MENGENAL APA ITU INSW.
Mungkin kita sering mendengar di berita atau sering membaca istilah INSW atau indonesia national single window. Apa sih sebenarnya INSW itu?
INSW adalah suatu jaringan sistem yagn mengintegrasikan dan menghubungkan seluruh sistem NATIONAL SINGLE WINDOW dari masing masing instansi terkait. Sehingga seluruh proses transaksi perdagangan international atau ekspor dan impor menjadi terintegrasi dengan baik dan transparan.
Ada pun instansi instansi yang terkait antara lain, departemen perdagangan, departemen perindustrian, departemen kesehatan, dan lain lain, jumlahnya ada 18 instansi atau departemen yang terkait. Bea cukai sebagai executor saja di lapangan. Karena bea cukai adalah gerbang pengawal keluar masuknya barang dari dan ke wilayah pabean Indonesia.
Jadi untuk mengontrol keluar masuknya barang dan manusia, pemerintah memasang 3 instansi pengawal atau penjaga untuk mengawasi wilayah kepabeanannya. Jika manusia yang keluar masuk, maka pihak imigrasi yang menjadi kontrol nya. Jika barang yang keluar masuk, maka pihak bea cukai yang menjadi pengawasnya. Sedangkan jika itu tumbuh2an atau hewan, maka pihak karantina yang menjadi pengawas dan controlling nya.
Jadi semua instansi tersebut bersatu padu mengawal dan mengawasi alur keluar masuk nya barang. Semua harus melalui prosedur, laporan dan izin. Untuk mempercepat semua itu, semua instansi melayani dalam satu atap yang disebut INSW tersebut. Supaya cepat dan praktis. Yang pasti kitapun harus mempersiapkan apa saja persyaratannya , kita penuhi agar prosesnya cepat dan tidak bertele-tele.
Apa saja isi dari INSW tersebut? Banyak sekali isi nya, mulai dari tarif pajak, persyaratan impor, persyaratan ekspor, pengumuman, produk LARTAS, dan regulasi regulasi yang mengatur semua lalu lintas keluar masuknya barang ke Indonesia. Anda bisa mengakses semua informasi tersebut di sebuah website resmi pemerintah, yaitu :
http://www.insw.go.id
Semua informasi yang dibutuhkan ada disitu semua. Jadi misal kita ingin impor sapi, maka persyaratan apa saja yang harus di penuhi , di terangkan disitu. Barang apa saja yang masuk dalam daftar pengawasan, bisa diketahui dari situ.
Ke depan, semua negara asean akan terintegrasi dalam national single window nya, menjadi ASEAN SINGLE WINDOW ( ASW ), jadi antara negara asean terkoneksi. Misalnya jika anda memasukkan barang dari australia ke Indonesia, maka barang-barang tersebut akan bebas masuk ke negara asean lainnya, jika salah satu negara asean sudah menyetujui, maka negara lain juga akan mengikuti. Karena sudah terintegrasi semua sistem national single window nya. Inilah globalisasi. Siap tidak siap, kita harus siap.
Ini saya kasih contoh informasi tentang Barang-barang LARTAS. Dilarang dan terbatas. Produk nya smartphone. Persyaratannya bukan itu saja, masih ada lagi, namun karena layar komputer terbatas, sehingga cuma muat separuh gambarnya













