Kali ini aku akan berjalan, berjalan bukan menujumu. Tetapi menuju kebahagiaan untukku sendiri. Maaf kali ini aku harus egois.
No title available
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
h
đ
noise dept.
Keni

if i look back, i am lost
Fai_Ryy
trying on a metaphor
todays bird

Product Placement
taylor price
KIROKAZE
I'd rather be in outer space đž

romaâ
Game of Thrones Daily

pixel skylines

titsay
Today's Document
seen from Belgium
seen from United States
seen from Brazil

seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from T1
seen from India

seen from Italy

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Ireland

seen from South Korea

seen from Belgium

seen from TĂŒrkiye
seen from Hong Kong SAR China

seen from Malaysia

seen from TĂŒrkiye

seen from TĂŒrkiye
@ayuriskiyana
Kali ini aku akan berjalan, berjalan bukan menujumu. Tetapi menuju kebahagiaan untukku sendiri. Maaf kali ini aku harus egois.
Hai, apa kabar?
Hai, sudah lama sekali ya aku tidak bersua dengan sebagian isi kepala yang sekarang terasa seperti gudang, lapuk, pengap, berdebu, dan menjadi sarang laba-laba. Sudah lama sekali rasanya meninggalkan dunia tulis menulis untuk fokus pada dunia nyata yang ternyata tak memberiku apa-apa selain hanya hidup tanpa kepastian akan sampai kapan dan berapa lama.
Banyak sekali yang bertanya kepadaku. âAy kapan nulis lagi? Ay kok sepi sekali blogmu? Ay kok ngga pernah muncul di tumblr? Ay nulis lagi yuk?â Dan aku cuma bisa terdiam tanpa tahu harus menjawab apa. Sesekali aku hanya merespon, ânantilah, pasti kamu baca tulisan baruku kok, tunggu aja?â Dan nyatanya, tak pernah ada tulisan baru selain tulisan ini yang akan muncul pada notifikasi mereka yang menunggu karyaku, yang mengikutiku sejak lama, atau mereka yang tiba-tiba muncul serta mengaku menyukai tulisanku.
Aku, jujur sering kali sama seperti mereka. Bertanya pada diriku, bertanya pada aku atas kenapa aku tak lagi bisa menjawab dengan yakin dan pasti untuk hal-hal yang dulunya aku sangat sukai atau bahkan kerjakan setiap hari. Apa yang salah? Apa yang kurang? Aku sendiri pun tak pernah punya jawabannya. Yang aku tahu - entah sejak kapan pastinya - saat menulis sesuatu hal, aku tak merasa sesanggup dulu dalam merangkai kata, seperti ada yang kurang, lebih tepatnya seperti ada yang hilang tapi aku tak dapat menemukan apa?
Jadi, apakah aku akan tetap di dunia ini? Dunia yang dulunya adalah tempatku sembunyi, tempatku mengadukan apa yang aku rasa, tempatku mengutarakan apa yang aku ingin katakan dan ceritakan, mengungkap apa yang aku tahu serta apa yang ingin orang-orang tahu, aku tak lagi bisa menjawabnya. Mungkin bisa tetap, bisa juga tidak. Rasanya seperti 50:50. Antara iya ataupun tidak.
Mungkin, bisa dihitung dari hari ini, apakah seminggu lagi akan ada tulisan baru setelah ini? Ataukan sebulan lagi? Tiga bulan lagi? Enam bulan lagi? Satu tahun lagi? Entahlah. Nanti jika tiba-tiba tak lagi ada kabarku di sini, atau pada beberapa situs milikku, mungkin aku secara tak sengaja memutuskan untuk meninggalkan dunia ini. Atau tiba-tiba melupa jika aku pernah ada pada dunia ini dan hidup didalamnya.
Jadi, mari ditunggu, karena sesungguhnya aku tak menyukai perpisahan, mungkin kata sampai jumpa lagi adalah pilihan baik.
Salam hangat :)
Kondisinya adalah, pada bumi yang sama, tapi keadaan hati yang beda.
- Gerimis Senja.
Berhenti, menurutmu kemana kita akan berhenti? Sedang seringkali tujuan menjadi abu-abu pada kita yang tak jarang padu.
- Gerimis Senja.
Aku tak lagi dapat menemukan keberadaanku lagi; setelah kepergiamu.
- Gerimis Senja.
Hal yang paling aku ingat -lagi- perihal kita di masa lalu adalah saat di mana 24 jam waktuku setiap hari berisikan panggilan telepon hanya darimu. Hidupku saat itu hanya kita, aku dan kamu.
- Gerimis Senja.
Kalau Kita Gak Jodoh Gimana?
Buat yang saling memperjuangkan, mungkin pertanyaan ini bakal jadi pertanyaan yang paling sulit dijawab (setelah doi ngebuat social experiment  dengan nanya âaku udah tau semuanya. Mau jujur atau engga?â gitu yah haha). Yang pasti jawabannya harus bener-bener hati-hati. Liat juga kapan timing yang tepat, karena salah jawaban, bisa bisa jawaban kita malah ngebuat doi overthinking.Â
Mm, too young, too dumb to realize. That I should have bought you flowers And held your hand. Should have gave you all my hours, when I had the chance. Take you to every party âcause all you wanted to do was dance
Now my babyâs dancing, But sheâs dancing with another man
Tau ga sih apa yang ngebuat cowok nyesel pas tau kenyataan kalau ternyata ga jodoh sama si cewek? Lagu When I was Your Man dari Bruno Mars ini cukup well explained. Dia nyesel bukan gegara dia udah ngasih banyak hal terus ternyata tau kenyataanya gak jodoh. Tapi dia nyesel karena selama ini ia gak ngasih hal-hal terbaik buat kamu. Dia nyesel gak beliin bunga saat ia masih punya waktu. Ia nyesel ia gak ngasih perhatiannya ke kamu saat ia punya waktu. ia nyesel gak ngajak ke tempat yang kamu suka saat ia punya waktu.
Although it hurts. Iâll be the first to say that I was wrong. Oh I know Iâm probably much too late to try and apologize for my mistakes. But I just want you to know I hope he buys you flowers. I hope he holds your hand. Give you all his hours  When he has the chance. Take you to every party 'Cause I remember how much you loved to dance
Do all the things I should have done. When I was your man Do all the things I should have done. When I was your manÂ
Ini prinsip sih, ada beberapa cowok yang bakal berjuang ngasih terbaik untuk si ceweknya even ia gak tau apakah cewek itu bener jodohnya atau bukan. ia akan memberikan yang terbaik. Ia tidak mau andai suatu saat ia harus menjadi lelaki yang ada di When I Was Your Man. Dia hanya ingin menjadi lelaki yang seperti ini:
If you break someone and they still wish you the best, youâve list the greatest thing for you
Andai suatu saat ia harus berpisah, ia tidak akan menyesal karena ia pernah memberikan kesan terbaik untuk kamu.Â
Still Love You, But in Totally Different level
Ada yang ngikutin Anime Naruto? Naruto ini anime yang cukup ngebekas di mata para penggemar Anime. Saya ngikutin Naruto dari zaman ia dibenci sama orang-orang desa sampai ia punya dua anak (malah di Youtube sekarang ada yang namanya Saburo, Sunarto, sampai Bayu yang katanya cucu sampai cicit dari Naruto. Ah dasar warga +62 suka aneh-aneh kalau buat tokoh-tokoh baru). Buat yang gak ngikutin, saya coba share short desc dari Kisah Naruto ini.Â
Naruto terlahir dengan monster yang ada di tubuhnya. Monster itu pernah nyoba ngancurin desa dimana Naruto berada namun digagalkan oleh kedua orang tuanya dan nyegel monster itu di tubuh Naruto. Ia yang dibenci warga desa, nemu keluarga baru di akademi ninja. Singkat cerita ia dipasangin sama dua orang temannya yang bernama Sasuke sama Sakura dibawah bimbingan Guru yang bernama Kakashi (namanya Tim 7).
Naruto Cinta Sama Sakura
Selama ngelatih mereka, Kakashi sadar kalau Naruto itu suka sama Sakura. Tapi sakura ini sukanya sama Sasuke (sedangkan sasuke ini orangnya dingin). Setiap kali Naruto memperlihatkan rasa sukanya ke Sakura, Sakura selalu mengabaikannya. Tapi ia tidak pernah menyerah.
Naruto (Masih) Cinta Sama Sakura
Beberapa waktu berlalu, Sasuke kabur dari Desa. Naruto janji ke Sakura kalau ia bakal membawa Sasuke kembali ke Desa. Jalan cerita ini panjang intinya. Malah setelah Sasuke Kabur dari desa, ia ingin balas dendam ke desa yang pernah ia tinggali. Tapi intinya Disini Naruto masih cinta sama sakura. Janji membawa orang yang Sakura cinta adalah bentuk cinta Naruto.Â
Naruto Cinta Sama Sakura (Tapi di Level Yang Benar Benar Berbeda)
Setelah drama panjang, ceritanya hanya ada 4 orang yang bisa ngelawan musuh terakhir Naruto. Naruto, Sasuke, Sakura, dan Guru Kakashi. Guru Kakashi ngeliat Naruto sesuatu yang unik di pertarungan terakhir itu. Ia mengatakan kalimat yang sampai sekarang saya gak pernah lupa sih. Gini katanya:
âBahkan setelah semua ini, Naruto masih mencintai Sakura, but in totally different levelâ
Terus saya flashback ke cerita-cerita Naruto sebelumnya. Yups, Cinta Naruto perlahan-lahan mulai shifting. Dari rasa cinta yang awalnya suka, jadi bener-bener mencintai karena ingin melindungi. Hingga akhirnya Naruto masih mencintai sakura. Cintanya tidak pernah berkurang. Ia tetap mencintai, tapi di level berbeda.Â
Benar banget đ„°
I swear I'll never leave again; my self.
- Gerimis Senja.
Aku tidak memilihnya, tidak juga memilihmu, pun juga tidak dengan yang lain. Aku netral.
- Gerimis Senja.
Dear Mr. N
Hei, apa kabar?
Hari ini ulang tahunmu bukan? Aku sama sekali belum lupa. Sama seperti perasaan - perasaan yang sedari dulu ada, bahkan tak lagi dapat mengerti apa itu lupa, sehingga ia, mereka, tetap disana menggaungkan namamu. Namun, aku tumbuh hingga hari ini untuk belajar banyak hal, termasuk untuk mengerti bahwa semua yang di rasa bukan berarti menjadi tujuan pasti. Ada kalanya bahkan seringkali aku harus berbelok arah agar tak lagi memaksakan apa yang tak dapat direalisasikan. Mungkin, yang tersisa dari semua ini hanya memori, serta ingatan tanggal ulang tahunmu. Sedang rasaku, ntahlah. Aku tak lagi dapat mengerti mau mereka apa, aku hanya membiarkannya, bertumbuh seperti gulma, namun tak ingin kupangkas. Sebab aku tak lagi ingin melupa tapi tak juga ingin kembali, atau bahkan mencoba menerka kabarmu dan di mana kau berada.
Jadi, semoga sehat selalu dan bahagia. Sampai berjumpa lain waktu, dan selalu lain waktu yang mungkin tak pernah ada.
- Gerimis Senja.
Kita cuma teman, dan selalu berakhir teman.
- Gerimis Senja.
Mungkin saat ini, kita perlu ruang untuk sendiri.
- Gerimis Senja.
Sebagaimana pun kondisinya, seenggak pedulinya aku, aku tetap menyambut hangat yang datang, dan melepaskan yang ingin pergi. Biar saja begitu.
- Gerimis Senja.
Terkadang hubungan terbaik itu rumit.
- Gerimis Senja.
Tau ngga siapa perindu setiamu? Itu aku..
- Gerimis Senja.
Hari ini sakit, besoknya bisa aja sembuh. Hari ini patah hati, besoknya belum tentu jatuh hati - (Lagi).
- Gerimis Senja.