JUNIOR BASKARA ANSOR

ellievsbear

Product Placement
Not today Justin

No title available

⁂
TVSTRANGERTHINGS
Monterey Bay Aquarium

if i look back, i am lost
Mike Driver
Sweet Seals For You, Always

tannertan36
will byers stan first human second

祝日 / Permanent Vacation

PR's Tumblrdome
ojovivo
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
$LAYYYTER
wallacepolsom
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
we're not kids anymore.

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Vietnam

seen from China
seen from United States

seen from France
seen from Malaysia
seen from Germany

seen from United States
seen from Germany
seen from Germany

seen from Serbia
seen from Netherlands

seen from Australia

seen from United Kingdom
seen from Poland
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@biruulangit
JUNIOR BASKARA ANSOR
Final chapternya;
Aku menghapus dan mengakhiri niat baik ku. Aku harus mengikhlaskan seorang yang ingin kuajak segalanya. Ya, begitulah. Hidup terus berjalan dan kuharap di depan sana, aku akan bersama seorang yang mencintaiku juga dan ia paham bahwa ia sedang sangat dicintai. ~
Suka banget debat yang berisi! Adu argumen yang mikirnya rasional tentang kinerja pemerintahan sekarang. Ga gampang saling skakmat dan ga egois mau menang sendiri, tapi saling terbuka dengan pemahaman dan pemikiran masing-masing. Bukan yang cuma mikir, pro pemerintah dianggep "Buzzer" dan kritik pemerintah disebut "Anak Abah" padahal kan pilpres udah berlalu. Kalo sebatas itu mikirnya, aduuhh!
Jangan angkat tinggi-tinggi egomu, ia bukan piala kemenangan.
Dengan usia yang udah mau nginjak kepala orang ini, kalo niatnya dateng cuma buat main-main doang mending jangan ya dek ya
Allah baik banget ya. Sampai ngasih kita challenge puasa 1 hari tapi diampuni dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Duh, kurang baik apalagi coba?!
#puasaarafah
Ibu bilang "Bangun dan berdoalah di sepertiga malam (terakhir). Disana, doa-doa belum banyak mengantri untuk menemui Tuhannya".
Saya yang sekarang lebih ingin belajar mengapresiasi diri sendiri meski itu dari hal-hal kecil, nggak apa-apa kalau perjuangannya belum terlihat seberapa, yang penting terus berusaha dan berdoa. Sebab rasanya begitu tak adil apabila apresiasi harus menunggu pujian dari orang lain, orang lain mana tahu jatuh bangunnya diri menghadapi cobaan.
Lagi pula diri juga kadang perlu diberi hal-hal yang manis; mungkin es krim vanilla, jersey klub favorit, mendengarkan lagu yang disuka, atau traveling ke tempat yang dicitakan. Kadang kita perlu tepuk tangan untuk diri kita sendiri setelah usaha panjang yang tidak orang lain saksikan.
Another level of pasrah. Andai perempuan yang kuinginkan saat ini baik untukku, dekatkanlah. Jika tidak, jauhkanlah 🙌
As a simpel. Kita usahakan yang mengusahakan kita :)
Kapan terakhir kali seseorang bertanya tentang kabarmu, hari-harimu, perasaanmu, hingga apapun yang ada di hidupmu, dia peduli dan benar-benar ingin tahu, bukan sekadar omongan basa basi. Kapan?
Mantra hari ini.
Kalo ada yang bikin emosi, yaudah jangan balas. Kalau ada yang ingin pergi, yaudah persilakan pergi. Ga perlu marah. Ga perlu dibikin ribet. Selesai ya selesai. Kadang bakalan bisa sedamai itu, setenang itu kalau semua bisa diterima dengan ikhlas. Takdir udah ada yang atur. Kita hanya perlu menjalaninya saja. Tetap saja menjadi baik pada siapa pun. Di mana pun.
Aku merasa, aku yang sekarang ini telah belajar dari segala hal yang pernah terjadi di masa lalu. Aku pikir, bila seorang pergi dariku, itu artinya dia tidak pernah meninggalkanku, tapi aku yang membiarkannya pergi.
Titip yang di luar kendaliku ya, Rabb.
"Jadi apa kata dokter?"
"Jantungku bermasalah"
"Jantungmu kenapa?"
Kata dokter, aku jatuh cinta terlalu dalam."
Dulu waktu kecil liat orang gede pada nikah, sekarang udah gede malah liat anak kecil pada nikah. Berbakat amat aku jadi tukang liat. 😪
Semoga kita adil dalam menilai segala sesuatu yang telah terjadi dan yang akan datang.
Dan tidak menjadikan 'pernah patah hati' sebagai alasan untuk tidak mencintai lagi dengan tulus.
Ibu, walaupun aku gagal, aku tetap jadi anak ibu kan?