selamat ulang tahun kebanggaan ku.
hari ini tepat dimana dirimu mengulang tanggal kelahiranmu yang ke 22, kau adalah kebanggan ku sejak 4 tahun yang lalu dan tak akan pernah ada yang berubah.
hari ini disaat semua orang mengucapkan selamat padamu, diriku membuat keputusan penting dalam hidupku. aku akan pergi dari hidupmu lagi kebanggaanku. ya lagi... seperti yang aku lakukan dua tahun yang lalu, saat aku memutuskan untuk menghilang dari hidupmu dan dari orang-orang yang kau kenal.
bedanya dua tahun yang lalu, kau yang mengusirku dan yang menginginkan ku pergi dari hidupmu. tapi sekarang ini keputusanku. bukan karna aku benci seperti yang selau kamu tuduhkan kepadaku, tapi karana aku ingin kamu bahagia kebanggaanku.
aku tau kamu tak nyaman berada pada tempat dimana ada aku. itu terlihat dari sikapmu kemarin. saat kita bertemu kembali setelah dua tahun aku tak pernah bertemu denganmu. kau tau kebanggaanku, aku sangat bahagia bisa bertemu dengan mu setelah sekian lama. terimakasih karna telah mengabulkan permintaanku.
tapi aku tak tau apa yang harus kuperbuat. kau tau kebangaanku aku sangat ingin bicara padamu, aku sangat ingin tertawa bersamamu seperti saat kau tertawa bersama teman-teman yang lain, aku bahkan ingin memelukmu seperti dulu, aku rindu kehangatanmu kebanggan aku. tapi aku hanya mampu diam dan menatapmu secara diam-diam. menatapmu yang terus menghindariku.
kembali pada ulang tahunmu kebanggaanku, maaf aku yang tak bisa memberikanmu kata selamat. kemarin aku telah mencoba ucapkan, tapi dengan biasa kau menghindar. aku tau aku yang salah aku yang mengucapkan bukan pada harinya, tapi kemarin adalah saat terakhir aku memutuskan itu adalah pertemuan terakhir kita dan aku takan afa dalam hidupmu lagi.
aku takut kebangganku, aku takut... bila aku masih ada dihidupmu, atau diantara meraka yang kau kenal kau akan benci padaku, kau akan menghilang dan menghindari mereka. tidak kebangganku, itu tempatmu. mereka temanmu. setidaknya bila kau masih bersama mereka aku masih bisa tau keadaan kamu dari jauh.
ya kebangganku aku masih menajdi teman seperti yang selama ini kita perjuangkan, dalam pertengkaran kita selalu bertahan sebagai teman. meski kita telah sama-sama lelah. tapi aku tak bisa lagi berada ditempat kau berada.
kebanggaanku, mungkin aku tak ada lagi, aku telah berjanji pada diriku sendiri, takan ada lagi namaku dihidupmu, tapi aku akan selalu berdoa untukmu kebanggaanku. aku selalu berharap kau akan bahagia dan menemukan wanita lain yang akan kau pinang seperti keinginanmu kebangaanku.
kebangaanku, pada hari spesialmu ini, aku hanya mampu menulis dan kau lah inspirasiku. pada hari ini pula aku pamit dari hidupmu.
ini bukan basa-basi seperti yang selalu kau katakan, selama ini aku selalu kembali karna aku hanya ingin bisa ada disampingmu walau sebagai teman. tapi saat ini aku akan benar-benar pergi.
terimakasih dan selamat tinggal, kau lah kebanggaanku ..... :)