Sebuah Dialog Refleksi Rasa
Aku: Hai kamu yang hampir tiap Sabtu dan Minggu di 2023 ini duduk di depan laptop! Gimana rasanya? Ceritain dong!
Diriku: Hmmm. Kadang aku berapi-api, semangat gitu buat memperbaiki hidupku yang rasanya seperti berantakan saat ini. Tapi kadang aku ngerasa capee banget, karena aku tersadar bahwa banyak hal yang harus kulakukan untuk memperbaiki hidupku itu.
Aku: hmm, iya yaa? Trus?
Diriku: iyaa, kadang capee banget. Sembari aku memperbaiki hidup, di saat yang sama masalah terus ada menghantuiku. Kadang aku sedih aku ga bisa egois mementingkan diriku sendiri. Ada banyak hal yang butuh perhatianku.
Aku: You are doing good, perasaanmu valid kak
Diriku: hmm. Tapi.. aku tersadar juga, lagi-lagi lewat semua narasumber, fasilitator, dan temen-temen yang lain di CC juga aku jadi tau aku ga sendirian. Ga hanya aku yang merasakan hal ini. Setiap orang berjuang dengan hidupnya masing-masing.
Aku: hmm iya ya?
Diriku: Iya. yaa, pelan-pelan yukk, satu per satu improve diri. Kuncinya: aku lebih baik dari diriku yang kemarin. Dah ituu aja. Yuk kamu mau membersamaiku kann, aku butuh temen. dan kamu satu-satunya yang bisa kuandalkan.
Aku: yaa, aku pikir aku harus nemenin kamu. Aku juga butuh teman. Yuk kita sama-sama menjalani ini semua yaa.
Bismillaah~








