karena kita nggak pernah benar-benar tau apa yang orang lain telah lewati, apa yang sedang mereka perjuangkan mati-matian, dan seberapa kuat imun mereka pada suatu gurauan
bisa jadi guyonan yang kita lontarkan yang pada awalnya ditujukan untuk mencairkan, justru malah menyakitkan
bisa jadi banyolan yang kita tertawakan ternyata adalah apa yang telah mereka usahakan mati-matian
karena kita nggak pernah benar-benar tau apa yang orang lain rasakan
bisa jadi fisiknya yang tersenyum santai ternyata membungkus rapi hatinya yang meringis kesakitan
karena kata yang terucap mustahil untuk bisa dikembalikan
karena tajamnya kata bisa melampaui tajamnya mata pedang
semoga kita bisa lebih berhati-hati menjaga lisan,
bahkan pada sebuah candaan ringan