Yang aku benci dari sehabis menangis adalah rasa sesak yang tidak mudah hilang😣
Jangan membuat orang disekitar mu menangis karna kesedihan, tapi buatlah ia menangis bahagia.
Good night 🌃
occasionally subtle
Interview Vampire Daily
Noah Kahan

Origami Around

gracie abrams
sheepfilms
Show & Tell
No title available
almost home

PR's Tumblrdome

Love Begins

❣ Chile in a Photography ❣

roma★
untitled
★
Lint Roller? I Barely Know Her
Cookie Run:Kingdom Official!
Claire Keane
One Nice Bug Per Day

titsay

seen from Sweden
seen from United States

seen from Australia
seen from Brazil
seen from Bangladesh

seen from United Kingdom
seen from France

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Brazil
seen from United States
seen from Oman
seen from India

seen from Malaysia
seen from Greece

seen from Nepal
seen from United States
seen from Brazil
seen from Russia
seen from Russia
@crazylittlesworld
Yang aku benci dari sehabis menangis adalah rasa sesak yang tidak mudah hilang😣
Jangan membuat orang disekitar mu menangis karna kesedihan, tapi buatlah ia menangis bahagia.
Good night 🌃
Love isn’t about how long you’ve been together, it’s about how much you’ve grown together — and in 8 years, we’ve grown a lifetime
Dimaafkan dan terulang, lantas harus apa?
Hai, udah lama tidak login tumblr karna aku pikir dengan menulis di platform sebelah (read Twitter) semua bisa tercurahkan. nyata nya gak sama sekali.
anyway beberapa tahun kebelakang sangat berat untuk di lalui, jujur tanpa sosok sahabat buat hari hari semakin berat. untuk kalian sahabat ku, mungkin tulisan ini tepat bisa kalian akses dan baca. Aku dengan sadar ingin meminta maaf melalui tulisan ini, memang tidak pantas untuk di maafkan tapi deep down aku butuh sosok kalian. Inez, Arum. Sukses buat kalian selalu🌻💐 Tahun demi tahun, hari demi hari udah di lalui, dengan bertambahnya usia, hubungan ini semakin panjang dan erat ternyata badainya semakin kuat. Semalam kami berdua berada di ujung batu karang di tengah lautan lepas. Ego, amarah, kesal, kecewa, sedih, dingin, merasa insecure, apakah pantas hubungan ini berjalan? kenapa Tuhan masih izinkan kami bersama? hingga selama ini dan kami berdua masih terus berusaha untuk saling memafkan dan memperbaiki. namun tidak jarang itu terulang lagi:(
Capek? jelas aku lelah. disini aku berusaha untuk menahan dan entah kapan akan menyerah. hubungan itu bukan soal siapa yang paling benar, tapi tentang siapa yang bisa menurunkan ego dan bersabar. Aku tau bukan hanya aku yang lelah, pasti kamu juga.
Badai semalam berhasil kita lalui, aku harap kita terus membaik dan mengintrospeksi diri untuk jadi lebih baik kedepan nya. Tau gak apa hal yang bikin aku semarah semalam? Yap, kamu tau dan tidak akan aku buka disini. mungkin ini akan menjadi wadah berkeluh yang aku fikir kamu pasti udah ga inget aku punya akun ini. Lanjut yaa.. badainya kenceng, aku udah hampir tumbang. gak ada pegangan yang bisa aku pegang bahkan untuk berdiri dengan kedua kaki ini gak kuat. setiap tetes air mata yang keluar menandakan betapa sakitnya malam itu, delapan tahun dan satu luka yang selalu terulang menjadi luka bernanah busuk dan membekas di aku. Gak pernah terfikir akan kejadian di hidup aku, tanpa sosok yang bisa menenangkan aku entah papa ataupun kedua sahabatku.
Aku harap visi misi, cita-cita, dan doa kita masih akan terus sejalan... Semalam aku jadikan pelajaran, walaupun keheningan kembali turun. Kali ini bukan karena tidak ada yang ingin bicara, tapi karena terlalu banyak yang ingin dikatakan, dan tidak satu pun kata rasanya cukup.
Iya, meski hatiku hancur. aku tahu, cinta kadang tidak cukup. Dan kesalahan kecil bisa jadi luka besar, apalagi jika itu menyentuh kepercayaan yang telah dibangun bertahun-tahun.. Semoga tidak menjadi abu, dan kalaupun menjadi abu aku harap kamu bisa terus menjadi yang terbaik di tengah bangatnya para pria jaman sekarang. Indah🎀
Fiersa Besari - Pelukku untuk Pelikmu
Sandarkan lelahmu dan ceritakan
Tentang apapun aku mendengarkan
Jangan pernah kau merasa sendiri
Tengoklah aku yang tak pernah pergi
Bagiku kau tetap yang terbaik
Entah beratmu turun atau naik
Kadang kala tak mengapa
Untuk tak baik baik saja
Kita hanyalah manusia
Wajar jika tak sempurna
Saat kau merasa gundah
Lihat hatimu percayalah
Segala sesuatu yang pelik
Bisa diringankan dengan peluk
Kau berkata dunia sedang tak ramah
Ya bukan berarti kau mesti berubah
Jadi seseorang yang tak kau ingin
Yang menatapmu asing dari cermin
Bagiku kau tetap yang terbaik
Entah beratmu turun atau naik
Kadang kala tak mengapa
Untuk tak baik baik saja
Kita hanyalah manusia
Wajar jika tak sempurna
Saat kau merasa gundah
Lihat hatimu percayalah
Segala sesuatu yang pelik
Bisa diringankan dengan peluk
Kita perlu kecewa untuk tahu bahagia
Bukankah luka menjadikan kita saling menguatkan
Kadang kala tak mengapa
Untuk tak baik baik saja
Kita hanyalah manusia
Wajar jika tak sempurna
Saat kau merasa gundah
Lihat hatimu percayalah
Segala sesuatu yang pelik
Bisa diringankan dengan peluk
Segala sesuatu yang pelik
Bisa diringankan dengan peluk
Hidup adalah seni berlagak normal. Dunia tak ingin tahu kesedihanmu, dunia tak terlalu peduli pada deritamu.
Lantas hidup adalah seni berlagak baik-baik saja. Tegar tabahmu diuji, kukuhnya dirimu 'kan menjadi pemicu untuk alasan kau berdiri lagi.
Arief Aumar Purwanto
Noted😊
Poems & Words
Isi duniaku kamu,
Apa diduniamu ada aku?
Apa aku pantas mengisi duniamu?
Jika ya, maka bantu aku untuk merangkai dunia kita. Bukan kamu ataupun aku, tapi kita.
Aneh ya hidup orang seindah cakrawala, mengapa aku tidak?
Jawaban nya adalah belum, bukan tidak. Cakrawala ditata oleh sang empunya agar menjadi pantas dan indah untuk dirasakan.
Butuh waktu pula untuk aku menyiapkan cakrawala itu. Entah kamu ataupun yaa biar yang empunya yang mengatur hal itu untuk dapat menemaniku menikmati cakrawala ku.
Lebih baik sakit karna kejujuran, dari pada bahagia tapi tidak tahu bahwa ada yg menyakitkan mu.
Tuhan, titip salam ya buat papa💛
Terlalu sibuk merajut masa depan, hingga lupa apa itu self love dan dunia sekitar. Hidup itu unik, aku yang sibuk menyiapkan masa depan, tapi aku juga yang merasakan kegagalan.
Ku kira dengan berjuang sekuat tenaga akan membuahkan hasil. Tapi nyatanya hasil itu lama aku tuai, bahkan belum ada ujung nya.
Aku yang sibuk menyiapkan semua angan dan harapan orang tua, namun ditengah jalan aku lelah tidak tahu harus bagaimana dan untuk apa tujuan itu. Harus mencari cara bagaimana aku harus menyelesaikan semua skenario hidup ku sendiri. Terkadang selintas rasa lelah datang dan ingin aku sudahi. Tidak kuat, terlalu berat, terlalu egois dunia ini. Tidak pernah memihak pada aku yang membutuhkan keadilan.
Jika aku fikirkan itu terus menerus dan hanya diam di tempat tanpa berjuang = NOL
Aku tau tujuan hidup ku, aku mau sukses dan membantu orang yang kurang beruntung dari hidup ku yang selama ini selalu aku memposisikan akulah yang paling buruk didunia ini.
Aku bertumbuh untuk membantu orang lain, bukan untuk membuat diriku unggul seorang diri. Jika sudah terjatuh, maka ingat untuk bangkit dan terus berusaha. Jika direndahkan, jangan pernah berfikir untuk membalaskan dendam mu, betapa sakitnya direndahkan orang yg bahkan tidak mengenal perjuangan mu.
Aku masih terus berjuang, sampai akhirnya nanti aku bisa membantu sesama lebih dari ini.
Akhirnya tahun ini aku akan resmi menjadi seorang sarjana, sudah kurang lebih 5tahun perjuanganku untuk kuliah. Tidak mudah dan cenderung susah perjuangan ini. Namun akhirnya walaupun tidak akan pernah aku merasakan memakai toga dan didampingi teman-teman tercinta dan keluarga, tp aku harap bisa disana menyaksikan teman-teman lain nya bertoga maju satu persatu saat namanya disebut dan dengan bangga nya aku bilang bahwa aku seharusnya disana.
Sebuah perjuangan yang harus aku ceritakan kelak ke anakku nanti dan atau ke orang disekitar ku yang mungkin akan membangkitkan semangat mereka untuk merajut asa mereka💛
Kepikiran, kalo punya anak nanti mau dinamain ada "Oceana" dan "Ocean" 🌊
June 14nd 2019
Apa boleh aku cemburu?
Bagaimana bisa menahan rasa cemburu yang datang setiap kali melihat apa yang tidak seharusnya "terlalu sering" kau lakukan?
Tidak pernah aku merasa sempurna ketika kau selalu menyukai postingan ntah siapapun itu dengan tubuh yang indah anggun berisi serta "sexy" dan enak dilihat. Apa aku dimatamu? Banyak yang aku simpan dan ku renungi sendiri setiap hari, setiap saat.
Apa gunanya aku?
Terlalu buruk kah? Sampai sampai "alat pemuas" mu harus seindah itu.
Terlalu membosankan kah gaya ku? Terlalu apa?
Hanya lewat tulisan aku mampu mengungkapkan kepedihan ini.
Aku bukan wanita sempurna. Belum menjadi pasangan yang sempurna hingga kamu harus mencari dunia itu untuk membuat kehidupan mu lebih sempurna.
Bukan aku jika menjadi pasangan yang melarangmu untuk ini dan itu, untuk membatasi kegiatan mu, bahkan untuk melarangmu untuk menyukai postingan wanita yang bahkan membuatku cemburu sekalipun.
Mungkin semua itu terlalu sepele. Iya, mungkin itu buatmu. Tetapi tidak untuk ku. Karna bagiku itu hal terburuk bahkan membuatku makin tidak percaya diri dan merasa "APAKAH AKU PANTAS MEMILIKI MU DAN BAHKAN APAKAH PANTAS AKU MEMILIKI PASANGAN?"
Sudah terlalu banyak yang ingin ku sampaikan namun, apakah itu pantas aku jadikan alasan untuk cemburu.
Semoga semakin sabar dan kuat untuk ku menahan semua ini tanpa harus memulai pertikaian denganmu. Mungkin suatu saat kamu baca, ataupun tidak. Aku pernah sesakit itu menemukan semua wanita yang kamu sukai berbanding jauh dengan apa yang aku miliku saat ini.
--
Hati ini pernah tertutup rapat selama 6 tahun. Bukan masalah waktu yang lama, tetapi belum ada sesosok yang mampu membuat hati ini terbuka lebar. Dulu kami saling mengenal lewat seorang sahabat, dia mencariku karna warna rambut yang selalu ku ganti sebulan sekali. Itu yang membuatmu tertarik?
Tentu tidak hanya sampai disitu. Karna proses menjadikan kamu tau aku dan aku tau lebih tentang kamu. Kunci utama mau bersama ku tidak sulit hanya kamu harus mencoba hidup disegala posisi. Sulit, senang, duka dan bahagia. Kita jalani bersama, sambil terus bersyukur dengan segala yang ada.
Terimakasih sudah menjadi peneman selama kurang lebih 2tahun belakang ini, terimakasih sudah menerima segala kekurangan ini, terimakasih sudah menjadi kunci dari hati ini, dan tentunya terimakasih kamu pernah menjadi penjaga papa untuk beberapa waktu lalu🥰
Semoga hingga 5,10,25,50 tahun kedepan kamu masih mau bersama ku, menjadi tempat curhat berkeluh dan berbahagia, dan semoga kita bertumbuh dan tua bersama. Aku sayang kamu, damai❤️
𝚋𝚜𝚍, 𝟶𝟿 𝚖𝚊𝚛𝚎𝚝 𝟸𝟶𝟷𝟿 - 𝚒𝚗𝚍𝚊𝚑
Kenapa saya dilahirkan?
Pertanyaan aneh. Tapi itu yang pernah saya fikirkan dikala saya duduk dibangku kelas 4 SD. Ya. Saya anak ragil, tentunya banyak duka dan suka jadi anak paling ragil.
Dulu sempat mikir kenapa saya hadir disaat
"alm.ayah saya sudah memasuki usia yang tidak lagi muda"
"ibu saya sudah banyak mendapatkan penyakit seperti diabetes" yang nampaknya ada saat saya dikandungan.
"keuangan keluarga yang sudah tidak seperti dulu"
"jarak antar kakak saya sejauh itu"
Dan masih banyak lagi fikiran seperti "saya ada malah membuat keluarga semakin sangat amat hidup berkecukupan"
Bukan. Bukannya saya kecewa, bukan juga menyesal, bukan juga tidak bersyukur.
Tapi apakah lebih baik jika keluarga ini ada dengan sepasang orangtua dan ketiga buah hatinya? Pasti jauh lebih indah dari saat ini.
Kehadiran saya hanya membawa dampak pada keuangan keluarga yang semenjak itu mengalami krisis moneter.. Sejak duduk dibangku SD, saya harus melihat alm. ayah saya betapa susahnya beliau mencari uang ditambah dengan usia nya yang tidak lagi produktif. Sejak SD saya sudah mengalami masa bullying semenjak pindah ke sekolah negeri. Kenapa harus saya yang dibully? Apa karna saya maaf non muslim? Apa karna saya berolah raga dengan menggunakan seragam sekolah lama saya yang celana olah raganya sependek itu? Apa karna saya memakai maaf miniset dihari pertama sekolah? Atau karna apa? Setelah itu, memasuki kedupan yang sudah bisa saya lalui tanpa berat hati, masuk kedunia SMP lagi lagi saya harus mencari sekolah dan Puji Tuhan saya bisa sekolah di sekolah swasta kembali. Tapi, kenapa sekolahnya harus ada kenalan alm.ayah? Kenapa saya membayar uang sekolah saja dipotong? Menjadi anak yang bayaran sekolahnya paling murah disatu sekolahan, tidak pernah saya mau menitipkan buku SPP saya kepada teman-teman karna lagi lagi saya tidak mau ada orang lain yang mengganggu kehidupan saya apalagi membahas kenapa saya tidak membayar uang sekolah dengan jumlah yang sama dengan teman lain nya.
Memasuki SMA masih sama. Saya sudah kebal. Satu yang masih terbelit dihati dan kepala "mengapa dipaksakan? Ayah saya dan ibu tentu jauh lebih malu untuk mengemis kemurahan hati siapapun itu untuk memberi keringanan sekolah saya. Mengapa harus pada saya?" Beruntung saat duduk dibangku SMA saya mendapatkan teman yang paham akan situasi dan kondisi keluarga saya dan menerimanya tanpa kata "tapi". Untuk kedua sahabat saya Joyce dan Fenna, hanya mereka yang mampu menemani saya dalam kesedihan dan saat sedang bahagia. Saat-saat bersama mereka, kami maju bersama saling mendukung. Meraih prestasi dibidang seni, kami mengikuti konser paduan suara dan mendapatkan penghargaan yang katanya "PEMECAHAN REKOR MURI" senang? jelas! Dari saat itu saya bangkit ingin membuat keluarga ini bisa melihat dan bangga terhadap saya. Setelah itu kami sering meraih gelar pemenang di kejuaraan kelompok bernyanyi di beberapa sekolah.
Sementara itu saat sudah masuk perkuliahan. Semua diperjuangkan. Terimakasih sekali untuk semuanya. Dan saya belum menyelesaikan pendidikan yang nampaknya makin diakhir semakin mendrama ini. Dan saya akan terus maju hingga titik akhir dari drama ini, kemudian hidup mandiri jauuuuh lebih mandiri menghidupi diri sendiri syukur-syukur bisa memberi ibu saya pendapatan setiap bulan nya, dan mencari pasangan yang bisa dan mau hidup mengarungi kesulitan dan kesenangan bersama.
SAYA MENUNGGU HARI ITU.
Terimakasih senja telah menghantarkan saya untuk berbagi kisah ini pada kertas putih yang saya isikan menjadi lembar kisah hati ini❤️
Yippy! I AM BACK!!
Hellow 2019!!!
Akhirrrnyaaaaaaaaaaaaa bisa diakses lagi di indonesah!
Selama ini susah mau curhat kemana huihuihui!
2018 kemarin sangat amat berat guise😭
Serius. Papa yang jadi ya segalanya buat gw walaupun dilarang ini itu, tapi asli.. kalo disaat itu gw sangat amat jatuh im feel so fuckin shit every single day with a fuckin shit moment:(
Fellin bad everyday. Stuck dimana gw gak habis pikir cuma 21 taun aja bisa sama papa. Dan gw masih sangat iri dengan ketiga kakak" gw yang sangat beruntung bisa berlama" sama papa.
Yang hampir 1 bulan di ICU sehari cuma 2 jam bisa besuk. Men, kalo emang harus kehilangan gak gini juga:(
RS tempat papa udh jadi rumah kedua, dengan segala campur aduk setiap tindakan yang pihak sana nyaranin mulai dari trakeostomi, cuci darah, cabut 2 gigi papa sekaligusi, itu semua jauh dari bayangan gw. WOI LAH GW TUH MASIH PENJAJAKAN USIA! dengan hal itu yang harus di hadepin gue?! Mending gw yang di ambil aseli..
Taun terburuk dan sangat terburuk. Tapi yang terbaik buat papa:')
Harapan gw pupus banget mau papa dampingin sampe wisuda, nikah, dan melihat gw bisa melangkah keluar dari rumah dan menjadi pribadi yang baik juga dewasa.
Belom lagi gw harus kehilangan sahabat gw:( gak mungkin jd mantan sahabat. Dia tetep sahabat gw. Gw mohon cepet sadar yuk main lagi. Gw minta maaf dan sudah memaafkan apapun itu kok.
Dan emang yang terbaik akan Tuhan berikan, gw percaya. Buktinya cowo gw gak nyerah gt aja. Gak pergi gitu aja walaupun keadaan keluarga dan gw sedang down:) Tuhan biarkan semua yang aku punya saat ini biar menjadi miliku sebentar saja. Jangan kehilangan lagi.
Sorry curhatan receh ku di 2019:'
Kalo gak mau sakit, jangan cari penyakit. Begitu pula sama hal tolol yang namanya "KEPO" sering kali bikin sakit bor :( gak mau kepo tapi kepo gimana dong? *keur galo urang*
efek kepo sialan