Kali ini aku tersadar, yang awalnya ku kira aku punya kamu setelah mereka pergi. Ternyata sama. Aku juga tidak memiliki kamu. Hanya aku. Sendirian.

ellievsbear

Product Placement

if i look back, i am lost

PR's Tumblrdome
No title available

gracie abrams
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON
One Nice Bug Per Day
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
NASA
Sweet Seals For You, Always

titsay
Monterey Bay Aquarium
Doug Jones
Interview Vampire Daily
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
I'd rather be in outer space 🛸

No title available

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Bosnia & Herzegovina
seen from United States
seen from Singapore
seen from Germany

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Ecuador

seen from Guadeloupe
seen from Peru
seen from United States
seen from Tunisia
seen from United States
seen from Belgium
seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@chandrinhk
Kali ini aku tersadar, yang awalnya ku kira aku punya kamu setelah mereka pergi. Ternyata sama. Aku juga tidak memiliki kamu. Hanya aku. Sendirian.
Even it’s just a phase of my feelings. Why this did always happen all the time when I feel sad. The problem always the same. The conclusion always the same.
I live just for other’s happiness. Indeed.
Feelin’ anxious. But, nobody can handle me even everyone around me. The things that they said you gotta to fix your brain. The problems it’s me. It’s hurt. Feelin’ like I have nobody.
Kepada siapa lagi aku bisa bercerita? Menyampaikan cerita sepertinya selalu salah. Kenyataannya hanya ingin didengar. Tapi mengapa cerita berbalik menjadi tuduhan.
Kejadian lagi. Hal kecil ternyata menutup hal-hal besar.
Keputusan hidup saja mesti bergantung kepada orang lain. 🥺
Mengapa sesakit ini jalan menuju surga?
Insyaallah aku belajar ikhlas ya Allah. Kuatkan. Beri aku ketegaran. Kokohkan kakiku berdiri lebih tegak
Kata ‘maaf’ tidak berarti lagi karena pada akhirnya aku lagi yang disalahkan.
Hari terus berganti. Semakin hari aku semakin tahu. I’m not good enough for you. The simple sentences broke me into pieces. Mau dikata apalagi? Iya. Seperti itulah yang terjadi. Kehadiranku benar-benar sudah tidak ada artinya.
Menyampaikan keluh kesah ternyata membuat kamu merasa tidak dihargai. Menegur ternyata membuat kamu sakit hati. Aku ternyata hanya boleh diam agar tidak ada lagi hal yang menyakitkan dari ucapanku.
Dulunya dibilang ‘aku bosen sama kamu’, ‘kamu banyak omong’, ‘pergi sana kamu’, ‘jangan ikut camput’ dan banyak kata-kata lain yang sunggut membekas hingga hari ini. Aku yang masih kuat mempertahankan hingga hari ini.
Apa salah ya Allah?
Tanda yang Engkau berikan cukup jelas tetapi aku tetap diam dan menjalani.
Tanpa perlu aku usaha mencari kebenaran. Ternyata dengan mudah kau ucapkan. Sakit hatimu terhadapku ternyata lebih menyakitkanku. Hal ini membuat aku tidak percaya siapa-siapa lagi. Termasuk diriku sendiri.
Tempatku bersandar sudah tidak ada lagi. Dimanakah aku bisa menaruh sedihku? Tidak ada tempat untuk itu. Tidak ada tempat untuk aku
Tanam sedihmu, hapus airmatamu. Tidak ada lagi tempat untuk kesedihanmu disini.
Sudah tidak ada lagi kata yang boleh terucap dari bibirku untuk menyalurkan pikiran dan perasaanku. Secara tidak langsung dipaksa untuk memendam dan tak boleh berkata yang tidak sesuai. Hanya diperbolehkan untuk hal yang menyenangkan hati orang lain tanpa memikirkan aku.
Hatiku hancur. Tapi siapa yang mau peduli? Tidak ada lagi. Diriku pun sudah lelah mengasihani diri sendiri tapi air mata tidak bisa berhenti. Maaf ya Allah bolehkah aku menyerah?
Sayangnya aku sudah menyerah. Memilih antara kepentingan diri atau orang lain. Sudah tidak ada lagi harapan untuk diri sendiri dan ditambah orang lain sudah tidak lagi ingin keberadaanku.
Kehadiranku saja sudah mengusik orang lain.