10 Cara Menanam Cabe Rawit di Rumah, dari Benih sampai Panen
Metode menanam cabe rawit dapat sangat menguntungkan dalam skala rumah tangga. Cabe rawit tercantum tipe cabe terkenal yang disukai banyak orang. Metode menanam cabe rawit lumayan gampang apalagi bila dicoba di rumah.
Dengan metode menanam cabe rawit sendiri, Kamu tidak butuh repot membeli cabe. Ini sekalian dapat mengirit pengeluaran memandang pada satu waktu harga cabe dapat melonjak. Metode menanam cabe rawit yang baik butuh lewat proses pemilihan benih, penyemaian, perawatan, penanaman hingga panen.
Metode menanam cabe rawit dapat memakai dorongan polybag, tray, ataupun di lahan kecil sekalipun. Metode menanam cabe rawit ini dapat jadi pemecahan kala cabe hadapi peningkatan harga.
Berikut metode menanam cabe simpel, dirangkum OKEPLAY777 dari bermacam sumber, Selasa( 31/ 08/ 2021).
Metode menanam cabe rawit di rumah
Pemilihan benih
Metode menanam cabe rawit yang awal merupakan memilah benih. Yakinkan memilah benih unggul yang ada di pasaran. Bibit yang baik berdaya kecambah di atas 80%, menyesuaikan diri baik, bersih, serta sehat. Seleksi benih cocok dengan hawa serta masa tanam. Jauhi benih kadaluarsa.
Media persemaian
Benih dapat disemai di polybag ataupun tray. Media persemaian wajib dipersiapkan sangat tidak seminggu saat sebelum menyemai benih. Media persemaian terdiri dari campyran tanah halus, serta pupuk kandang dengan perbandingan 1: 1. Masukkan media ke tempat persemaian. Media tidak butuh hingga penuh, lumayan 3/ 4 dari polybag ataupun tempat persemaian.
Memeram benih
Sebalum metode menanam cabe rawit, terdapat baiknya supaya benih diperam terlebih dulu. Triknya, pada bibit yang dibungkus plastik, lubangi plastik. Rendam bibit dalam air hangat sepanjang 8- 12 jam. Tiriskan serta bungkus dalam kain tebal serta lembap. Beri susunan 2 koran. Siapkan kaleng isi seperempatnya dengan pasir yang dibasahi. Masukkan benih, beri bohlam 15- 25 watt. Pemeraman hendak menciptakan biji yang berkembang jadi kecambah.
Menyemai benih
Masukkan benih yang telah diperam supaya benih lebih kokoh serta kilat timbul tunas. Pakai barang yang runcing, jangan memakai jari tangan buat melubangi. Masukkan benih dalam lubang. Tutup benih dengan tanah halus, debu ataupun abu biar tunas lebih gampang timbul. Jarak antara satu lubang ke lubang yang lain idealnya 5 centimeter. Tutup tempat persemaian dengan karung basah ataupun daun pisang. Benih hendak mulai berkembang dekat 7- 8 hari.
Menyapih benih
Metode menanam cabe rawit berikutnya merupakan menyapih bibit. Menyapih bibit merupakan memisahkan/ memindahkan bibit dari sekelompoknya sampai jadi tumbuhan orang dalam sesuatu wadah tertentu cocok dengan dimensi dari pertumbuhannya. Pilih bibit yang seukuran serta sehat. Penyapihan ataupun pembumbungan dicoba sehabis benih mempunyai 2 helai daun ataupun dekat 7- 14 hari. Benih dapat dipindahkan ke tempat baru dengan media yang sama dengan media semai.
Perawatan benih
Sepanjang perawatan, jangan diberi pupuk. Bila ada hama, pakai insektisida serta fungisida separuh dari dosis anjuran. Bila tidak terdapat hama serta jamur, tidak butuh dicoba penyemprotan. Penyiraman dicoba seperlunya biar tanah tidak sangat basah ataupun kering. Cabut gulma yang berkembang bila terdapat. Benih hendak siap ditanam sehabis berusia 3- 4 pekan kala telah membentuk 4- 6 delai daun dengan besar 5- 6 centimeter.
Penyiapan media tanam
Gunakanlah perbandingan 3: 2: 1 dengan rincian tanah, pupuk, serta sekam mentah buat tempat menanam. Sehabis berusia 4 pekan, pindahkan benih cabai pada lahan yang sudah disiapkan. Jangan kurang ingat buat menggemburkan tanah lahan serta membagikan pupuk. Berhati- hatilah dikala membebaskan benih dari polybag supaya pangkal tidak rusak. Bila senantiasa memakai polybag, gunakanlah polybag dengan diameter minimun 30 centimeter. Dapat pula memakai ember sisa yang telah dibersihkan.
Bila menanam pada masa hujan, yakinkan jarak antar tumbuhan 60 x 70 centimeter. Sedangkan buat masa kemarau, jarak antar tumbuhan 60 x 60 centimeter. Jarak tumbuhan yang sangat dekat hendak membuat cabe gampang tertular penyakit, serta susah pada waktu panen.
Pemupukan
Metode menanam cabe rawit di rumah berikutnya merupakan pemupukan. Sepanjang masa penanaman, rajinlah berikan pupuk. Pakai pupuk kompos sehingga cabe jadi lebih organik. Pupuk susulan diberikan 2 pekan sehabis tanam. Pemupukan diulangi masing- masing 10- 14 hari sekali bergantung keadaan tumbuhan. Terus menjadi produktif terus menjadi lama intervalnya.
Perawatan
Jangan kurang ingat buat menyirami cabe tiap hari. Serta pula seringlah memandang apakah terdapat tumbuhan lain yang berkembang yang hendak mengusik perkembangan cabe. Bila terdapat cabut secara teratur supaya cabe dapat berkembang dengan baik.
Jaga senantiasa kebersihan lahan, tumbuhan, air, perkakas, dll buat menjauhi timbulnya penyakit. Jalani pengamatan secara teratur serta berkala terhadap keadaan tumbuhan supaya ketahui betul hendak permasalahan yang mencuat serta aksi yang hendak dicoba. Ambil aksi cocok dengan permasalannya dengan pas guna biar tidak terdapat pemborosan tenaga, waktu, serta bayaran sebab kesalahan aksi.
Pengendalian hama serta penyakit
Sepanjang cabe berkembang, metode menanam cabe yang berarti merupakan jaga kebersihan lahan. Monitoring/ lihat pertumbuhan hama serta penyakit secara teratur. Jalani aksi lekas sehabis teridentifikasi terkena. Pakai pestisida yang pas waktu, sasaran, metode serta dosis.
Lihat serta ulangi penyemprotan. Buang tumbuhan ataupun bagian yang sakit lekas. Bila bagi pengamatan tidak terdapat hama, hingga tidak butuh dicoba penyemprotan insektisida/ pestisida.
Perempelan
Perempelan merupakan suatu tehnik pemangkasan tunas pada tumbuhan yang bertujuan buat memesatkan proses pembuahan tumbuhan. Pada metode menanam cabe rawit, perempelan dicoba dengan membuang tunas di ketiak daun di dasar cabang Y. Di dataran rendah perempelan diawali pada hari ke 8- 12 sehabis tanam. Di dataran besar perempelan diawali pada hari ke 15- 20 sehabis tanam. Jalani perempelan kembali pada 75 hari sehabis tanam pada dataran rendah serta 90 hari sehabis tanam pada dataran besar.
Panen
Cabe rawit dapat dipanen sehabis berusia 2. 5- 3 bulan setelah disemai. Panen selanjutnya dapat dicoba 1- 2 pekan bergantung kesuburan tumbuhan. Pemanenan hendaknya dicoba pada pagi hari dengan memetik buah dengan tangkainya.











