Harus Dibasmi Sama yang Ahli!
Bulan Desember ini, rasanya ingin cerita tentang kepindahan saya dan anak-anak ke Jakarta. Ya ini bukan “pindah” pertama kalinya buat saya setelah menikah. Sebelumnya juga pernah tinggal di Tangsel hahahahaha. Jujur, awalnya saya tidak terlalu suka kota ini. Alasan yang mungkin dangkal, yaitu panas.
Lucu sih. Mungkin saya terbiasa dengan udara Bandung yang sejuk, walaupun sekarang banyak orang bilang, Bandung tidak se-dingin dulu. Ah, kalo ada yang bilang, orang Bandung itu susah move on, saya yakini itu. Hehehehehe.
Awal kepindahan saya ke Jakarta, ya sudah bisa dipastikan, saya dan anak-anak lebih suka nongkrong di kamar ber-AC. Selain itu, kulit mereka akan cenderung bermasalah dengan cuaca panas dan berkeringat. Bisa kemerahan lalu gatal, bahkan ada yang sampai berminggu-minggu meninggalkan bekas pada kulit. Selain masalah udara yang panas, ternyata masalah saya bertambah, yaitu banyak sekali nyamuk. Ya ampuuun, saya sampai kesal sendiri mengingat bahwa nyamuk itu bawa macam-macam penyakit. Pokoknya semenjak jadi ibu, tingkat kekhawatiran saya tentang penyakit-penyakit menjadi naik berkali-kali lipat. Dan ternyata menurut data WHO tahun 2016, menyebutkan bahwa nyamuk adalah binatang paling mematikan di dunia. Dan kasus kematian oleh karena penyakit Demam Berdarah Dengue di Indonesia terus meningkat.
Saya masih bertanya-tanya, apa sih yang bikin rumah ini banyak nyamuk? Pertama, apa karena ada halaman yang luas? atau karena ada ruangan dapur berukuran besar yang kami gunakan untuk usaha catering? Atau mungkin karena banyak orang-orang yang tinggal di rumah ini (mengingat karyawan saya juga tinggal di rumah)? Atau ya memang karena di Jakarta itu, nyamuknya ya sebanyak ini? Sungguh pertanyaan yang bikin bingung sendiri ya? Hahaha
Tentunya saya tidak tinggal diam mengahadapi nyamuk-nyamuk tersebut. Ya gimana mau diem aja, sering banget kalau bangun tidur, liat kaki dan wajah anak-anak, sering penuh bentol-bentol. Atau juga, terbangun saat sedang tidur malam hanya karena suara atau gigitan nyamuk yang mengganggu. Selayaknya ibu yang selalu ingin jadi pahlawan buat anaknya, saya punya dong raket nyamuk. Tapi ya gitu, kadang lupa di charge, kadang dibanting anak-anak, atau ya tiba-tiba gak berfungsi.
Di tengah-tengah isi kepala saya yang selalu bertanya-tanya tersebut, saya dapat kesempatan untuk hadir di acara community gathering bersama Hit Expert dan #buibuksocmed. Acara yang santai dan seru ini ternyata menjawab hampir semua kebingungan saya (dan juga teman-teman yang hadir) mengenai nyamuk yang kita bilang jadi nyamuk bandel. Kenapa? dr. Lula Kamal sebagai narasumber pun bercerita, ternyata perubahan iklim berdampak besar pada siklus kehidupan nyamuk. Nyamuk berevolusi menjadi sering kawin, serta berukuran semakin kecil sehingga harus menyedot lebih banyak darah manusia.
Sesi ngobrol yang banyak becandanya itu juga membahas fakta dan mitos tentang nyamuk sekarang. Tempat-tempat mana aja yang sangat disukai nyamuk. Saya yang dulu menduga, nyamuk hanya betah di genangan air, tenyata salah. Nyamuk ada di mana-mana. Figura yang menempel di dinding, rak buku, lemari baju, lemari mainan anak, tempat tidur, kolong-kolong kasur, dll. Dan ternyata nyamuk itu suka sama warna kontras, serta “bau tubuh” manusia. Makanya kalau banyak baju yang menggantung, nyamuk suka banget buat ngumpul.
(dr. Lula Kamal menjelaskan tempat-tempat nyamuk bersarang dan bersembunyi)
(selain kolong kasur dan lemari, rak buku dan pojokan mainan juga bisa jadi sarang nyamuk)
Gak seru sih, kalau bahas nyamuknya aja tanpa solusi untuk membasminya. Saat nyamuk sekarang berevolusi, Hit expert pun punya formula baru, yaitu micro particle yang membuat insektisida ini bertahan lebih lama di udara. Ya betul, hit expert ini memang insektisida kelas U (Unlikely to Present Acute Hazard) jadi ya aman untuk manusia selama sesuai dengan cara pemakaian.
(sesi main sama anak-anak di ruang keluarga)
Teknologi lain yang dihadirkan oleh Hit Expert adalah double nozzle yang membuat hasil semprotan lebih luas ke seluruh ruangan, jadi cukup semprot secukupnya deh. Oyah, cara pemakaiannya, bukan disemprot saat ada manusia, binatang peliharaan, makanan dan minuman ya. Jadi memang ruangan dikosongkan, semprot ke udara (bila ruangan memakai AC, matikan dulu), tutup pintu, biarkan minimal 15 menit. Tips dari dr. Lula Kamal, baiknya 1-2 jam dan waktu penyemprotan yaitu saat nyamuk Aedes (pembawa DBD) aktif yaitu pagi dan sore hari. Buat saya, yang bikin makin happy adalah pilihan wangi barunya, ada sweet flower dan fresh citrus. Duh, harum banget.
(produk Hit Expert yang terbaru dengan 2 wangi pilihan. muka ibu happy bener yaaa hahahaha)
Nyamuk bandel memang berukuran kecil, tapi makhluk hidup satu ini bukan berarti gak berbahaya. Bahayanya ya itu, dia bawa-bawa penyakit yang akibatnya bisa sampai kematian. Haduuh, ngeri ya. Karena secara alamiahnya, seorang ibu ingin selalu kasih perlindungan yang terbaik, Hit Expert ini jadi salah satu andalan untuk urusan nyamuk bandel. Jadi, apa kalian udah basmi sama yang ahli belum??
Bandung sekarang panas tauuu.. banyak nyamuk jugaaa huhuhu.. perlu si ahli nih buat ngebasmi!












