Mimpi yang Kukira Mati
Sebuah postingan kawan lama membuatku sejenak terdiam, dalam diamku ternyata kusampai disebuah masa lalu.
Disana aku menggali sebuah kuburan yang berisi mimpi yang pernah kubunuh, Fikirku disana mimpiku telah mati, ternyata tidak. Mimpiku hanya berdiam diri dalam kuburan yang selama ini kubuatkan untuknya. Ternyata betul kata orang-orang, mimpi tidak pernah mati, dia hanya berdiam dan akan selama hidup meski kau sudah tua nanti.
Seketika rasa khawatirku datang. Aku takut saat menjadi orang tua nanti, mimpi ini bekerja sama dengan egoku. Memaksakan mimpiku kepada anak yang “egoku” fikir adalah milikku. Entah bagaimana caraku menenangkan mimpi ini? sudah jelas mimpiku sudah terlambat untuk kuwujudkan, kalau ia tidak bisa mati, setidaknya kuingin dia tenang tanpa mengorbankan siapapun.
Kalaupun kelak anakku memiliki mimpi yang sama denganku, akan berusaha kupastikan, itu bukan mimpiku yang gagal kuwujudkan yang kuturunkan kepadanya. Tetapi memang mimpi baru yang menjadi anugerah yang ia dapatkan karena mencintai sesuatu hal.














