
oozey mess

Love Begins
No title available
sheepfilms
The Stonewall Inn
Show & Tell
🩵 avery cochrane 🩵

Origami Around
No title available
untitled
Xuebing Du
Noah Kahan
Misplaced Lens Cap
cherry valley forever
★

No title available
Mike Driver

blake kathryn
Game of Thrones Daily

No title available

seen from T1
seen from Indonesia
seen from Brazil

seen from Germany
seen from Germany
seen from Brazil
seen from United States
seen from Brazil

seen from T1
seen from Germany

seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States
seen from Chile

seen from Hungary

seen from Ireland
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from France
@craftnish-blog
Andrea Dezsö’s Embroidered “Lessons From My Mother”
I met Andrea in San Diego last year and was immediately floored by her work. (Also, being 1/4 Romanian but still knowing almost nothing about Romania, I’m always fascinated by Romanian artists.)
NYTimes:
From afar, the stitching and calming colors looked like the work of a doting grandmother, but up close there were images of vaginas, fetuses and a study of the myths that mothers told their daughters in Transylvania, Romania, where Ms. Dezsö, 39, was raised…
Working in the city has provided fodder for many of her ideas and for her embroidery series, which she stitched while traveling throughout the city. A woman stitching in public is viewed differently in different neighborhoods, Ms. Dezsö found.
“If I’m in Queens, people think I’m a traditional woman,” Ms. Dezsö said. “If I’m in Manhattan, it’s the hippest thing.”
See more of Andrea’s work here.
remember... you're never alone...
Maybe
christmas greeting
Rumah Perahu - Eloprogo Arthouse
EloProgo Art House is a magical and inspirational creative reserve for anyone who has a passion for art and nature. This two hectare paradise is located in a beautiful setting on the island of Java where the two rivers, Elo and Progo, meet. These rivers stream from the Merbabu and Sumbing mountains and meet in our back yard; they are truly too dramatic to be forgotten. We are only one hour away from the city of Yogyakarta and very close to three amazing temples; Mendut, Pawon, and Borobudur which possess an exhilarating history. Although we are surrounded by essential everyday amenities, EloProgo Art House is still safely embraced in the quiet and comforting arms of Mother Nature. [written by Putri Fitria]
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10200131593683425.186030.1558190313&type=1
i made this for Sony Santosa - a painter, a teacher, a brother, that owned Eloprogo Arthouse.
you can order yours :)
contact me at [email protected]
an upcycle project : notebook
polar bear...
they're still wanna dance on ice...
Labirin Ingatan book one : Linimasa
written by Ervin Ruhlelana
cover work and design by @catnish
Tentang Proses Produksi Labirin Ingatan
mumpung tangannya lagi istirahat dari jarum dan benang, aku mau cerita ah gmn bisa sampe terlibat dalam produksi novel Labirin Ingatan.
setelah lulus dari kuliah broadcast, saya malah ngga berminat buat menggeluti dunia itu. kecuali layar lebar, kalo ada lagi saya mau. hehe.
slh satu kegemaran saya dr dulu adlh membuat segala sesuatu sendiri. kl udh kebanyakan, ya dijual. jd awalnya memang ngga sengaja jualan.sempet punya brand [kammi] handmadeproject, bikin pouch kanvas yang disulam, dengan memanfaatkan kain limbah pabrik garment dan baju2 bekas.
suatu hari jumpa @ruhlelana dan bertukar cerita tentang banyak hal, termasuk "do it yourself. or do it with your friends". intinya tentang bagaimana membuat basis ekonomi sendiri tanpa merugikan orang lain sekaligus melakukan sesuatu untuk lingkungan. mengingat dari kecil sudah melihat orangtua saya melakukan hal serupa, saya jadi yakin dalo dari sini saya juga bisa hidup.
ya jadi gitu, ketemu @ruhlelana yang punya segambreng tulisan ajaib, saya mikir, ini sayang banget kalo ngga dibikin edisi fisik nya. kemudian @ruhlelana cerita tentang bagaimana ribetnya berurusan dengan para penerbit, termasuk di dlmnya merubah isi konten novel tersebut. akhirnya, saya menawarkan diri untuk bersama2 mengerjakan edisi fisik novel Labirin Ingatan ini.
setelah bikin dummy, dan disetujui oleh @ruhlelana barulah novel ini dipublish, untuk ditawarkan kpd siapapun yang ingin mengoleksinya. prosesnya ngga sebentar, karena harus hunting bahan yang tepat, keliling tempat fotokopian yang hasil dan harganya sesuai keinginan, juga menggambar desain untuk cover depan novel Labirin Ingatan ini, kemudian menyulamnya.
fotokopi? ya, fotokopi. buku ini ngga dicetak di percetakan, tapi difotokopi secara manual, karenanya, ngga bisa diburu-buru pengerjaannya. emblem sablonan untuk edisi print on demand dikerjakan oleh teman2 dari Instituta. tentang Instituta, diceritakan juga di dalam novel ini :)
setelah ketemu kain yang cocok untuk sampul, akhirnya habis ini masuk tahap pen-ja-hit-an! asikkkkk.... sementara menyulam untuk edisi kolektor masih kurang 4 lagi. ahaha! semangat!
kabar gembira, untuk edisi kolektor, akhirnya akan dibuat hardcover! dan tetep, bonus pouch kain. karena bener2 dikerjakan pake tangan saya yang cuma dua ini, (dibantu ibu saya kadang2. jadi kadang2 tangannya empat)... jadi harap maklum kalo pengerjaannya cukup memakan waktu. kita tetap mengecek kualitasnya satu persatu. supaya ngga mengecewakan siapapun. nunggu lem nya kering betul untuk sampulnya juga butuh satu setengah hari, dibiarkan kering secara alami, bahkan tanpa bantuan matahari.
emangnya jemuran? mesti kering pake matahari? *jitak kepala sendiri*
karena ini full handmade, harap memperlakukan buku ini dengan ekstra hati-hati ya... mau seteliti apa saya mengerjakan dan mengecek kualitasnya, tetep ngga sehabat bikinan pabrik.
oiya ada yang ketinggalan. alasan lain kenapa buku ini diproduksi sendiri adalah untuk menghindari mass production.mass production menghasilkan limbah dan merusak lingkungan.dgn memproduksinya sendiri, kita justru bisa memanfaatkan limbah.
master novel ini dikerjakan sendiri oleh @ruhlelana dan di print di atas kertas bekas. master inilah yang akhirnya diperbanyak dgn proses fotokopi dengan menggunakan materi book paper yang ringan dan ramah dengan mata kita.
yang bikin semangat ngerjain adalah, apresiasi teman2 dan keluarga akan edisi fisik novel ini sangat membahagiakan :) makin bahagia (sekaligus heran) lagi adalah, bukunya sold out dalam semalam. begitu bangun dari tidur, ada pesan dari @ruhlelana "bukunya sold out, mari segera dikerjakan" . saya speechless.
saya mengerjakan semua ini dengan hati yang sangat riang, jadi semoga semuanya senang. meskipun udah pake helm proyek, kecelakaan kerja tetap susah terhindarkan seperti kecolok benang, tragedi benang kusut, kesilet cutter, dll. tapi tetep, semuanya kami kerjakan dengan senang hati. :)
saya percaya yg mengoleksi novel ini adalah orang2 yang cinta dengan buku, jadi saya juga percaya pasti buku ini akan diperlakukan dgn baik. cara yang baik memperlakukan buku ini selain tidak melipat halamannya adalah tidak diajak berenang atau mandi.
doakan waktunya cukup, akan ada kejutan bonus lagi untuk yang mengoleksi buku ini, bik edisi kolektor maupun edisi print on demand. yaiy!!
gituajasih, terima kasih sudah menyimak, maaf menuh2in timeline siang2.
sekian dan terima order apapun yang berhubungan dengan merchandise, kain, jarum dan benang. cover buku lagi juga boleh. yaksip.
*from my timeline @catnish
novel Labirin Ingatan book one : Linimasa oleh Ervin Ruhlelana,
silakan download pdf version nya di sini:
http://www.scribd.com/doc/49451749/Labirin-Ingatan-Sebuah-Novel-Linimasa-Book-One
a vintage suitcase
a tribute to Samantha School and Ok Karaoke
ancient whale
the wind direction
if i could be who you wanted all the time... all the time...
[radiohead]