Pawai Ramadhan diadakan untuk menyambut Ramadhan 1435 H yang diadakan sehari sesudah Fasmoise pulan dari Pulau Pari. Yah, meski capek, mau tidak mau kita tetap harus mengikuti acara yang diadakan oleh yayasan ini. Acara ini dihadiri oleh hampir seluruh warga As-Syifa. Dari anak-anak TK As-Syifa sampai Ibu Dapur. Dengan taushiyah yang disampaikan oleh KH. Musyfiq Amrullah, Lc, M.SI dan 2 bintang tamu nasyid yaitu Ziyad dan Kang Abi, sedangkan Inteam terpaksa tidak jadi datang karena terjadi suatu kendala pada mereka namun ada penggantinya yaitu, ..... (gak tahu namanya) seorang penyanyi dan pengiringnya, pemain organ. Acara ini juga disiarkan di radio Elshifa 100.2 FM Subang.
Nah, virus dari Pulau Pari masih terasa buat Fasmoise yaitu, narsis. Jadinya, disetiap langkah, tempat, jalan mata selalu melihat ke lensa kamera. Hanya saja yang dimasukkan disini hanya beberapa saja.
Baris pertama dimulai dari Ikhwan dan yang terakhirnya Akhwat.
Kami berjalan dari depan As-Syifa kemudian ke Gang Robot dan membagi-bagikan jadwal imsakiyah ramadhan tahun ini kepada warga-warga sekitar As-Syifa, lalu melewati sawah, saat ditengah perjalanan , tiba-tiba orang-orang didepan kami mengatakan putar balik, ada yang kecewa, ada yang biasa saja, setelah itu, ada yang mengatakan untuk lanjut lagi. Akhirnya kami balik lagi dan melanjutkan perjalanan dan sampai lagi As-Syifa bagian belakangnya. Karena semuanya kecapekan akhirnya banyak yang menuju ke kantin sebelum kembali ke panggung, tapi ada juga yang memilih langsung menuju ke panggung, dan Fasmoise lebih banyak memilih untuk menuju ke kantin sebelumnya meski ada sekitar 5 atau 6 murid Fasmoise yang langsung menuju panggung. Orang-orang didepan kami sudah duduk pada tempatnya. Saat bagian akhwat sudah terlihat banyak, acara kembali dimulai, kali ini ada performance nasyid lagi, kuis dan pembagian hadiah.
Dan akhirnya acara ditutup oleh penampilan terakhir dari Abi (bukan berarti Ayahku), seorang penasyid Semua warga As-Syifa kembali pada habitatnya, meski untuk akhwatnya ada yang menuju ke kantin terlebih dulu. Acara berakhir sekitar satu jam sebelum sholat dzuhur.
Kami (Fasmoise), walaupun capek dan sedikit terpaksa, tapi kami menikmatinya, karena kami gak perlu sekolah. :D