Whatever you are, be a god one. #mood #jakarta
Today's Document
Xuebing Du
I'd rather be in outer space 🛸

gracie abrams

shark vs the universe
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
h
No title available
Noah Kahan
sheepfilms
macklin celebrini has autism

oozey mess
ojovivo

tannertan36
RMH
hello vonnie
Mike Driver
tumblr dot com
Game of Thrones Daily
we're not kids anymore.

seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@gifachri
Whatever you are, be a god one. #mood #jakarta
wht doesn't 🔪 me, better fxck run! #mood #vsco
Opini receh
Sebuah perjalanan, menghantarkan lo ketempat yang belom pernah lo temui. Gue sadar, bahwa hidup sebenarnya berproses. Lo harus melalui setiap fasenya dan difase itu lo harus bisa membuat kesimpulan terhadap perjalanan lo itu. Setiap perjalanan membentuk karakter diri lo akan menjadi seperti apa.
Tentu, kehidupan memang gak pernah lepas dari masalah. Bahkan kehidupan itu sendiri, seperti tidak hidup. Bingung gak? Seperti halnya lo punya uang dengan pekerjaan yang (menurut lo) mantap, tapi dari kedua hal itu lo gak menemukan kebahagiaan. Hanya uang dan uang yang lo proleh. Lo gak dapet pengalaman, lo gak belajar dari setiap proses yang ada dan setiap hari lo hanya melakukan hal yang sebetulnya keliru. Gue gak bilang kalau itu salah, tapi kalau lo kerja semata-mata untuk mencari uang aja, tapi gak ada idealisme atau self goes diri lo sendiri? Menurut gue sih biasa aja. Tapi kalau kerja terus punya uang dan uangnya bisa membeli kebahagiaan yah gak ada salahnya juga. Tapi tetap biasa aja sih. Mungkin itu salah satu yang membentuk gue males diperintah sama orang. Contoh; gue seorang pekerja kantoran yang mempunyai gaji 4juta. Selama sebulan gue kerja rodi untuk perusahaan dong, dan ketika akhir bulan gue dapet hasil dari kerja sebulan gue dikantor itu. Ketika dapat uang, gue melakukan hal yang percuma, gue habisin uangnya untuk beli ini dan itu. Gue gak berfikir kalau dunia ini lama-lama semakin maju, gue bisa kalah saing sama orang kalau gue gak upgrade diri. Apalagi kalau kita sering berhadapan dengan orang yang gak memberikan impact baik buat diri kita. Kerja dimanapun, kalau kita gak upgrade diri yah siap bakalan kalah saing. Yah setidaknya kita punya usaha yang kita cintai atau bakat yang kita tekunin sehingga ketika menghasilkan itu adalah bonus dari hasil ketekunan kita. Apapun passion lo, kalau menurut lo itu bisa membantu lo ke tujuan hidup yang lo mau. Ikutin aja! #keepwalking Apapun kata orang tentang kita yang biarin aja, wong debu mah udah dibersihin bakalan ada lagi dan ada lagi. Gue teringat sebuah petuah "Apa yang lo tanggung sesuai dengan yang seharusnya, lo akan bertumbuh sesuai dengan proses yang lo alami" dan itu betul, seperti apa yang gue bilang di atas. Belajar memang gak harus dibangku sekolah, dimanapun lo bisa belajar, bahkan didalam penjara sekalipun. Apa yang lo lihat, lo bicarakan, lo dengarkan sebenarnya membentuk diri lo seperti apa. Mungkin gue salah, mungkin opini gue keliru, karna yang mengetahui diri kita adalah kita sendiri kan.
Tapi anggaplah ini hanya sebuah obrolan kedai kopi di Selatan Jakarta, sambil menikmati hujan gue mengajak lo bertukar pikiran melalui tulisan ini. Karna belakangan ini gue sering melihat sebuah gimmick di dalam keseharian gue. Dari yang konyol sampe basi untuk dilihat, Dari banyaknya personal yang merubah dirinya supaya status sosial dia itu sangat penting dimata orang lain, sampai membuat ciri khas dalam dirinya hilang. Berapa banyak teman yang dulu main bareng tiba-tiba berjauhan bahkan dalam diskusi kecil sering kali jadi perbincangan layaknya bumbu dalam masakan. Berapa banyak orang yang menjadi asing dimata kita? Berapa banyak yang di depan kita baik tapi di belakang selalu membicarakan keburukan kita? Gue gak habis fikir, kenapa kalian melakukan sesuatu hal yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Berapa banyak teman yang sedang berusaha membangun sesuatu tapi kalian remehkan? Tidak saling support hanya karna gengsi, Tidak saling tegur, hanya karna kehidupan kita lebih mewah dari dia. Pura-pura penuh kesibukan padahal kesehariannya membosankan. Keluarlah, sosialiasi sama banyak orang dan golongan, tukar pikiran, sehingga kita bisa mengukur kemampuan yang ada dalam diri kita. Sehingga kita bisa menambah wawasan dan gak menjadi pribadi yang membosankan. Hehe 😌
“Attitude is a little thing that makes a big difference.” Winston Churchill. I truly believe on what he said.
Terima kasih @adivalaiza udah berhasil foto dengan baik, walaupun sempet lama juga aku ajarinnya biar dapetin hasil gambar yang baik haha.
Surat terbuka untuk Awkarin
Surat terbuka untuk Awkarin. Hmmm.. Sebenernya gue mau nulis ini udah cukup lama, cuma gue masih belum teralihkan perhatiannya dikarnakan gue masih fokus ke bidang politik, yang sebetulnya gue juga gak ngerti-ngerti amat. Tapi gapapalah, ijinkan gue untuk ngebahas soal lo disini. Aw, Rin atau apa nih gue harus manggil lo? Rin aja kali yah, biar lebih akrab. Sebelumnya gue gak bermasalah sama gaya hidup lo, karna bukan cuma lo doang yang gaya hidupnya seperti itu, ada banyak banget. Pada dasarnya manusia memang punya hak untuk ngelakuin apa aja yang dia mau, tapi alangkah baiknya lo gak nge-share gaya hidup lo ke sosial media. Gue punya 3 sepupu yang gue bilang dia udah memasuki masa dimana, dia jauh dari jangkauan orang tua. Gue takut dengan lo nge-share gaya hidup lo ke sosial media, ngebuat mereka punya perbandingan yang jauh lebih menarik dari hal yang dia belum tau. Gak semua hal harus lo share ke media sosial. Dampaknya akan beda ketika banyak orang yang umurnya dibawah lo ngelakuin apa yang lo lakukan. Dan itu hal yang menganggu dalam otak gue. Lo boleh ngerokok, lo boleh minum-minum, itu hidup lo, itu hak lo mau ngapain aja. Tapi masa lo gak pernah befikir sedikit aja, memikirkan akibat dari apa yang udah lo lakuin? Rin, ketika lo berada di spotlight, akan ada orang yang gak suka sama lo. Akan ada juga yang gak setuju lo berada disana. Tapi mereka gak suka bukan karna Karya lo jelek, buku lo kurang bagus, single lagu lo gak menarik. Bukan, mereka gak suka sama sifat kenapa lo punya pikiran untuk nge-share gaya pacaran lo atau gaya hidup lo ke sosial media. Kalau lo punya karya yang bisa orang lain nikmatin dan tiba-tiba lo punya banyak haters itu sama sekali gak bermasalah. Karna Pandji pernah bilang "Ketika lo sedang tahap berkarya dan orang menghina lo, maafkan dia. Mungkin hidupnya yang instan ngebuat dia gak tau pentingnya sebuah proses" Well, apa yang lo lakuin sama sekali gak bisa dinikmatin orang lain. Dan orang yang berteman (baru) sama lo gak nothing tulus, anggapan orang pasti punya maksud tertntu untuk bisa main sama lo. Rin, Nikmatin hidup versi lo, tapi jangan lo share hal-hal yang kurang tepat ke sosial media. Karna gue takut akan ada yang selanjutnya, pengganti lo ketika nama lo hilang ditelan waktu. Tolong, kalau lo udah siap sama dunia digital lo harus terima semua konsekuensinya dan gue tau idealisme atau selfgoals lo bukan kesini arahnya. Gue yakin lo bisa bikin sesuatu selain tontonan gaya hidup lo doang. Karna gue sangat mengkawatirkan nasib 3 sepupu gue ketika dia punya pola pikir "Wah, yang kaya gini seru juga yah kalau kita lakuin" tapi tenang, 3 sepupu gue ini cukup cerdas untuk bikin gaya hidupnya sendiri. Semoga ketika sepupu lo atau lo punya anak nanti dan mereka mempertanyakan apa yang udah lo lakuin, gue berharap lo punya jawabanya. Bikin orang lain iri, karna lo punya banyak followers yang bisa ngasilin duit. Create something yang lo sukai yg bisa dinikmatin orang lain, tapi mungkin tak kenal maka tak sayang. Barangkali gue gak begitu kenal lo makanya gue bisa bicara seperti ini, tapi kalau gue kenal lo, gue takut main perasaan.. Hehehe Salam.
Anak punk! #WHPfirstlight
The arrival of the police to see how the bomb sarinah and provide information on what further actions of police in Indonesia. #caughtgramming #PeristiwaSarinah (at Sarinah Thamrin, Jakarta)
The place when a suicide bombing in the Sarinah. #PeristiwaSarinah (at Starbuck Coffee Sarinah Thamrin)
Pray For Jakarta. #PeristiwaSarinah 🙏 (at Sarinah Thamrin, Jakarta)
❤️ @instagram #communityfirst
Good day. ☕️
Enjoy your lunch. #cubitmeler
Mohon maaf lahir dan batin. 🙏☺️ #idstreetlife #iphoneonly
kopdar dadakan.
#explorejakarta