Hendi Prio Santoso Berupaya Cekal Korupsi Di PGN
Hendi Prio Santoso â Dalam artikel yang sedang saya review ini, penulisnya menjelaskan bahwa Hendi Prio Santoso menerapkan budaya zero tolerance corruption atau budaya toleransi nol korupsi dalam memberantas calo gas dalam tubuh perusahaannya.
Dalam artikel itupun disebutkan bahwa:
âPGN telah menyusun kode etik karyawan yang diterbitkan sebagai âKode Etik Karyawanâ dan âKode Etik Pimpinanâ,â katanya. Menurut Hendi, catatan positif bagi PGN dalam membentuk prosedur dan peraturan terkait dalam interaksi mereka dengan para pemangku kepentingan sudah termuat dalam kode etik ini.
âHal ini dengan memberikan panduan praktis tentang cara menangani konflik kepentingan, korupsi, suap, gratifikasi, manajemen informasi dan lain-lain. Melalui kode etik ini pula,â tegas pria berusia 48 tahun ini. Dengan demikian calo gas tidak akan berkutik dan tidak punya celah untuk menyelusup dan mencampuri bisnis migas, terutama dengan karyawan dan pimpinan PGN.
Dari dua kutipan di atas, saya melihat girah pemimpin seperti Hendi Prio dalam menjegal para calo gas dengan budaya toleransi nol korupsinya dalam sebuah kode etik patut diacungin jempol sembari terus diawasi pengimplementasiannya oleh pihak berwenang. Pada titik ini pun, Hendi sebagai personal harus mencontohkan sosoknya yang bersih dari korupsi agar kode etik yang telah dibuat memang bukan hanya disiplin ke bawah tapi juga runcing ke atas.
Saya percaya, setiap usaha yang kita jalankan sungguh-sungguh akan menuai hasilnya yang juga memuaskan, paling tidak mendekati target, syukur-syukur melebihi ekspektasi. Cerminan ini juga yang terlihat dari usaha PGN untuk meraih untung dan penghargaan, seperti pada kutipan artikel yang sedang saya review ini:
Di tangan dinginnya, PGN menjelma menjadi perusahaan menguntungkan dan terbuka serta transparan. Bayangkan saja, tahun 2014 PGN mencatatkan pendapatan neto sebesar USD 3,41 miliar naik 13,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD 3,00 miliar. Laba operasi sebesar USD 982,06 juta naik 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD 933,35 juta dan EBITDA sebesar USD 1,16 miliar naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD 1,12 miliar. Selama tahun 2014 PGN membukukan laba bersih sebesar USD 722,75 juta.
Tak hanya keuntungan secara materil seperti di atas yang diraih PGN, beberapa penghargaan bergengsi dan jaringan pipa gas yang masih terus dibangun PGN menjadi bukti nyata kerja keras antara atasan, dalam hal ini Hendi Prio Santoso sebagai kemudi dan menjadi corong bagi jajaran karyawannya untuk mengelola dengan baik dan transparan setiap jengkal kebijakan yang diputuskan bagi kesejahteraan rakyat.
Upaya direktur utama PGN Hendi Prio Santoso guna memberantas dan men cekal korupsi di dalam tubuh PGN nampak membuahkan hasil. PGN yang selama di pimpin oleh direktur utama hendi prio santoso tidak hanya tumbuh dan berkembang menjadi BUMN yang berkelas dalam mengelola distribusi energi baik gas bumi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan berbagai upaya cekal korupsi yang dilakukan oleh direktur utama hendi prio santoso ini, PGN menjadi perusahaan yang memiliki tingat kedisiplinan tinggi. Berbagai prestasi pun di kumpulkan selama itu.
Begini, saat SD dulu, guru bahasa Indonesia kita pernah menghajarkan peribahasa. Salah satu yang saya ingat adalah peribahasa, âBesar kapal, besar pula gelombangnyaâ yang artinya kurang lebih âseseorang yang memiliki jabatan tinggi, semakin sulit pekerjaannyaâ. Dengan begitu, seorang nahkoda harus berhasil berlayar hingga ke tepi, menerjang ombak besar dan hujan badai. Pun dengan seorang pemimpin utama, di pundaknya berisi tanggung jawab besar untuk menggerakan sebuah korporat yang diembannya. Salah satunya menegakan atmosfer bersih dari korupsi. Hendi Prio Santoso menjadi salah satu sosok bersih korupsi yang bisa kita amini jejak lakunya.