Story ▪ Journey ▪ Blessed . [21 Februari 2015] Ini kali kedua datang ke Gunung Marapi. Setelah sebelumnya (20 April 2014) cuaca di atas berawan. Ini jadi kali terakhir naik hingga saat sekarang, karena untuk rencana-rencana lain sudah sulit untuk ditepati. . Hari itu seharusnya sudah harus di kampus. But, the mountain is calling, so what I am waiting for?! Cuaca bagus, alhamdulillah dapat gambar bagus juga dari puncak marpati di 2891mdpl. . Sucks, but must to be face... Balik ke kampus ada subjek kuliah Process Writing yang benar-benar menguras tenaga. Dosen ga terima alasan apapun untuk absen kemaren dan beliau bilang "I hate international student". Hello there... I heard that! Semenjak saat itu, kelas seperti neraka dibuatnya... Bagi saya, karena menjadi satu-satunya. . Subjek process writing meminta kita untuk selalu menulis, memahami penulisan, dan debat. Untungnya di awal perkuliahan meminta menulis pengalaman yang tidak terlupakan. Untungnya pengalaman di foto ini menjadi bahan yang layak. Tapi, dosennya tidak terima, dia bilang "Hadyan! What is it? You don't undestand what I'm talking about laa?!" Beliau dosen, saya mahasiswa, maka dosen menang. Beliau perempuan, saya laki-laki, maka perempuan menang. So, she's absolutely win!! Double Kill, men! . Sedikit menyesal sudah pergi naik gunung & absen di subjek ini. But, life's must go on, salah demi salah dilalui. Sampai akhirnya di minggu mid exam, kita sekelas udah sepakat untuk ujian di 21 April 2015. Beliau selalu mengingatkan jangan lupa tanggal, dan yang udah beli tiket pulang batalkan, karena memang jadwal ini dimajukan ke dalam minggu tenang. . Ternyata... jadwal tersebut dimajukan kembali. Tepat ketika sedang sakit dan tidak masuk kelas. Bum! Coba kontak dosen via email. Dan dia bilang, "how can I help you, Hadyan? You didn't come to my class". Terlebih beliau bilang absen udah lebih dari 4, padahal baru 3. Percuma berdebat via chat dan email. Dan akhirnya pasrah tanpa nilai uts. Sempat down, tapi ada yang bantu nge-up, finish-kan katanya. ... Lanjut di komen ⬇⬇⬇ (at Gunung Marapi)