Tahun 2016, bisa dibilang sebagai awal perjalanan karir saya untuk menulis. Selain menulis di blog, saya juga mulai menulis di beberapa web dan tentunya tidak berbayar, alias hanya sebagai kontributor sukarela. Suatu hari, saya pernah ikutan bidding job menulis di salah satu platform untuk freelancer. Waktu itu saya coba-coba saja. Setelah beberapa hari, ternyata saya dihubungi via email dan disampaikan kalau saya mendapatkan job tersebut. Mulailah pihak pemberi job memberikan saya penawaran dan brief terkait materi. Syarat penulisannya banyak. Mulai dari jumlah kata minimal 1200, memasukan keyword, membuat meta description, memasukan internal link, sampai membuat content yang harus lengkap. Lama-lama saya jadi tahu, sebenarnya ini adalah strategi SEO. Benar saja, bahwa hasil tulisan saya di web tersebut juga sering muncul di halaman pertama google. Karena pengalaman ini, akhirnya saya coba terapkan juga pelan-pelan di blog saya pribadi. Soal fee menulis, ternyata saya dibayar sekitar 120ribu per 10 tulisan. Berarti 12 ribu untuk 1 tulisan. Saat itu rasanya senang, walaupun sedikit miris. Tapi itulah pengalaman pertama kali saya menulis dan dibayar. Tentu gak sebanding dengan bayaran blogger, penulis yang jam terbangnya sudah tinggi. Beberapa teman komen, "Kok mau sih?". Tapi sebagai pemula, mungkin itulah gerbang awal saya. Itulah yang tersedia. Saat itu, saya terima saja job tersebut walaupun sebenarnya bayarannya gak sebanding. Itung-itung uang jajan tambahan. Walaupun kadang sedih menulis seserius itu dan dengan tulisan yang panjang, saya hanya dibayar dengan besaran 12 ribu rupiah. Belum lagi mengerjakannya malam-malam sampai kadang tertidur di depan laptop. Tapi entah kenapa saat itu memang tidak banyak pilihan. Mungkin kemampuan saya juga hanya sebatas itu. Saya sendiri gak menyangka, kalau job tersebut saya kerjakan secara konsisten selama 1 tahun lebih. Tulisan saya di web tsb juga sudah hampir 400. Tahun 2017 saya berhenti dan mulai meningkatkan level. Beberapa waktu lalu saya dihubungi beberapa pihak yang menawarkan kerja sama. Pihak satunya mengajak saya untuk membuat tulisan di sebuah web dan satunya lagi menawarkan kerja sama pembuatan content untuk social media. Saya tidak menduga kalau penawaran tersebut di luar rate saya biasanya dan kalau bisa dibilang untuk satu content/tulisan mereka menawarkan ratusan kali lipat dari apa yang pernah saya kerjakan dulu di awal kali yang hanya 12 ribu 1 tulisan. Pelajaran berharga yang saya dapatkan adalah, mungkin kita sering merasa kecil atau gak bisa apa-apa dibandingkan dengan orang lain. Tapi perjalanan setapak demi setapak pasti akan membuahkan hasil kalau terus konsisten, terus belajar, dan memperbaiki. Saat ini, tentunya apa yang saya dapat juga masih jauh dibandingkan dengan orang-orang hebat lainnya. Tapi, di suatu waktu dan satu titik, kita pasti bisa sampai di titik tersebut, dan terus melampauinya. Apapun yang sedang kita lakukan sekarang, teruslah berjuang sampai level-level selanjutnya. Semangat!