Yang dibicarakan saat kumpul keluarga menjelang idul fitri.
Tante :"Iya toh nak, jangan pilih-pilih, nanti kalau pilih-pilih kamu jauh jodohnya."
Saya :"Nikah kan ibadah sepanjang hidup tante, saya pilihnya juga karena agamanya, dia dekat dengan Allah, bisa bimbing saya jadi lebih baik lagi, lembut tutur katanya, dan menghargai saya sebagai istri kelak. Juga yang penting tanggung jawabnya kayak almarhum bapak."
Tante :"Nak, kalau misal kamu ketemu laki-laki yang sungguh sangat cinta sama kamu, dia pasti berubah buat kamu, kamu saja yang berusaha ubah dia."
Saya :"Orang dewasa susah diubah tante. Kalau hanya karena dasar cinta berubah, ntar kalau cintanya habis tabiatnya balik ke awal yang tersiksa saya. Saya maunya ketemu jodoh yang dia tuh pengen berubah bukan karena saya tapi karena Allah. Inshaa Allah, saya udah ketemu tante, doain saja semoga Allah mudahkan."
Tante :"Amin nak."
Bisa gak ya lebaran itu jadi ajang buat kumpul keluarga saja tanpa harus ada pertanyaan "sudah adakah calonnya?" Atau bertanya, "Kapan Nikah?". Kita kumpul aja, makan opor ayam sama ketupat sambil berbagi THR. Terus pas kenyang tidur sampe siang. Udah gitu aja gak usah ngulik ranah pribadi gitu.
Saya pun ingin cepat, tapi Allah Maha Tahu kapan waktu yang tepat untuk saya. Mungkin Allah sengaja memperlambat biar saya lebih banyak tobat dulu, shalat dibenahi, sunnah lebih banyak dikerjakan, dan bisa lebih dekat dengan Al-Quran. Maha Baik Allah kan!









