Sunset through the eyes

Game Changer & Make Some Noise
Claire Keane
macklin celebrini has autism
occasionally subtle
sheepfilms
Fai_Ryy

tannertan36
★
almost home
Xuebing Du
Sweet Seals For You, Always
tumblr dot com
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
NASA
hello vonnie

if i look back, i am lost

Love Begins
EXPECTATIONS

shark vs the universe

Andulka
seen from Angola
seen from Uruguay

seen from Türkiye
seen from Portugal
seen from Venezuela

seen from United States
seen from United States

seen from Ireland
seen from Jordan
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Egypt

seen from Myanmar (Burma)
seen from Argentina

seen from India
seen from Türkiye
seen from Thailand
seen from Türkiye
seen from Indonesia
@arirasid-blog
Sunset through the eyes
an old photograph
Beberapa hari ini aku mengalami sakit kepala hebat. Rasanya luar biasa sakit, hingga ingin kiranya aku penggal saja kepalaku itu. Aku kira masalah ini tidak akan pernah mencapai titik temu. Katamu "aku selalu menganggap setiap hari adalah baru, tanpa masalah". Kemudian aku berfikir benar juga, toh tapi aku sangsi juga dengan pernyataan itu, lalu kamu sendiri pun tak mengamini. Masih saja ada penghindaran, cuek, tak usah berkelit orang bodoh pun tahu. Aku tidak suka. Sudah aku pun muak, kita berdua sama-sama penjilat. Lain dilidah lain dibuat. Baru-baru ini aku seperti dihina habis-habisan, meski aku sakit hati, tapi aku tak pernah benar-benar membenci, aku masih menganggap dia adikku sampai kapanpun, dan aku terus ingat yang dia bilang " batulah adikmu ini". Hanya saja, ketika ingatan yang lain kambuh, aku langsung jatuh, dendam sekali rasanya, aku ingin memaki, bersumpah serapah. Terutama, sekali dengan perkataan, "aku nggak bisa, pilihannya atau kamu yang pergi, besok aku pergi", mana mungkin aku tega dibilang seperti itu, walau setelah kupertimbangkan ya sudah " you can go". Belum lagi, "sudah urus saja hidup masing-masing, lu urus hidup lu, gue urus hidup gue, sukses ya". Itu kali pertama aku dengar "lo-gue" keluar. Sayangnya omongan itu keluar disaat seperti ini, kenapa bukan dulu saja ? Sebelum dia terobsesi dan pergi lalu mengagung-agungkan pencapaiannya kenegeri antah berantah yang akhirnya membuatku muak. Barangkali aku pikir-pikir untuk membantu orang seperti ini. Lupa ? Aku lelah, mungkin lebih baik diam, kalau tidak bisa berkata baik. Jika merujuk teori Plato, barangkali pandanganmu tentang persahabatan kita selama ini hanya sebatas Philia, yang seketika hancur oleh hal-hal diluar ekspektasi semacam ini. Motif dibalik persahabatanmu padaku mungkin hanya sebatas utility semata, atas dasar kegunaan. When you get what you want, you throw all the rest. (?) Correct me if i wrong. I'm feeling so tired. This message should be attention to You - as.
(... ) "Aku tak mungkin mengawininya, sebab kalau aku kawin aku tak tega menyetubuhinya, paling banyak aku cium". Dia tak mungkin mengadakan hubungan kelamin, sebab baginya " ubermesh"-nya suci dan mau dikotori. Aku yakin inilah cinta sejati. Aku kira aku juga seperti itu. Kalau aku jatuh cinta aku tak mengawininya. Jadi seperti analisannya A.Gide. Dalam buku harian Hok-Gie. Jum'at, 27 mei 1960 Dikutip dari (Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran) Hal. 71
New book to read, so happy to have this two. I've been waiting for long time for this stuff. 1. Soe hok gie - Catatan seorang demonstran 2. Soe hok gie - Sekali lagi Buku pertama yang saya tahu diambil langsung dari catatan harian soe hok gie. Sedangkan buku kedua lebih mengenai pandangan teman-temannya terhadap "hok-gie". Soe hok gie merupakan mahasiswa fakultas sastra UI jurusan sejarah. Seorang pencinta alam dan aktif menulis di beberapa media seperti kompas dsb. Ia mati muda di puncak mahameru tepat dihari ulang tahun ke 27. Tempo hari aku lihat makamnya ada dimuseum taman prasasti. #RIP #GIE
#Notetomyself @vanthetrack17 bilang kalau lagi marah itu : 1). Ambil wudhu 2). Istighfar sebanyak-banyaknya 3). Baca / dengerin quran 4). Berbaring / tidur 5). Sholat Is it right ?, I'll keep your words.
His Facebook
Last night, I opened Akrim's Facebook. I wondered why he never like my status again like the times before he study to Thailand. I forget when the last time he made any likes or comments in my status, so I'm feeling lil curious about it. Its like he doesn't care anymore about me. All he cares is just his own. Then, even though i didn't want to open his Fb, but I must too. So I use his laptop to see what actually happened, and then i figured out something that make me really upset, He isn't following me. So i think it's the reason why all this happened. You know I'm feeling like, am I even worst than all he's friend so that he didn't want to see any updates from me in his timeline. Its enough to know that our friendship is just like I care to him too much and he only care when he needs my help. Fine. This message intends to Akrim Said, I don't know if I really his friend or not.
Pokemon
Dedenne getting sleep.
Dedenne Pikachu
They are so adorable
Dedenne #pokemon #pikachu #pichu
Hari ini gue nungguin sahabat gue si Akrim pulang dengan harapan gue bisa cerita-cerita seperti biasanya. Tapi begitu pulang yang gue dapat dia cuma cemberut, bilang capek dsb. Entah, tapi yang gue liat cemberutnya sama gue doang. Dia gak senyum sama sekali. Pas habis maghrib gue liat dia ketawa-ketawa sama si temennya yang lain itu, tapi dia tetep gak ada ekspresi sama sekali sama gue. Apa gue, salah ?.
Ari Rasyid
Sepertinya ini adalah hari-hari paling buruk, karena ketika saya berusaha mati-matian untuk berusaha dekat menjadi sahabatnya (sama seperti sahabat-sahabat Ia yang lain) tetapi apa yang saya dapatkan tak lebih dari sebuah penolakan berupa penghindaran. Responnya sangat berbeda seperti ketika dia bersama saya dibandingkan Ia sedang bersama dengan orang lain. Terkadang ini menjengkelkan karena dia hanya bilang pikiranku terlalu sempit sedang dirinya sendiri yang membuat pikiranku menjadi sedemikian rupa. Ini untuk Akrim yang entah Ia menganggapku sebagai sahabatnya atau bukan.
Hal yang membuat saya kecewa adalah dia begitu baik dengan orang lain tapi tidak dengan saya. Sebagai contoh, ketika saya datang dia pergi ! Ini sangat menjengkelakan.
Mungkin ini adalah deskripsi paling tepat ketika seorang akhwat begitu mencintai seorang laki-laki (ikhwan) dan berharap agar Ia bisa menjadi imam bagi keluarganya kelak.
malam ini aku sadar setelah kemarin sahabatku akrim bilang "oh yang kurus itu ya", bukan karena perkataannya, tapi ada sesuatu yang lebih menohok. oh ternyata yang orang-orang tahu dariku adalah kondisi fisiku. setidaknya ini melecut semangat, aku harus bisa dikenal orang karena karya yang aku buat
malem ini gue bete, males, kecewa sama dia, kenapa dia selalu bahas nikah sebelum S2 yang katanya disuruh dosen pembimbing atau apalah. tolong ya, hidupmu masih panjang, jika dosenmu itu bisa nikah usia muda bukan berarti lu harus ngikutin jejaknya. tolong punya pendirian lah, hanya karena orang lain bilang a lo jadi semangat ngikutin a, bilang b ngikutin b. gak ngerti lah dengan pola pikirmu.
Terkadang aku pengin nanya tau Krim, kenapa sih lu peduli banget sama orang lain, tapi lu sering gak peduli sama gue ?. Apa mungkin yang cuma lu anggep sahabat itu mereka sedangkan aku nggak ? Contoh gampangnya saja, ketika aku minta ajarin baca quran, lu malah nyuruh orang lain ngajarin, tapi coba kalau temen-temen lu yang gak pakai kerudung pasti lu gak diminta pun bakal nasehatin mereka ? Kenapa ?