
5. The Personal MBA, Josh Kaufman (2010)
Kerennya buku ini karena saya kagum sama Josh Kaufman yang beliau sosok pembelajar mandiri. Josh Kaufman juga nulis buku The First 20 Hours: How To Learn Anything… Fast! yang membeda gimana caranya belajar sesuatu.
The Personal MBA, cocok buat yang seneng tentang bisnis, khususnya yang masih awam.
Buku ini cocok sebagai gerbang awal, karena bener-bener ngasih gambaran umum tentang bisnis dengan bahasa yang super ringan, nggak njelimet kayak buku-buku bisnis lainnya.
6. Cinta Di Rumah Hasan Al Banna, Mohammad Lili Nur Aulia (2008)
Buku yang tipis, tidak lebih dari 100 halaman, tapi menyimpan segudang inspirasi.
Bagaimana saya kagum dengan kerapihan dan ketelitian Hasan Al Banna dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Selain Rasulullah SAW, kisah Hasan Al Banna bersama keluarganya memberikan tambahan role model seorang Ayah yang keren di zaman modern ini.
Buku yang berhasil menginspirasi saya untuk menjadi ayah yang profesional :D
7. 100 Muslim Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah, M Mojlum Khan (2009)
Buku dengan tebal hampir 1000 halaman ini, adalah buku tebal pertama yang saya khatamkan dengan “terpaksa” karena sedang sangat butuh inspirasi dari role model beberapa tahun yang lalu.
Alhamduillah, saya merasa Allah memberikan banyak taufiq kepada saya melalui buku ini.
Saya mendapati benang merah dari orang-orang besar terdahulu yang kontribusinya luar biasa banyak, bahwa: mereka tidak hidup untuk diri sendiri, dan mereka tidak memiliki hidup yang “normal”.
Kalau di umur 20-an kita rajin membaca biografi orang-orang besar, insyaAllah memperkecil potensi kegalauan dan krisis identitas. Saya sangat merekomendasikan untuk membaca buku biografi, salah satunya buku ini.
Saat membaca buku ini, saya membuat proyek pribadi dengan menyalin cuplikannya di sini: 100 Muslim Paling Berpengaruh 1-76 | 77-100
Itu dia beberapa rekomendasi buku yang bisa saya bagikan.
Saya memiliki keyakinan bahwa, buku hanyalah sebuah buku, benda mati. Buku hanyalah wasilah dari inspirasi.
Tetap Allah lah yang memiliki izin kepada siapa taufiq dan hidayahnya itu diberikan. Judul bukunya sama, halaman yang dibaca sama, bisa jadi insight-nya berbeda.
Sekalian remind ke diri saya sendiri.
Sambil baca, sambil istighfar dan minta sama Allah agar diberikan pemahaman yang baik, sehingga apa yang kita baca bisa menambah rasa takut kita pada Allah dan menambah baik kualitas hidup kita.
Bukan membuat kita merasa lebih tahu, lalu timbul lah penyakit-penyakit hati yang menetap dalam tubuh.
Reblog atau reply ya kalau ada rekomendasi buku yang mau di share :D
Depok, 24 Juni 2019 - 22:21 WIB