#Infinite confessing their love for each other
Game of Thrones Daily
cherry valley forever

Discoholic 🪩
No title available

@theartofmadeline
🩵 avery cochrane 🩵
Lint Roller? I Barely Know Her
Doug Jones
EXPECTATIONS
h
almost home

titsay
Today's Document
sheepfilms
Cookie Run:Kingdom Official!

gracie abrams
𓃗
I'd rather be in outer space 🛸
untitled

Kiana Khansmith
seen from India
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from United States
seen from Morocco

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Australia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Canada

seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from Ireland
seen from United States
@enudeha-blog
#Infinite confessing their love for each other
hoya firing shots at sunggyu
HOYAAAA~ X)))
He is on the top of my bias list. HHHHHHHH. Nam Woohyun <3 kyaaaaaaaaaa~~~~~~
KENAPA INI TERJADI PADAKUUUUUU?! T^T
FREAKING IN LOVE WITH THIS BAD PERFORMANCE !!
LOL Baek. Selalu ngakak setiap ulang yang bagian ini 😂😂😂 #baekhyun #chanyeol #suho #sehun #exo #vapp #vroomvroom
Suka banget lagunya :’) (via https://soundcloud.com/ika-natassa/lagu-dari-ale-untuk-anya?utm_source=soundcloud&utm_campaign=share&utm_medium=tumblr)
Akhirnya Tumblr kebuka lagi!
Aku senang akhirnya tumblr bisa kebuka lagi yeay
Kue cubit gemes rasa black forest. My fave. Yummy! Ada rasa lain seperti original, green tea, tato, red velvet, and bubble gum. Beli beli di Ciomas Permai Bogor, yuk. #PhotoGrid #endorse #jualansendiri #kuecubit #bogor #kulinerbogor #apalagiya
Bila kau setengahi aku, maka kau hanya numpang lewat. Buatku, kau tak bertempat.
Ben Affleck speaks about Islamophobia X
He is the batman we need right now
Much respect
Muslims stand up for their religion on a regular basis, however it is rare to see this from a Hollywood celebrity. SubhanAllah.
Berkumpul dengan orang-orang asing yang sama-sama punya ketertarikan di luar kewajaran ternyata asik juga. Keluar dari zona nyaman itu.......... SERU! :))
The Finish Line
Hai. Garis akhir sebenarnya bukan akhir, tetapi awal yang baru. Ketika gue menengok postingan sebelum ini, dalam postingan itu perasaan gue lagi benar-benar merasa jatuh cinta. Di akhir postingan, ada kalimat "I don't know how long it will goes blabla" gitu. Tapi, sekarang gue tau kapan hal tersebut berakhir. Namanya juga perjalanan. Ibaratnya gue lagi naik KRL, yang selalu berhenti di setiap stasiun. Sampai saat ini gue belum sampai di stasiun akhir. Kemarin-kemarin mungkin stasiun persinggahan sementara. Berat pasti. Sedih iya. Emosi sudah jelas. Tapi hal seperti ini memang jalan terbaik buat gue maupun dia. Doa-doa yang gue panjatkan ke Allah seakan dijawab-Nya. Doa gue adalah: jika memang dia bukan buat saya, mohon lapangkanlah hati ini dan tunjukkan jalan terbaik untuk saya. Gue sih bersyukur aja sama hal apa pun yg udah gue lewatin sama dia. Setidaknya gue dikasih pelajaran yg buat gue berharga. Kadang sedih sih mikirin semua mua muanya, inget kata-kata manis yang pernah dia bilang, baca chat-chat kami dulu, dan denger lagu yang mengingatkan akan kami, cukup bikin hidung gue menghangat dan air mata menggenang. Gak mudah memang, terlalu banyak pengharapan yang gue buat yg berakhir dengan kesakitan yg gue rasain sendiri. Hehehe. Sekarang? Masih seperti itu. Banyak hal yang dulu gue minta sama dia, minta temenin ke sana, ke sini, ke banyak tempat pokonya, yang sekarang bisa gue lakuin bukan dengan dia. Menyenangkan diri sendiri perlu kok meskipun tempatnya asing. Seperti yang gue lakuin malam minggu kemarin! Gue ke Ragunan akhirnya. Jam 4 sore yang dilanjutkan dengan nonton Annabelle di mall Jakarta yang benar-benar asing. Hahahahaha. And I'm happy. Masih banyak list tempat yang akan gue kunjungi tanpa dia. Toh ternyata dengan tanpa dia, gue bisa ke sana juga.....
I don't really know how long it will goes. But, I love you.
Duh, tiap sehari setelah ketemu Ardy tuh rasanya pengen ngulang ngulang aja terus. Hehehe. Yaaaa mungkin emang gue sama dia gak ke tempat-tempat dgn suasana romantis atau layaknya anak jaman sekarang pacaran. Cuma datang ke kosan, nonton film, pesen makan delivery, terus ngobrol sampe bosen, atau waktu itu minta dia gambarin gue, waktu dia sakit gue pijetin sama usap kayu putih, elapin ingusnya, cebokin waktu lagi eek.... Oops 2 terakhir sih ya kagak x))
Hahahahaha.
Tapi ada aja yang kita lakuin. One of my favorite is nge-buuurrrrp-in dia. Hahahaha.
Kalo kemaren, gue belajar bahasa Inggris sama Ardy. Dia sengaja gitu bawa buku bahasa Inggrisnya ke Nangor. Sebelumnya, dia juga nyuruh gue buat ngapalin vocabulary di kamus inggris. 10 kata per hari. Biar skor TOEFL gue bagus katanya. Yaaa seneng deh kalo punya pacar pinter, motivasiin gini. Duh jadi pengen awet-awetin. Hahahaha.
Ardy pinter dan bakatnya gede. Cuma satu sih sifat ngeselinnya: mageran. SAMA SIH KEK GUE HAHAHAHA.
Cepet lulus ya kamu. Seperti janji kamu, semester depan ambil 24 SKS.
I don't really know how long it will goes. But, I love you.
S.Hum
Ah. Puji syukur tiada henti mengenai Mei tahun ini. Targetku tercapai. Usaha beberapa bulan ini berbuah manis, doa dari orang-orang tersayang diijabah. Alhamdulillah Yaa Allah. Semoga bermanfaat semua ilmu yang sudah didapat, bisa diamalkan dengan baik.
22 Mei 2014. 02.00 WIB.
Kebangun dari tidur. Tahajjud. Deg-degan dan mikirin banget tentang kemungkinan paling buruk yg akan terjadi.
07.30 WIB.
Sudah cantik dan siap. Pesan sarapan nasi telur dadar ke Grandma dan seduh teh manis hangat, sesuai saran dari Ardy. Usep kayu putih ke perut juga biar gak mules.
07.45 WIB.
Mules. BAB pada akhirnya. Iya, segugup itu.
08.00 WIB.
Cek & ricek semua keperluan. Sepatu, skripsi, kartu sidang, buku, minyak wangi, dan make-up kit (ini penting! hahaha). Keluar kost.
08.15 WIB.
Sampe kost Rini. Ikut Dhuha soalnya lupa waktu di kosan. Hahaha.
08.50 WIB.
Sampai di kampus. Ngehubungin beberapa teman buat bantu urus konsumsi dll. Ngeliat temen sesama sidang lagi baca, gue jadi minder. Tapi yasudahlah. Mau buka skripsi rasanya males. Bukan karena males baca, tapi karena skripsi gue tebel. Males keluarin dr tas.
09.00 WIB.
Pembukaan sidang. Dosen sepi. Kata koordinator prodi, sidang ditunda beberapa saat krn dosen banyak yg masih mengajar di Bandung.
10.00 WIB.
Masih belum diuji oleh satupun penguji. Sementara yang lain udah sampe 3 orang diuji.
11.30 WIB.
Akhirnya dipanggil oleh koor prodi yg sbg penguji juga. Itupun gue yang minta diuji beliau. Saking gak lakunya. Eh saking penguji gue sibuk semua deng, baru beliau saja yg hadir. Hahaha.
12.00 WIB.
Kelar diuji dosen satu. Setengah jam di ruangan. Diuji sedikit tentang kajian gue, alhamdulillah lancar. Selebihnya dinasihati perbaikan teknis. Koor prodi bilang, "Bapak di sini kan sbg penguji, jadi maaf ya kalo bapak mencari-cari kesalahan."
12.30 WIB.
Diuji dospem kesayangan. Ditanya, "Sudah diuji siapa saja? Masukannya apa? Saya di sini kan sebagai pembimbing, jadi gak perlu lah menguji." Akhirnya ditanya pertanyaan-pertanyaan dasar tentang teori, alhamdulillah lancar. Cuma 5 menit.
12.10 WIB.
Penguji ketiga datang, mantan koor prodi yg sekarang jadi wadek. Sibuk juga. Sebelum diuji, beliau tanya "Siapa yang bukan bimbingan saya tp saya pengujinya?" gue pun ngacung dan langsung masuk ruangan. Ditanya alasan mengambil kajian skripsi ini, apa yang menarik, dan koreksi beberapa teknis. Alhamdulillah lancar.
12.30 WIB.
Rata-rata semua peserta sidang sudah diuji semua, jadi istirahat. Solat, ke kantin sambil ngobrol dgn yg lain. Gue gak makan, gak laper. Masih belum diuji satu dosen lagi. Dospem utama, yang super sibuk, dan banyak cerita mengenai beliau hahahaha. Bilang ke gue mau menguji, tapi belum muncul juga. Serem.
14.30 WIB.
Koor prodi nanya ke gue, apa gue kontekan dgn dospem utama. Gue bilang waktu beliau blg mau datang. Kemudian, koor prodi meminta gue utk hub beliau, konfirmasi kedatangannya. Yaudah, gue SMS. Dibales langsung kalau beliau berhalangan karena sedang mengajar di DU. Nilai ujian sudah dismskan ke dospem favorit. Gue bilang hal tsb ke koor prodi. Kebetulan dosen favorit sudah pulang.
Kemudian, koor prodi dr ruang sidang manggil gue lagi. Bilang kalau dosen favorit gue gak bisa dihubungi. Beliau minta gue coba hub beliau. Ternyata gue hubungi pun ga ada respon. Gue tanya ke koor prodi, bagaimana kalau hub dospem utama saja. Koor prodi kembali meminta gue saja yg menghubungi karena pulsa beliau sudah habis. Baiklah, dengan deg-degan gue telp dospem utama.
Gue ngomong bahwa dospem favorit gabisa dihubungi, jadi di sini belum tau keputusan nilai gue. Kemudian dospem utama jd bingung. Akhirnya gue blg, bagaimana kalau beliau bicara sm koor prodi saja lewat telp gue ini. Beliau setuju. Gue kasih akhirnya hp gue. Gue tunggu di luar ruangan. Setelah selesai, dikembalikan.
Semua udah pada capek nunggu, cuma gara-gara gue doang jadi yudisiumnya lama. Maaf ya. Huhu.
15.30 WIB.
Yudisium. Alhamdulillah sarjana. Lega sekali rasanya. Beres-beres berkas. Foto-foto depan dekanat. Telepon Ayah, telepon Ibu, telepon Ardy. Ah, bahagianya. Sungguh.
19.00 WIB.
Sampai di kost dengan tenang. Bersih-bersih. Langsung berhambur ke kasur. Pegel dan sakit kaki baru kerasa. Suasana di luar kamar pun berisik sekali. Tapi udah gak peduli, udah capek buat senewen. Malah tidur nyenyak.
Bangun-bangun sarjana. Satu beban yang jadi pikiran beberapa bulan ini akhirnya tuntas. Mari melanjutkan hidup ke tahap selanjutnya: TOEFL, revisian, jurnal, administrasi utk ambil ijazah dan wisuda, ngosongin kostan, dan mulai dunia baru. Kerja.
Okay, Jakarta. If you do love me, am ready to fight you.
Mei, 2014.
Sebentar lagi bulan Mei datang. Gue menumpuk banyak pengahrapan sebenarnya. Salah satunya wisuda bulan Mei. Tapi, harapan itu udah gak mungkin terwujud karena sidang April pun gue gak jadi. Kenapa? Ya karena kelalaian gue. Gue terlalu selow jalanin hidup sampe skripsi terbengkalai. Nyesel selalu datang belakangan emang. Sekarang, harapan gue adalah sidang bulan Mei. Semoga tercapai yaa. Kalau ngga, mungkin rasanya lebih galau daripada ditolak mentah-mentah sama gebetan yang diajak ngobrol aja udah males duluan. Pffft. Lebay. Gak deh. Cuma rasanya mungkin gue patah hati sendiri. Bismillah..
Ya Allah! Today I woke up by Your Mercy and I am healthy and I am alive because of your Mercy, O Allah! I truly apologize for my daily complaining. I am truly grateful for all you’ve done for me.-Alhamdulillah Rabbil Aa’Lamin! ❤