Kunjungan ke House of Danar Hadi atau dikenal dengan Museum Batik Danar Hadi saya lakukan saat saya jalan-jalan ke Solo. Awalnya sih iseng aja jalan ke sana. Tapi dari keisengan tersebut, saya malah jadi kecantol sama batik. Jadi cintaa..
Lokasi museum sendiri ada di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 261, Sriwedari, Surakarta, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141. Komplit kan alamatnya. Hehee. Jam operasional dari jam 09.00 – 16.00 WIB. Kalau kesana baiknya jangan pas makan siang ya, karena mereka tutup sebentar.
Berbekal tiket masuk seharga Rp 35.000, kamu bisa mengenal lebih dalam mengenai sejarah batik nusantara, jenis-jenis batik, informasi mengenai proses pembuatan batik tulis, melihat langsung tahap pertama proses batik tulis, nyobain nempelin cap di kain untuk proses pembuatan batik cap, and many more.
Saat memasuki museum, kita akan dipandu dan dikenalkan dengan berbagai koleksi batik yang ada disana. Koleksinya cukup banyak dan dibuat sejak masa penjajahan Belanda. Jenis batik yang tersedia pun sangat beragam. Ada batik Solo, batik Jogja, batik Belanda, batik China, batik pekalongan, dst.
Sayangnya saat memasuki museum, pengunjung tidak diperkenankan untuk memotret koleksi batik yang ada. Saya pun hanya bisa mengambil foto-foto saat di butik, tempat pembuatan batik, serta halaman komplek House of Danar Hadi.
Potret sebelah kiri merupakan tahap awal pembuatan batik tulis. Namun untuk tahap-tahap selanjutnya dikerjakan di luar daerah. Karena adanya larangan membuat kerajinan di dalam kota. Namun, lokasi untuk pembuatan selanjutnya harus menguji pH air di tempat tersebut. Karena kandungan pH yang berbeda dapat membuat warna batik pun berbeda. Potret sebelah kanan merupakan proses pembuatan batik cap dimana tidak serumit batik tulis.
Tak kenal maka tak sayang. Tak sayang maka tak cinta
Begitulah kalimat yang sering kita dengar. Nyatanya memang benar. Saya pun baru tergugah untuk menyukai batik, setelah saya berkunjung dari sana. Ayuuk sayangi hasil warisan budaya kita. Pacar aja kita sayang, masa budaya kita sendiri kita gak disayang. Apa kata dunia??
Berkunjung ke Museum Batik Danar Hadi di Solo Kunjungan ke House of Danar Hadi atau dikenal dengan Museum Batik Danar Hadi saya lakukan saat saya jalan-jalan ke Solo.